prettytime
Filler

Filler Bahu Bukan Cuma Mengisi Volume, tapi Membentuk Ulang Sudut Garis Bahu, Ini Prinsip dan Daya Tahannya

By Dr. Kim6 min read

Bahu memang bukan area yang sering diperhatikan sebanyak wajah. Tapi begitu memakai baju off shoulder atau saat fitting gaun pengantin, bahu justru jadi bagian yang paling terasa mengganggu. Kalau bagian bawah tulang selangka cekung dan puncak bahu terlihat menonjol tajam, tampilan baju bisa jadi sangat berbeda.

Filler bahu adalah prosedur yang dicari untuk melembutkan garis seperti ini. Banyak orang mengira ini sekadar mengisi volume seperti filler wajah, padahal sebenarnya lebih ke arah mengubah sudut yang dibentuk oleh otot dan kulit di atas tulang. Mari kita bahas satu per satu, kenapa garis bahu bisa kehilangan bentuknya dan dengan prinsip apa filler bisa memperbaiki garis tersebut.

Filler Bahu Sebenarnya untuk Apa?

Filler bahu adalah prosedur menyuntikkan filler ke bagian cekung di bawah tulang selangka, sekitar puncak bahu, atau garis awal otot trapezius, untuk melembutkan lekukan yang ada. Berbeda dengan filler wajah yang biasa dipakai berulang di area tertentu seperti garis senyum atau pipi, bentuk tulang dan massa otot bahu sangat bervariasi antar orang, sehingga lokasi dan jumlah filler yang disuntikkan jauh lebih personal.

Tujuannya pun beragam. Ada yang memang punya bahu sempit dan bersudut sejak awal sehingga ingin menambah volume, ada juga yang lemak di sekitar bahunya berkurang seiring usia sehingga tulang jadi lebih menonjol. Kedua kondisi ini sama-sama membuat garis bahu terlihat bersudut, bukan melengkung lembut, dan filler mengatasinya dengan mengisi bagian bersudut tersebut layaknya bantalan agar lengkungan alami kembali terbentuk.

Kenapa Garis Bahu Bisa Terlihat Rata

Ada beberapa penyebab yang biasanya saling tumpang tindih ketika garis bahu terlihat turun atau rata. Dan tingkat manfaat filler juga berbeda tergantung penyebabnya.

  • Berkurangnya lemak dan massa otot: Seiring bertambahnya usia atau turunnya berat badan, lapisan lemak tipis di sekitar tulang selangka dan bahu adalah yang pertama menghilang. Lapisan ini berfungsi sebagai bantalan antara tulang dan kulit, jadi begitu hilang, kontur tulang selangka dan tulang bahu langsung terlihat jelas di permukaan kulit.
  • Struktur tulang bawaan: Kalau tulang bahu dan tulang selangka memang sempit dan datar sejak lahir, kesan bersudut bisa tetap terlihat meski otot dan lemaknya cukup. Bentuk tulang itu sendiri sulit berubah lewat olahraga atau pengaturan berat badan.
  • Postur dan kebiasaan penggunaan otot: Postur bahu yang membulat ke depan atau otot trapezius yang tegang berlebihan dalam waktu lama bisa membuat keseimbangan garis bahu terlihat condong ke satu sisi. Tingkat ketegangan otot yang berbeda juga membuat posisi lekukan yang terlihat di permukaan kulit ikut berubah.

Ketiga hal ini sering terjadi bersamaan, jadi sebelum prosedur, perlu dicek dulu bagian mana yang paling bermasalah.

Bagaimana Filler Bisa Membentuk Volume di Bahu?

Prinsipnya tidak jauh berbeda dari filler wajah. Dasarnya adalah memasukkan bahan berbentuk gel ke lapisan yang diinginkan, lalu volumenya mendorong permukaan agar terangkat. Hanya saja kulit dan fascia di area bahu lebih tebal dan pergerakannya lebih besar dibanding wajah, jadi bahan yang dipakai umumnya lebih padat dan lebih tahan lama.

