Filler Neuramis Light Classic Deep Volume, Panduan Memilih Berdasarkan Kekerasan Gel dan Kegunaannya
By Dr. Lee8 min read

Saat konsultasi filler, nama Neuramis sering muncul, tapi karena ada beberapa varian seperti Light, Deep, dan Volume, memilih yang tepat jadi membingungkan. Sama-sama Neuramis, tapi ada yang dipakai untuk kerutan halus dan ada yang untuk mengisi volume, jadi makin bikin bingung.
Intinya, Neuramis adalah filler asam hialuronat buatan perusahaan farmasi Korea Medytox, dan terbagi menjadi empat jenis berdasarkan tingkat kekerasan gelnya. Yang lembut dipakai untuk kerutan halus di permukaan, sedangkan yang keras dipakai untuk volume di pipi dan dagu, jadi perannya berbeda-beda. Di bawah ini akan dijelaskan perbedaan keempat jenis tersebut dalam bentuk tabel, lalu efektivitas, buktinya, hingga posisinya dibandingkan filler lain akan dibahas satu per satu dengan bahasa yang mudah dipahami.
| Produk | Kekerasan Gel | Kegunaan Utama |
|---|---|---|
| Neuramis Light | Lembut | Kerutan halus, kulit tipis |
| Neuramis Classic | Sedang | Kerutan umum |
| Neuramis Deep | Keras | Garis nasolabial, garis marionette, bibir |
| Neuramis Volume | Paling keras | Volume pipi, dagu, tulang pipi |

Neuramis, Filler Seperti Apa?
Neuramis adalah filler asam hialuronat yang diperkenalkan oleh perusahaan farmasi Korea Medytox sejak 2013. Asam hialuronat adalah zat yang juga terdapat di dalam kulit kita, berfungsi mengikat air sehingga kulit terasa kenyal dan lembap. Neuramis dibuat dengan cara crosslinking asam hialuronat menjadi partikel berukuran seragam, menggunakan metode monophasic, dan gelnya dijaga bentuknya dengan bahan crosslinker bernama BDDE.
Medytox menambahkan teknologi khusus bernama SHAPE, yaitu proses crosslinking dan pemurnian yang dilakukan dalam dua tahap untuk mengurangi kotoran dan meningkatkan kestabilan gel. Produk yang dibuat dengan cara ini sudah mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Korea (MFDS) dan diedarkan di dalam negeri. Sama seperti filler asam hialuronat lainnya, jika hasil Neuramis tidak sesuai harapan atau timbul masalah setelah tindakan, filler ini bisa dilarutkan kembali dengan enzim hyaluronidase. Kemampuan untuk dilarutkan ini sebenarnya merupakan sistem keamanan yang dimiliki semua filler asam hialuronat, bukan keunggulan khusus Neuramis saja, tapi tetap baik diketahui karena bisa membuat lebih tenang saat mempertimbangkan tindakan ini.

Bagaimana Lini Produk Ini Terbagi Menjadi Empat?
Lini produk Neuramis terbagi menjadi empat berdasarkan tingkat kekerasan gelnya. Neuramis Light yang paling lembut cocok untuk kerutan halus di area kulit tipis seperti sekitar mata atau dahi. Neuramis Classic di tengah sedikit lebih keras dan dipakai untuk mengisi kerutan umum yang sering muncul di wajah. Neuramis Deep lebih keras lagi, digunakan di area yang perlu dukungan lebih kuat seperti garis nasolabial, garis marionette yang turun ke sudut mulut, atau bibir.

