prettytime
Skincare

Perbedaan Kandungan Rejuran Healer dan HB+, Efek Lidokain dan Asam Hialuronat pada Rasa Sakit serta Penyerapan

By Dr. Kim6 min read

Saat mencari informasi tentang Rejuran Healer, nama Rejuran HB+ sering muncul bersamaan. Namanya yang mirip membuat banyak orang mengira keduanya adalah prosedur yang sama sekali berbeda, padahal HB+ bukan alat baru atau bahan baku baru, melainkan Rejuran Healer yang sudah ada dengan tambahan dua kandungan.

Bahan utama kedua produk ini tetap sama, yaitu PN, singkatan dari polynucleotide yang diekstrak dari salmon atau trout (fragmen DNA yang membantu regenerasi kulit). Bedanya, HB+ mengandung tambahan lidokain sebagai anestesi lokal dan asam hialuronat. Mari kita telusuri satu per satu alasan dua bahan ini ditambahkan, dan apa saja yang berubah karenanya.

Sekilas nama kandungannya terdengar rumit, tapi kerangkanya sebenarnya sederhana. PN adalah tubuh utama yang bertanggung jawab atas regenerasi, sementara lidokain dan asam hialuronat adalah dua cabang tambahan yang membuat proses tersebut terasa lebih nyaman. Setelah memahami hubungan ini, perbedaan kedua produk akan lebih mudah dipahami.

Apa Bedanya Rejuran Healer dan HB+?

Kandungan utama Rejuran Healer adalah PN, fragmen DNA yang diekstrak dari testis salmon atau trout. Saat masuk ke dalam kulit, bahan ini bekerja layaknya sinyal pemulihan luka sehingga mendorong regenerasi sel.

HB+ adalah produk dengan basis PN yang sama, ditambah lidokain dan asam hialuronat. Bahan bakunya sendiri tidak berubah, hanya saja PN yang sama dicampur dengan dua bahan pendukung tambahan. Karena itu, kedua produk ini bukan dua prosedur yang berbeda, melainkan kerangka yang sama dengan opsi tambahan. Apa pun yang dipilih, arah reaksi inti yang terjadi di dalam kulit tetap sama.

Huruf HB yang mengikuti nama produk juga bukan penanda teknologi baru yang istimewa. Itu hanya tanda bahwa dua bahan telah ditambahkan pada formula Healer yang sudah ada, dan di klinik biasanya dijelaskan sebagai versi dengan rasa sakit lebih ringan dan penyerapan lebih nyaman. Jadi, apa pun pilihannya, hasil akhirnya tidak jauh berbeda. Yang berbeda adalah sensasi selama prosedur dan seberapa cepat efeknya terasa di awal.

Bagaimana Lidokain Mengurangi Rasa Sakit?

Lidokain yang terkandung dalam HB+ adalah anestesi lokal yang umum digunakan, bahkan untuk anestesi gigi atau prosedur kecil lainnya. Bahan ini bekerja dengan memblokir sementara kanal natrium, yaitu gerbang kecil pada membran sel yang menghasilkan sinyal listrik penghantar rasa sakit dari ujung saraf, sehingga rasa perih saat jarum masuk berkurang.

Cairan Rejuran Healer memiliki kekentalan yang cukup tinggi sehingga membutuhkan tekanan saat disuntikkan, dan tekanan itu sendiri sering dirasakan sebagai rasa sakit. Lidokain bekerja dengan memblokir sinyal rasa sakit sebelum sampai ke otak, bukan mengubah reaksi jaringan di area suntikan. Artinya, hanya rasa sakit yang berkurang, sementara reaksi regenerasi tetap berjalan seperti biasa. Karena itu, sensasi selama prosedur menjadi lebih lembut, tetapi proses pemulihan yang terjadi setelahnya tidak berbeda dari Healer original.

Mengapa Asam Hialuronat Ditambahkan?

Asam hialuronat adalah bahan yang mampu menarik dan mengikat air di dalam kulit. Seperti spons yang menyerap air, strukturnya bisa menahan cairan hingga ratusan kali berat molekulnya sendiri.

Penambahan asam hialuronat pada HB+ membawa dua perubahan. Pertama, kekentalan cairan menjadi lebih rendah sehingga suntikan terasa lebih halus saat masuk. Kedua, muncul efek kilau air atau kesan lembap yang terasa langsung setelah prosedur. Jika PN bekerja perlahan selama beberapa minggu untuk membentuk kolagen, asam hialuronat mengisi kekosongan efek instan di antara masa tunggu tersebut. Karena itu, perubahan yang terlihat di cermin pada hari prosedur cenderung lebih cepat terasa pada HB+.

Apa Artinya Konsentrasi PN yang Lebih Rendah?

Karena HB+ menambahkan lidokain dan asam hialuronat ke dalam volume yang sama, konsentrasi PN itu sendiri menjadi lebih rendah dibandingkan Healer original. Prinsipnya sama seperti menambahkan sirup ke dalam segelas air, semakin banyak sirup ditambahkan, semakin rendah proporsi sirupnya dalam gelas tersebut.