Bahan yang paling sering dipakai adalah calcium hydroxylapatite (CaHA), senyawa kalsium yang komponennya sama dengan yang membentuk tulang dan gigi manusia. Bahan ini berbentuk butiran halus yang tercampur dalam gel. Setelah masuk ke tubuh, butiran ini akan menempati posisinya, dan kolagen tubuh kita tumbuh mengisi sela-selanya. Mirip seperti kerikil drainase yang dimasukkan ke pot tanaman, butiran ini berperan sebagai rangka sementara jaringan baru mengisi ruang di antaranya.

Ada juga yang memakai filler asam hialuronat (HA). Formulasi yang dipilih biasanya berbutir lebih besar dan lebih padat dibanding yang dipakai di wajah. Prinsipnya, rantai asam hialuronat yang terjalin rapat seperti jaring menyerap air dan mempertahankan volumenya. Kelebihan HA adalah bisa dilarutkan kembali dengan enzim hyaluronidase kapan pun diperlukan.

Kenapa Calcium Hydroxylapatite Bisa Bertahan Lama

Alasan CaHA sering dipilih untuk area luas dan aktif bergerak seperti bahu bukan hanya karena teksturnya yang padat. Ketika butiran CaHA menempati jaringan, fibroblast (sel yang memproduksi kolagen) di sekitarnya ikut berkumpul dan memicu pembentukan kolagen serta elastin baru.

Proses ini disebut biostimulasi. Bahan yang disuntikkan mengisi volume sekaligus merangsang tubuh untuk membentuk jaringan baru secara mandiri, dua tahap kerja yang berjalan beriringan. Seiring waktu, ketika butirannya perlahan diserap tubuh, kolagen baru yang terbentuk di tempat itu akan mengambil alih sebagian volumenya.

Jadi kalau garis bahu diisi dengan CaHA, di awal volume yang terasa berasal dari bahan yang disuntikkan, lalu setelah beberapa bulan, elastisitas dari kolagen baru yang mengambil alih peran menopang garis tersebut. Ini mirip seperti thread lifting, di mana daya tarik benang dan kekuatan kolagen yang mengisi bekerja berurutan dengan jeda waktu.

Area Prosedur dan Kedalaman Penyuntikan

Kedalaman penyuntikan filler bahu sangat menentukan hasilnya. Kalau disuntikkan terlalu dangkal, permukaan kulit bisa terlihat bergelombang, sementara kalau terlalu dalam, volume yang diinginkan tidak akan terlihat jelas.

Untuk area yang kontur tulangnya menonjol seperti bagian bawah tulang selangka, akhir-akhir ini filler lebih sering disuntikkan tepat di atas periosteum, lapisan tipis yang membungkus tulang. Menyuntikkan di lapisan dekat tulang membuat filler lebih jarang bergeser akibat gerakan otot. Sementara area seperti puncak bahu, di mana otot dan kulit bergerak bersamaan, filler disuntikkan dalam jumlah kecil di lapisan yang relatif lebih dangkal supaya lengkungan yang terbentuk terlihat alami.

Menghindari jalur pembuluh darah dan saraf saat menyuntikkan juga penting. Pembuluh darah besar di sekitar bahu memang tidak sepadat di wajah, tapi kalau posisinya tidak dicek dengan teliti sebelum penyuntikan, memar atau bengkak bisa bertahan lebih lama dari perkiraan.

Faktor yang Menentukan Daya Tahan Filler

Berapa lama filler bahu bertahan tidak ditentukan oleh satu faktor saja. Jenis bahan, lokasi penyuntikan, dan kecepatan metabolisme masing-masing orang, semuanya berperan bersamaan.