Neuramis Volume yang paling keras dipakai di area yang butuh penambahan dan dukungan volume, seperti pipi, dagu, atau tulang pipi. Keempat produk ini sama-sama berbasis asam hialuronat, tapi tingkat crosslinking-nya berbeda sehingga kekerasan gelnya juga berbeda. Semakin lembut seperti Light, gel dirancang untuk mengisi kerutan halus secara detail, sedangkan semakin keras seperti Deep dan Volume, gel dirancang agar tetap di tempatnya dan mempertahankan bentuk lebih lama tanpa bergeser. Karena itu, meski sama-sama Neuramis, satu lini produk ini bisa dipakai secara luas mulai dari kerutan halus sampai volume di pipi dan dagu.
Light, Deep, dan Volume, masing-masing juga tersedia dalam versi yang dicampur lidocaine 0,3% untuk mengurangi rasa nyeri, sehingga metode anestesi bisa didiskusikan tersendiri saat tindakan.
Keluhan Apa yang Cocok dengan Produk yang Mana?
Pemilihan produk yang tepat sebenarnya disesuaikan dengan area dan kerutan yang menjadi keluhan. Berikut ringkasannya dalam tabel.
| Keluhan | Produk yang Disarankan | Kekerasan Gel |
|---|---|---|
| Kerutan halus sekitar mata dan dahi (kulit tipis) | Neuramis Light | Lembut |
| Kerutan umum di dahi dan glabela | Neuramis Classic | Sedang |
| Garis nasolabial, garis marionette, bibir | Neuramis Deep | Keras |
| Volume pipi, dagu, tulang pipi | Neuramis Volume | Paling keras |
Untuk area kulit yang tipis dan sensitif seperti kerutan halus di sekitar mata atau kerutan dangkal di dahi, Neuramis Light yang paling lembut adalah pilihan yang cocok. Untuk kerutan umum yang sedikit lebih jelas seperti di dahi atau glabela, dipakai Neuramis Classic.
Untuk kerutan yang menjadi dalam mengikuti ekspresi wajah seperti garis nasolabial atau garis marionette, serta area yang butuh bentuk lebih tegas seperti bibir, biasanya digunakan Neuramis Deep yang lebih keras. Untuk area wajah yang kekurangan volume seperti pipi, dagu, atau tulang pipi, Neuramis Volume yang paling keras yang berperan. Kalau dipahami bahwa semakin lembut gelnya untuk kerutan halus, dan semakin keras gelnya untuk kerutan tegas serta volume, memilih produk yang tepat jadi lebih mudah.
Tentu saja, dalam praktiknya tindakan sering menggunakan beberapa produk sekaligus, bukan hanya satu jenis. Misalnya garis nasolabial diatasi dengan Neuramis Deep, sementara pipi yang kempis diisi dengan Neuramis Volume, sehingga kombinasi produk dengan kedalaman yang sesuai di tiap area membuat hasil di seluruh wajah terlihat jauh lebih alami. Karena itu, saat konsultasi sebaiknya sampaikan semua area yang menjadi keluhan, lalu tentukan bersama dokter produk mana yang dipakai di mana dan berapa banyak.

Sejauh Mana Efektivitasnya Terbukti?
Efektivitas Neuramis sudah dikonfirmasi berulang kali melalui uji klinis. Salah satu penelitian membandingkan 67 orang yang mendapat Neuramis Deep dan Restylane untuk garis nasolabial, dan hasilnya tidak ada perbedaan tingkat perbaikan antara kedua kelompok, sehingga Neuramis Deep terbukti tidak kalah dari Restylane. Penelitian lain membandingkan Neuramis Deep yang dicampur lidocaine dengan Perlane pada 58 orang, dan skor perbaikan kerutan (WSRS) Neuramis Deep sebesar 1,64 lebih tinggi dibanding Perlane yang 1,45, sementara skor perbaikan keseluruhan yang dinilai dokter (GAIS) juga lebih tinggi, yaitu 2,36 untuk Neuramis Deep berbanding 2,00 untuk Perlane.
Produk pengisi volume juga sudah punya cukup bukti. Penelitian yang mengamati 88 orang selama 24 minggu dengan Neuramis Volume yang dicampur lidocaine dan Juvederm Voluma menunjukkan angka respons yang sama persis, yaitu 96,39% untuk kedua produk, sehingga Neuramis Volume terbukti tidak kalah dari Voluma. Namun, sebagian besar uji klinis ini hanya mengonfirmasi hasil sampai 24 minggu, atau sekitar 6 bulan. Klaim bahwa efeknya bertahan lebih lama dari itu sering muncul dalam deskripsi produk atau iklan, dan baik untuk diketahui dengan tenang bahwa angka tersebut bukan hasil yang dikonfirmasi melalui pengamatan uji klinis lebih dari 6 bulan.
Bagaimana Posisinya Dibandingkan Filler Lain?
Di Korea, selain Neuramis ada juga filler asam hialuronat produksi lokal seperti Yvoire dan Cleviel, serta produk impor seperti Restylane dan Juvederm yang terus digunakan. Berikut posisi masing-masing filler dalam tabel.
| Filler | Kategori | Karakteristik |
|---|---|---|
| Neuramis | Lokal | Asam hialuronat monophasic, bisa dilarutkan dengan hyaluronidase, bukti perbandingan klinis terbanyak di antara produk lokal |
| Yvoire | Lokal | Filler asam hialuronat lokal yang banyak digunakan di Korea |
| Cleviel | Lokal | Filler asam hialuronat lokal dengan posisi pasar yang serupa |
| Juvederm | Impor | Pembanding dalam uji Neuramis Volume di area wajah tengah (Voluma) |
| Restylane | Impor | Pembanding dalam uji Neuramis Deep untuk garis nasolabial (Perlane) |
Neuramis memiliki beberapa hasil uji klinis yang membandingkannya dengan Restylane, Perlane, dan Juvederm Voluma, sehingga termasuk yang buktinya paling banyak terkumpul di antara filler asam hialuronat lokal. Namun, hasil-hasil ini hanya mengonfirmasi non-inferioritas, yaitu tidak kalah dari produk impor, bukan menunjukkan bahwa Neuramis bertahan lebih lama atau lebih unggul. Uji klinis berskala 370 orang yang membandingkan langsung dengan Yvoire Volume Plus juga sudah selesai, tapi hasilnya belum dipublikasikan, sehingga masih terlalu dini untuk mengatakan mana yang lebih baik.
Karena produk lokal, biaya tindakan cenderung lebih ringan, tapi lebih tepat memahaminya sebagai salah satu pilihan dengan bukti yang cukup memadai, bukan menyimpulkan bahwa produk ini lebih unggul dari produk impor. Pada akhirnya, daripada menentukan filler mana yang pasti paling bagus, lebih realistis memilih produk dengan bukti yang sudah terkumpul sesuai area yang menjadi keluhan dan hasil yang diinginkan.