Bukan berarti efeknya ikut berkurang sebanding. Karena rasa sakit berkurang, area yang lebih luas bisa ditangani dengan lebih nyaman, dan tambahan asam hialuronat melengkapi kesan lembap di awal sehingga efek yang dirasakan bisa terasa setara atau bahkan lebih instan. Namun jika dilihat murni dari stimulasi PN saja, Healer original bekerja dengan konsentrasi yang sedikit lebih pekat. Jadi, kekuatan stimulasi regenerasi dan kenyamanan selama prosedur adalah dua hal yang saling dipertukarkan.

Karena alasan ini, sulit untuk mengatakan salah satu produk pasti lebih unggul. Jika menginginkan konsentrasi yang lebih pekat, Healer original adalah pilihan yang tepat. Jika ingin mengurangi beban rasa sakit sambil menjalani perawatan secara rutin, HB+ lebih sesuai. Kandungannya sama, hanya rasionya yang berbeda, sehingga pilihan akhirnya bergantung pada pengalaman prosedur seperti apa yang diinginkan.

Apa yang Sebenarnya Terjadi di Dalam Kulit?

Saat PN masuk ke dalam kulit, tubuh menerimanya sebagai sinyal bahwa ada pemulihan yang diperlukan. Reaksi ini mirip dengan saat tubuh mengirim sel pemulihan ke area luka kecil, hanya saja terjadi dengan intensitas yang jauh lebih ringan.

Dalam proses ini, fibroblas (sel di dalam kulit yang memproduksi kolagen) menjadi aktif, dan kolagen serta pembuluh darah baru mulai terbentuk. Lidokain dan asam hialuronat tidak ikut campur dalam reaksi ini. Satu hanya memblokir sinyal rasa sakit sementara, sedangkan yang lain hanya bertugas mengikat air, sehingga arah reaksi regenerasi yang dihasilkan PN tetap sama pada kedua produk. Pada akhirnya, tokoh utama yang menggerakkan proses pemulihan selalu PN, sementara dua bahan lainnya hanya berperan sebagai pendukung yang membuat proses tersebut lebih nyaman.

Selain itu, asam hialuronat juga dilaporkan membantu menjaga lingkungan sekitar tetap lebih lembap selama PN bekerja dan menghasilkan reaksi, berkat sifatnya yang mengikat air lebih lama di dalam kulit. Bahan ini tidak langsung memperkuat intensitas reaksi regenerasi, tetapi lebih berperan merapikan panggung tempat reaksi tersebut berlangsung.

Siapa yang Lebih Cocok dengan HB+?

HB+ terasa lebih ringan terutama bagi mereka dengan kondisi berikut.

  • Orang yang sensitif terhadap rasa sakit: Lidokain mengurangi rasa perih saat jarum masuk, sehingga beban psikologis untuk prosedur pertama kali lebih ringan.
  • Kulit tipis dan kering: Tambahan asam hialuronat membuat rasa kencang atau kering setelah prosedur lebih berkurang, dan efek kilau air langsung terasa.
  • Perawatan beberapa area sekaligus: Karena rasa sakit berkurang, kelelahan saat menangani area yang lebih luas dalam satu sesi juga lebih rendah.

Sebaliknya, bagi yang ingin mendapatkan stimulasi regenerasi PN dalam konsentrasi paling pekat, ada juga yang memilih Healer original meski harus menerima rasa sakit lebih. Ini bukan soal jawaban yang pasti benar, melainkan pilihan yang bergantung pada sensitivitas terhadap rasa sakit dan efek instan yang diinginkan.

Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Prosedur

Prinsip perawatan setelah prosedur untuk kedua produk ini tidak jauh berbeda. Kuncinya adalah tidak mengganggu proses PN saat menetap dan menghasilkan reaksi di dalam kulit.

Namun pada HB+, sensasi kulit bisa terasa lebih tumpul selama efek lidokain masih tersisa, sehingga disarankan untuk tidak menekan atau menggosok wajah terlalu keras dalam beberapa jam pertama setelah prosedur. Rasa sakit yang lebih ringan bukan berarti perawatan pascaprosedurnya boleh diabaikan.

Selain itu, karena tambahan asam hialuronat, bengkak ringan di awal bisa terlihat sedikit lebih menonjol. Ini adalah reaksi alami akibat sifat mengikat airnya, dan biasanya reda dalam beberapa hari. Penggunaan tabir surya juga diketahui membantu mempertahankan kolagen baru yang terbentuk lebih lama, berlaku untuk kedua produk.

References

Korean Dermatological Association, American Academy of Dermatology (AAD), and Ministry of Food and Drug Safety (MFDS).

Apakah ini bermanfaat?

About this article

Ditulis oleh dokter estetika yang praktik dan ditujukan untuk edukasi umum — bukan pengganti saran medis individual.

Read next

Skincare

Cara Kerja HILO WAVE Booster Memadukan Asam Hialuronat Berat Molekul Rendah dan Tinggi untuk Mengangkat Elastisitas Kulit

HILO WAVE adalah skin booster yang menggabungkan dua jenis asam hialuronat dengan ukuran molekul berbeda dalam satu struktur. Asam hialuronat berat molekul rendah dan tinggi bekerja pada kedalaman dan kecepatan yang berbeda, dan dipercaya sama-sama merangsang produksi kolagen serta elastin di dalam kulit. Artikel ini membahas prinsip kerja struktur asam hialuronat ganda tersebut secara mendalam.

By Dr. Kim

Back to articles