  • Kecepatan penyerapan bahan: Berkat efek biostimulasi, CaHA tetap punya kolagen yang mengisi sebagian volumenya meski bahan aslinya sudah menyusut. Sementara HA hanya mempertahankan volume selama masih menyerap air, dan begitu diserap tubuh, volumenya langsung berkurang.
  • Pergerakan area suntik: Area yang banyak bergerak seperti puncak bahu bisa membuat filler diserap lebih cepat dibanding lapisan yang relatif tetap seperti di atas periosteum. Semakin sering jaringan meregang dan tertekan, butiran filler juga ikut menerima rangsangan tersebut.
  • Metabolisme dan tingkat aktivitas individu: Orang dengan metabolisme cepat atau tingkat aktivitas tinggi cenderung menyerap filler lebih cepat. Semakin lancar aliran darah dan sirkulasi jaringan, semakin cepat pula bahan tersebut terurai dan tersapu keluar.

Secara umum, banyak laporan menyebutkan CaHA bertahan sekitar 1 tahun, sementara HA cenderung lebih singkat, tapi perbedaan antar individu bisa cukup besar tergantung faktor-faktor di atas.

Efek Samping dan Perawatan

Memar dan bengkak umum terjadi tepat setelah prosedur. Ini reaksi wajar akibat pembuluh darah kecil yang tertekan atau tergores jalur jarum, dan biasanya mereda dalam beberapa hari hingga seminggu.

Meski jarang, ada juga kasus filler bergeser posisi atau terasa menggumpal saat diraba. Menekan atau memijat area tersebut terlalu keras dalam beberapa hari pertama setelah prosedur bisa membuat filler yang belum menetap sempurna ikut bergeser, jadi sebaiknya hindari olahraga berat atau tekanan kuat di area itu selama periode ini.

Efek samping yang paling perlu diwaspadai adalah filler yang tidak sengaja masuk ke dalam pembuluh darah. Kejadian ini memang tidak umum, tapi kalau setelah penyuntikan muncul nyeri hebat atau perubahan warna kulit menjadi pucat, segera hubungi klinik. Untuk filler HA, keberadaan hyaluronidase yang bisa melarutkannya kembali menjadi jaminan keamanan tersendiri. Karena itu, banyak yang menyarankan untuk mencoba HA terlebih dahulu ketika baru pertama kali mempertimbangkan filler bahu, baru beralih ke bahan yang lebih tahan lama setelah puas dengan hasilnya.

References

Korean Dermatological Association, American Academy of Dermatology (AAD), and Ministry of Food and Drug Safety (MFDS).

Apakah ini bermanfaat?

About this article

Ditulis oleh dokter estetika yang praktik dan ditujukan untuk edukasi umum — bukan pengganti saran medis individual.

Read next

Filler

Tear Trough Kempot dan Mata Panda, Efek Filler Mengisi Bayangan, Berapa Lama Bertahan, sampai Cara Menghindari Efek Tyndall

Bayangan gelap di bawah mata sering kali bukan cuma soal pigmen kulit, tapi karena tear trough yang kempot. Kami bahas bagaimana ligamen tear trough dan tulang orbita yang menipis membuat bayangan itu muncul, bagaimana filler asam hialuronat lembut dalam jumlah sedikit bisa meratakan bayangan tersebut, kenapa kulit tipis dan efek Tyndall serta bengkak jadi tantangan tersendiri di area ini, dan berapa lama hasilnya bertahan serta cara merawatnya. Semua dijelaskan dengan angka dari studi asli, mudah dipahami.

By Dr. Kim

Skincare

Kenapa Profhilo Bisa Membuat Seluruh Wajah Terlihat Kencang Padahal Bukan Filler Volume?

Berbeda dari filler biasa yang mengisi volume, Profhilo adalah prosedur biorevitalisasi dengan asam hialuronat konsentrasi tinggi yang menyebar luas di bawah kulit, mengikat air, dan merangsang regenerasi kolagen. Artikel ini mengulas mengapa efeknya membuat seluruh wajah kencang, bukan hanya satu area tertentu, lewat jalur penyebaran dan regenerasinya.

By Dr. Kim

Back to articles