Apa yang Perlu Diperiksa Saat Memilih?
Saat memilih Neuramis, sebaiknya tentukan dulu keluhan apa yang ingin diatasi. Sebab produk yang cocok berbeda-beda tergantung apakah yang mengganggu adalah kerutan halus, kerutan tegas seperti garis nasolabial, atau kurangnya volume di pipi dan dagu. Kalau sensitif terhadap rasa nyeri, bertanya lebih dulu apakah tersedia versi yang dicampur lidocaine juga akan membantu.
Dari sisi keamanan, cukup mengikuti peringatan yang berlaku untuk semua filler asam hialuronat. Sama seperti filler lain, kalau Neuramis masuk ke dalam pembuluh darah secara tidak sengaja, kulit di area tersebut bisa mengalami nekrosis atau, meski jarang, berujung pada masalah yang lebih serius, sehingga penting untuk menjalani tindakan bersama dokter yang memahami anatomi pembuluh darah dengan baik. Untungnya, karena Neuramis dibuat dari asam hialuronat, kalau timbul masalah atau hasilnya tidak sesuai harapan, filler ini bisa dilarutkan kembali dengan hyaluronidase. Memastikan lebih dulu apakah klinik yang dituju menyediakan hyaluronidase akan membuat penanganan jauh lebih mudah bila terjadi hal yang tidak diinginkan.
Untuk yang sedang hamil atau menyusui, pernah mengalami reaksi hipersensitif terhadap asam hialuronat, atau ada peradangan maupun infeksi di area yang akan ditindak, lebih aman untuk menghindari tindakan ini dulu. Pada akhirnya, Neuramis adalah filler asam hialuronat lokal yang terbagi rinci berdasarkan area, dan hasil yang paling aman dan alami bisa diharapkan kalau memilih jenis yang sesuai dengan keluhan dan menjalani tindakan bersama dokter yang berpengalaman.
Apakah ini bermanfaat?
About this article
Ditulis oleh dokter estetika yang praktik dan ditujukan untuk edukasi umum — bukan pengganti saran medis individual.
Read next

Efek Filler Ellanse: Cara Kerja, Daya Tahan Tiap Tipe, dan Efek Samping Berdasarkan Bukti
Ellanse adalah filler yang memadukan mikrosfer PCL dan gel CMC untuk menghadirkan volume instan sekaligus merangsang produksi kolagen. Simak cara kerja, daya tahan, bukti efektivitas, hingga efek sampingnya berdasarkan data yang sudah diverifikasi.
By Dr. Lee

Radiesse dan CaHA: Cara Biostimulator Ini Membangun Kolagen Baru di Leher, Décolleté, dan Punggung Tangan
CaHA dalam Radiesse bekerja dua arah, mengisi volume seketika sekaligus merangsang produksi kolagen baru di leher, décolleté, dan punggung tangan. Artikel ini mengulas mekanisme kerja, bukti histologis dan klinis, durasi efek, perbandingan dengan biostimulator lain, kandidat yang tepat, dan efek samping termasuk nodul, dari sudut pandang klinis.
By Dr. Lee

Bekas Jerawat Cokelat yang Tak Kunjung Hilang: Penyebab PIH dan Cara Perawatan yang Terbukti Efektif
Noda cokelat yang tersisa setelah jerawat sembuh adalah PIH, bukan bekas luka, melainkan masalah pigmen. Artikel ini menjelaskan mengapa melanin menumpuk di area tersebut, mengapa hasilnya berbeda sesuai jenis kulit, bahan aktif apa yang telah terbukti secara klinis, dan mengapa laser justru bisa memperburuk kondisi ini.
By Dr. Lee