prettytime

Articles

Panduan tindakan dan catatan perawatan kulit.

Skincare

Pengobatan Dermatitis Seboroik Kulit Kepala, Dari Jamur Malassezia sampai Sampo Obat dan Perawatan Kambuh

Ketombe, kulit kepala kemerahan, dan gatal yang muncul lagi hanya dalam beberapa hari setelah keramas bisa jadi tanda dermatitis seboroik kulit kepala. Mulai dari jamur penyebabnya yaitu Malassezia, sampai urutan pengobatan berbasis bukti dari sampo antijamur, obat oles antiinflamasi, obat minum, hingga scaling kulit kepala, semuanya dijelaskan berdasarkan studi nyata dengan bahasa yang mudah dipahami, termasuk cara mencegah kekambuhan dan bukti nyata prosedur regenerasi kulit kepala.

By Dr. Lee

Filler

Filler kerutan leher horizontal, kenapa harus memakai filler lembut seperti Belotero Soft secara dangkal dan berapa kali harus dibagi dalam sesi suntik

Saat mengisi kerutan horizontal di leher dengan filler, penjelasan lengkap kenapa harus memakai filler lembut seperti Belotero Soft secara dangkal dan dalam jumlah sedikit, bukan filler keras seperti yang dipakai di dagu atau pipi, berapa lama efeknya bertahan, berapa kali sesi yang dibutuhkan, serta bagaimana risiko efek Tyndall dan keamanannya berdasarkan studi klinis.

By Dr. Kim

Botox

Alis samurai, ujung alis luar yang terangkat sendiri setelah botox dahi, kenapa bisa terjadi dan bagaimana cara mengatasinya?

Penjelasan lengkap tentang alis samurai, atau dalam bahasa Inggris disebut Spock brow, kondisi setelah botox dahi di mana ujung alis luar terangkat sendiri sehingga wajah terlihat marah. Artikel ini membahas penyebabnya dari sisi otot, cara mengatasinya dengan tambahan botox dosis kecil, dan cara mencegahnya dengan menyuntik glabella bersamaan, berdasarkan studi klinis.

By Dr. Lee

Skincare

Reepot 532nm untuk Flek Matahari dan Keratosis: Efek 2 Sesi, Cara Kerja, dan Risiko PIH

Penjelasan cara kerja laser Reepot buatan Classys: panjang gelombang 532nm menyerap melanin sekitar 11 kali lebih kuat dari 1064nm, sistem pendinginan VSLS mengurangi risiko PIH, data 20 pasien dengan flek matahari memudar rata-rata 72% dalam 2 sesi, serta angka PIH Q-switched 20-30% dibanding picosecond 5% dan pemulihan sekitar 3 bulan.

By Dr. Lee

Lifting

Ultherapy atau Thermage, Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu?

Perbedaan cara kerja Ultherapy dan Thermage, mana yang lebih tepat untuk kulit kendur atau kehilangan elastisitas, apa yang dikatakan studi perbandingan langsung, serta soal nyeri dan durasi hasilnya, semua berdasarkan data nyata.

By Dr. Kim

Skincare

Profhilo Benarkah Bisa Memperbaiki Kulit? Efek dan Keamanan Bio-Remodeling HA

Profhilo dari IBSA bukan filler biasa. Artikel ini membahas cara kerjanya yang berbeda dari filler dan Rejuran, apa yang dibuktikan data klinis soal elastisitas dan hidrasi, kapan hasilnya mulai terasa, seberapa lama bertahan, dan siapa yang paling cocok mendapat manfaatnya.

By Dr. Lee

Skincare

Pico Toning untuk Flek dan Melasma: Apakah Benar-Benar Efektif?

Bagaimana pico toning bekerja, mengapa panjang gelombang menentukan hasil pada jenis flek yang berbeda, seberapa efektif pada melasma berdasarkan penelitian yang ada, dan apa risiko yang perlu diketahui sebelum memulai.

By Dr. Lee

Lifting

Ultherapy, Shurink, Sofwave, Linear Z: Sama-Sama HIFU, Tapi Mengapa Harga dan Hasilnya Bisa Beda Jauh?

Ultherapy, Shurink, Sofwave, dan Linear Z semuanya masuk kategori HIFU lifting, namun perbedaan kedalaman penetrasi, lapisan SMAS yang dijangkau, fitur pencitraan real-time, dan kekuatan bukti klinis masing-masing sangat signifikan. Ulasan jujur tentang cara kerja tiap alat, efektivitas yang sudah terbukti, tingkat nyeri, serta panduan memilih berdasarkan kebutuhan dan anggaran.

By Dr. Kim

Lifting

Linear Z HIFU: Teknologi Titik dan Garis, Mana yang Benar-Benar Terbukti?

Linear Z adalah alat HIFU lifting yang mengklaim lebih rapat dan lebih cepat berkat pola tembakan linear. Artikel ini membahas cara kerjanya, sejauh mana bukti klinis HIFU secara umum mendukung klaim tersebut, dan mengapa pernyataan 'linear lebih unggul' atau 'efek eksklusif Linear Z' masih perlu disaring, termasuk fakta bahwa uji klinis khusus Linear Z pada manusia belum ada.

