Cara Growth Factor MGF dalam Baby Skin Injection Merangsang Sel Kulit hingga Membentuk Kolagen
By Dr. Lee6 min read

Nama "baby skin injection" sebenarnya bukan istilah resmi yang dipakai di klinik. Nama ini muncul karena setelah jarum halus membuat saluran kecil di kulit lalu growth factor dimasukkan lewat saluran itu, kulit jadi terlihat halus dan bercahaya seperti kulit bayi yang baru lahir. Salah satu growth factor yang dipakai dalam campuran ini adalah MGF, singkatan dari mechanical growth factor. MGF sendiri sebenarnya adalah zat yang tubuh produksi sendiri saat otot atau jaringan terluka, dan sifat inilah yang dipinjam untuk membantu regenerasi kulit.
Kenapa Prosedur Ini Disebut Baby Skin Injection?
Secara resmi, prosedur ini disebut microneedling atau collagen induction therapy. Caranya adalah menusukkan jarum yang sangat halus berkali-kali ke kulit sehingga terbentuk luka mikro, lalu campuran growth factor diserap masuk lewat celah tersebut. Setiap klinik punya formulasi yang sedikit berbeda, tapi biasanya campuran ini berisi epidermal growth factor, fibroblast growth factor, dan MGF sekaligus.
MGF adalah singkatan dari mechano growth factor, yang kalau diterjemahkan berarti growth factor mekanis. Nama ini muncul karena zat tersebut langsung diproduksi tubuh begitu otot atau tendon meregang secara fisik atau terluka. Karena itu, kalau dipakai bersamaan dengan prosedur yang membuat luka mikro pada kulit, alurnya dianggap mirip dengan respons alami tubuh sendiri.
MGF Itu Sebenarnya Growth Factor Seperti Apa?
MGF adalah varian yang berasal dari protein serupa hormon pertumbuhan bernama IGF-1. Gen IGF-1 sendiri seperti satu cetak biru, tapi tergantung kondisi tubuh, cetak biru ini bisa diedit dengan cara berbeda sehingga menghasilkan beberapa versi protein. Bayangkan seperti naskah yang sama, tapi diedit ulang sesuai situasi lalu dicetak jadi beberapa versi berbeda.
Begitu jaringan mengalami kerusakan fisik, tubuh pertama-tama akan mengedit versi MGF dan melepaskannya lebih dulu. Setelah beberapa saat, arah editingnya berubah ke versi lain yang bekerja lebih lama. Jadi MGF adalah zat yang muncul paling cepat tepat setelah cedera dan berperan sebagai sinyal awal pemulihan, dan karena urutan ini ada, proses pemulihan bisa berjalan bertahap, tidak terlalu cepat tapi juga tidak terlalu lambat.
Selain itu, MGF punya sifat cepat terurai dan tidak bertahan lama di dalam tubuh. Karena sinyal ini memang hanya dibutuhkan di fase awal cedera, tidak ada alasan bagi MGF untuk bertahan lebih lama setelah tugasnya selesai. Karena itu, dalam praktiknya, MGF jarang dipakai sendirian, melainkan dicampur bersama growth factor lain yang bekerja setelahnya, supaya sinyal pemulihan tidak terputus.
Bagaimana Sinyal Kerusakan Menggerakkan Sel?
Tugas MGF bisa diringkas jadi satu hal, yaitu membangunkan sel yang bertugas memperbaiki jaringan dan memperbanyak jumlahnya. Di dalam tubuh ada sel-sel yang biasanya diam saja, tapi begitu ada kerusakan, sel-sel ini bergerak ke lokasi tersebut dan membantu proses pemulihan.
MGF menempel pada reseptor di permukaan sel ini dan mengirim sinyal supaya sel tersebut memperbanyak diri lebih dulu. Alasan sel tidak langsung terjun membuat jaringan baru, melainkan menambah jumlahnya dulu, adalah karena proses pemulihan baru bisa berjalan lancar kalau jumlah pekerjanya cukup. Ini mirip seperti mengumpulkan pekerja dalam jumlah cukup sebelum mulai membangun gedung. Kalau tahap ini dilewati, proses pemulihan selanjutnya akan terasa berat.
Bagaimana Prosesnya Sampai ke Fibroblast Pembentuk Kolagen?
Sel utama yang bertanggung jawab atas pemulihan di kulit adalah fibroblast. Fibroblast berfungsi seperti pabrik yang memproduksi protein bernama kolagen. Sinyal proliferasi yang dipicu MGF juga sampai ke fibroblast ini, sehingga jumlah fibroblast yang aktif jadi lebih banyak dari biasanya.
Dengan jumlah yang bertambah, fibroblast jadi lebih mampu memproduksi kolagen dalam jumlah lebih besar. Di sisi lain, growth factor lain yang disuntikkan bersamaan ikut mengambil peran, seperti membentuk pembuluh darah baru atau meredakan peradangan, sehingga keseluruhan proses pemulihan berjalan berurutan. Jadi bisa dibilang, MGF membuka langkah pertama pemulihan, dan produksi kolagen sesungguhnya dilanjutkan oleh fibroblast.
Kenapa Growth Factor Harus Dimasukkan Lewat Microneedle?
Growth factor adalah molekul protein berukuran cukup besar. Kalau hanya dioleskan di permukaan kulit, molekul ini akan terhalang oleh stratum korneum, lapisan pelindung kulit yang sangat rapat, sehingga tidak bisa masuk ke dalam. Ini mirip seperti paket besar yang tidak bisa masuk lewat lubang kotak surat yang kecil.
Karena itu, microneedle dipakai untuk membuat beberapa saluran kecil, sehingga growth factor bisa turun sampai ke lapisan dermis lewat saluran tersebut. Di lapisan dermis inilah fibroblast dan sel pemulihan berada, jadi growth factor baru bisa memicu respons kalau berhasil mencapai lapisan ini. Selain itu, luka mikro yang dibuat oleh microneedle sendiri juga memicu respons pemulihan tubuh, sehingga efeknya bertumpuk dengan efek growth factor.
Panjang dan kedalaman jarum yang disesuaikan untuk tiap area wajah juga karena alasan yang sama. Area kulit yang tipis dan yang tebal punya jarak berbeda menuju lapisan dermis, jadi kalau kedalaman saluran tidak pas, growth factor bisa saja tidak sampai ke posisi yang diinginkan.
Apa Peran Growth Factor Lain yang Digunakan Bersamaan?
MGF tidak bekerja sendirian dalam melakukan semuanya. Baby skin injection biasanya berisi beberapa growth factor sekaligus, dan masing-masing punya peran berbeda.
- Epidermal growth factor (EGF): mempercepat regenerasi sel di permukaan kulit. Sel keratinosit perlu terbentuk lebih cepat supaya luka mikro dari microneedle juga cepat sembuh.
- Fibroblast growth factor (FGF): membantu pembentukan pembuluh darah baru. Jaringan yang sedang pulih butuh lebih banyak nutrisi dan oksigen supaya sel-selnya bisa bekerja aktif.
- Platelet derived growth factor (PDGF): meredakan respons peradangan dan mendorong proses masuk ke tahap berikutnya. Kalau peradangan bertahan terlalu lama, justru pemulihan jadi lebih lambat.
- Transforming growth factor (TGF-beta): mengirim sinyal langsung ke fibroblast untuk memproduksi kolagen. Perannya adalah menghubungkan jumlah fibroblast yang sudah diperbanyak MGF ke produksi kolagen yang sesungguhnya.
Karena beberapa growth factor ini bekerja pada waktu dan posisi yang berbeda-beda, proses pemulihan dikatakan berjalan lebih mulus dibanding hanya memakai satu jenis saja. Kombinasi seperti inilah yang membuat berbagai prosedur bernama baby skin injection punya pola yang mirip satu sama lain.
Berapa Lama Efeknya Muncul dan Apa Batasannya?
Efek suntikan growth factor termasuk MGF bisa berbeda pada tiap orang. Kondisi kulit, usia, dan kecepatan pemulihan masing-masing orang memengaruhi seberapa jelas hasil yang terasa. Alih-alih mengharapkan perubahan drastis dari satu kali prosedur, biasanya hasil terlihat perlahan lewat beberapa sesi dengan jeda waktu tertentu.
Ini karena efeknya terbentuk dari akumulasi respons pemulihan akibat luka mikro dan sinyal dari growth factor. Meski begitu, suntikan growth factor bukan perawatan yang bisa membalikkan penuaan atau kerusakan kulit sepenuhnya. Lebih tepat dipahami sebagai stimulasi tambahan yang membantu pemulihan dan regenerasi. Selain itu, tepat setelah prosedur, kulit masih dalam kondisi ada luka mikro, jadi menjaga perlindungan dari sinar matahari dan menghindari iritasi selama beberapa hari akan membantu pemulihan.
Kemampuan alami kulit dalam memproduksi kolagen juga memengaruhi hasil akhir. Seiring bertambahnya usia dan semakin lama terpapar sinar matahari, respons fibroblast cenderung menurun. Jadi meski MGF terus mengirim sinyal proliferasi, kalau vitalitas sel yang meresponsnya sudah menurun, hasilnya juga bisa muncul lebih lambat.
References
Korean Dermatological Association, American Academy of Dermatology (AAD), and Ministry of Food and Drug Safety (MFDS).
Apakah ini bermanfaat?
About this article
Ditulis oleh dokter estetika yang praktik dan ditujukan untuk edukasi umum — bukan pengganti saran medis individual.
Read next

Cara Kerja HILO WAVE Booster Memadukan Asam Hialuronat Berat Molekul Rendah dan Tinggi untuk Mengangkat Elastisitas Kulit
HILO WAVE adalah skin booster yang menggabungkan dua jenis asam hialuronat dengan ukuran molekul berbeda dalam satu struktur. Asam hialuronat berat molekul rendah dan tinggi bekerja pada kedalaman dan kecepatan yang berbeda, dan dipercaya sama-sama merangsang produksi kolagen serta elastin di dalam kulit. Artikel ini membahas prinsip kerja struktur asam hialuronat ganda tersebut secara mendalam.
By Dr. Kim

Prinsip Booster Kultur Sel Punca NovaStem Membantu Regenerasi Kulit lewat Faktor Pertumbuhan, dan Cara Perawatannya
Booster kultur sel punca NovaStem bukan berisi sel hidup, melainkan kumpulan faktor pertumbuhan dan molekul sinyal yang dilepaskan sel saat tumbuh. Artikel ini merangkum bagaimana kandungan ini mengirim sinyal ke sel kulit untuk memicu respons regenerasi, dan apa bedanya dengan transplantasi sel punca hidup.
By Dr. Kim

Cara Kerja Onda Lifting Mengatasi Lemak dan Kulit Kendur Sekaligus lewat Gelombang Mikro, serta Efeknya di Tiap Area
Onda adalah alat yang menghangatkan lapisan dalam kulit dengan gelombang mikro, jenis gelombang elektromagnetik yang sama seperti pada microwave, sehingga bekerja pada sel lemak dan kolagen secara bersamaan. Artikel ini mengupas dengan bahasa sederhana kenapa gelombang mikro bisa menembus sampai lapisan lemak, dan kenapa pengurangan lemak serta perbaikan kekencangan kulit bisa terjadi bersamaan dalam satu kali perawatan.
By Dr. Kim