By Dr. Lee

Acne

TCA CROSS untuk Bekas Jerawat Icepick: Cara Kerja dan Efektivitasnya

Apa itu TCA CROSS, mengapa efektif untuk bekas jerawat icepick yang sempit dan dalam, perbedaan hasil berdasarkan konsentrasi, cara mencegah hiperpigmentasi pasca-inflamasi dengan persiapan yang tepat, serta kombinasi dengan prosedur lain, berdasarkan data studi klinis.

By Dr. Lee

Acne

Subcision untuk Bekas Jerawat Rolling: Memutus Jaringan Fibrosa dari Bawah Kulit

Apa itu subcision, bekas luka jerawat mana yang cocok dan mana yang tidak, bagaimana hasilnya berbeda saat dikombinasikan dengan filler atau laser, seperti apa memar dan downtime-nya, serta siapa yang paling diuntungkan dari prosedur ini. Dijelaskan dengan angka penelitian nyata, tanpa berlebihan.

By Dr. Lee

Skincare

ABNOM, Bercak Abu Kebiruan yang Tak Mempan Krim, Bedanya dengan Melasma dan Berapa Sesi Laser yang Dibutuhkan

ABNOM atau acquired bilateral nevus of Ota-like macules berbeda dari melasma bukan sekadar dari tampilan, melainkan dari kedalaman pigmennya di lapisan dermis. Artikel ini membahas mengapa krim topikal dan obat minum tidak efektif, bagaimana laser Q-switched Nd:YAG 1064 nm bekerja, median 11 sesi yang dibutuhkan, risiko hiperpigmentasi pasca inflamasi, dan strategi penanganan ketika ABNOM hadir bersamaan dengan melasma.

By Dr. Lee

Lifting

Ultherapy dan Shurink Universe, sama-sama HIFU tapi beda di mana sebenarnya?

Ultherapy (Merz, AS) dan Shurink Universe (Classys, Korea) keduanya menggunakan HIFU untuk mengencangkan wajah dengan merangsang kolagen di lapisan SMAS. Keduanya punya karakter berbeda di pencitraan real-time, energi, kedalaman kartrid, nyeri, dan harga. Kalau sedang mempertimbangkan salah satunya, ini penjelasannya.

By Dr. Lee

Botox

Microbotox untuk Kulit Berminyak dan Pori Besar, Seberapa Efektif Sebenarnya?

Cara botulinum toksin disuntikkan ke lapisan dermis untuk bekerja pada kelenjar sebaceous dan arrector pili di sekitar pori, perbedaan nyata dengan botox biasa, garis waktu mulai efektif di minggu pertama, puncak di minggu keempat, dan memudar di minggu ke-16, serta alasan belum ada protokol standar, semua dijelaskan berdasarkan data.

By Dr. Kim

Skincare

Cara Asam Traneksamat Memudarkan Melasma: Efek Nyata Oral dan Topikal

Asam traneksamat mulanya obat penghenti perdarahan, kini terbukti membantu melasma dan hiperpigmentasi. Artikel ini membahas efek oral dan topikal berdasarkan data penelitian, mengapa tidak andal untuk pencegahan PIH pasca-laser, dan siapa yang perlu waspada.

By Dr. Lee

Skincare

SPF dan PA pada tabir surya, apa artinya dan berapa banyak yang harus dipakai?

Apa sebenarnya arti SPF dan PA, berapa banyak tabir surya yang harus dipakai agar perlindungannya sesuai label, perbedaan antara filter kimia dan fisik, bukti ilmiah bahwa tabir surya mencegah penuaan dan kanker kulit, serta mitos umum seputar pemakaian di dalam ruangan dan hari mendung.

By Dr. Lee

Filler

Hyaluronidase, Suntikan Pelarut Filler: Kapan Digunakan dan Berapa Dosisnya?

Hyaluronidase adalah enzim yang melarutkan filler HA. Dari benjolan, efek Tyndall, hingga darurat sumbatan pembuluh darah, artikel ini membahas kapan enzim ini digunakan, logika dosis berdasarkan hitungan vial, risiko alergi yang perlu diwaspadai, dan kapan waktu yang tepat untuk filler kembali.

By Dr. Lee

Skincare

Efek dan Peringatan Krim Melanon, Seberapa Jauh Krim Pencerah Resep Ini Bisa Mengatasi Melasma?

Panduan klinis praktis mengenai Melanon (hydroquinone) dan Melanon-H (hydroquinone + tretinoin + steroid, formula Kligman): perbedaan kandungan, mekanisme penghambatan tyrosinase, cara aplikasi titik di malam hari, alasan batas 3 bulan berdasarkan bukti ochronosis, mengapa tanpa tabir surya hasil tidak bertahan, dan kontraindikasi saat kehamilan.

By Dr. Kim

Botox

Xeomin dan Resistansi Botox: Mana yang Fakta, Mana yang Klaim Pemasaran?

Benarkah botox yang disuntik berulang kali bisa membuat tubuh kebal? Apa itu resistansi botulinum toksin, mengapa bisa terjadi, dan sejauh mana Xeomin sebagai toksin bebas protein kompleks benar-benar berbeda. Penjelasan dari sisi medis lengkap dengan dasar penelitiannya.

By Dr. Kim

Articles · prettytime