Ultherapy dan Shurink Universe, sama-sama HIFU tapi beda di mana sebenarnya?
By Dr. Lee7 min read

Kalau kamu lagi mencari informasi soal lifting, nama Ultherapy dan Shurink hampir pasti muncul bersamaan. Keduanya sama-sama mengencangkan wajah dengan gelombang ultrasound, tapi harganya bisa berbeda cukup jauh. Wajar kalau bingung apa yang membuatnya berbeda, atau apakah yang lebih mahal berarti lebih bagus.
Kalau dilihat gambaran besarnya, keduanya seperti dua sepupu. Sama-sama memusatkan gelombang ultrasound intensitas tinggi ke satu titik untuk memanaskan lapisan dalam kulit, lalu merangsang pembentukan kolagen baru sehingga elastisitas meningkat. Perbedaan utamanya ada di siapa yang membuatnya, ada-tidaknya pencitraan real-time, energi default, dan harga. Bukan soal mana yang lebih unggul, melainkan keduanya punya karakter yang berbeda. Kedalaman, pencitraan, energi, nyeri, dan harga akan dibahas satu per satu di bawah.

Shurink dan Ultherapy, mirip di prinsip tapi beda di mana?
Keduanya masuk kategori HIFU, yaitu high-intensity focused ultrasound atau ultrasound terfokus intensitas tinggi. Cara kerjanya mirip kaca pembesar yang mengumpulkan sinar matahari ke satu titik -- gelombang ultrasound difokuskan ke lapisan kulit tertentu, mulai dari dermis hingga lapisan yang lebih dalam, tanpa menyentuh permukaan. Titik terdalam yang jadi sasaran adalah lapisan SMAS, yaitu lapisan fascia yang menopang struktur wajah. Kalau lapisan ini distimulasi, kontur yang mulai kendur bisa terangkat kembali.
Perbedaannya ada di asal dan desainnya. Ultherapy adalah alat buatan Merz dari Amerika Serikat, yang sudah digunakan sejak lama dan dikenal sebagai yang pertama di kelasnya. Shurink Universe adalah buatan Classys dari Korea, yang menggunakan prinsip serupa dengan harga yang lebih terjangkau. Jadi perbandingan keduanya bukan soal perbedaan besar pada prinsip efek, melainkan pada detail seperti pencitraan, energi, dan harga.
Kedua alat ini sudah mendapat persetujuan MFDS Korea, bersifat non-invasif sehingga tidak meninggalkan bekas luka atau butuh pemulihan panjang. Itulah mengapa keduanya sering jadi pilihan pertama bagi orang yang ingin menangani kendur tanpa prosedur bedah. Perbedaan harga yang tidak kecil membuat banyak orang lebih hati-hati sebelum memilih. Tapi kalau sudah paham perbedaannya, pilihan jadi jauh lebih mudah. Yang penting bukan soal mana yang lebih mahal, melainkan mana yang lebih sesuai dengan kondisimu.

Sampai kedalaman berapa alat ini bisa menjangkau?
Kedalaman itu penting dalam lifting. Lapisan dermis yang lebih dangkal menangani kerutan halus dan tekstur kulit, sementara lapisan yang lebih dalam menangani kontur yang mulai kendur. Ultherapy menggunakan tiga kartrid untuk tiga kedalaman berbeda: 1,5 milimeter, 3,0 milimeter, dan 4,5 milimeter yang menargetkan lapisan SMAS. Keunggulannya ada di kemampuan menargetkan lapisan SMAS secara tepat dengan energi yang cukup kuat.
Shurink Universe menyediakan pilihan kedalaman yang lebih luas. Mulai dari 1,5 milimeter, 2,0, 3,0, 4,5 milimeter, ditambah kartrid 6,0 milimeter yang bisa menjangkau lapisan lemak lebih dalam, sehingga bisa dikombinasikan sesuai area yang ditangani. Bukan berarti salah satu lebih unggul -- Ultherapy menembak lapisan kunci dengan energi lebih kuat dan jelas, sementara Shurink menyediakan lebih banyak pilihan yang bisa disesuaikan per area. Banyaknya pilihan kedalaman tidak otomatis lebih baik. Yang penting adalah memilih kedalaman yang tepat sesuai kondisi kendur yang ada, dan penilaian itu adalah tugas dokter yang melakukan prosedur. Lebih penting dari jumlah opsi adalah apakah dokternya bisa memilih kedalaman yang benar-benar tepat untukmu. Kedalaman yang salah bisa membuat efek kurang optimal atau nyeri bertambah tanpa manfaat sepadan.

Pencitraan ultrasound real-time, seberapa besar pengaruhnya?
Perbedaan paling menonjol dari Ultherapy adalah fitur pencitraan ultrasound real-time. Saat prosedur berlangsung, dokter bisa melihat lapisan kulit secara langsung di layar dan memantau ke mana energi masuk. Ini membantu menghindari pembuluh darah atau tulang, sekaligus memastikan energi tepat pada lapisan yang dituju. Shurink tidak memiliki fitur ini, sehingga dokter mengandalkan pengalaman dan perasaan tangan untuk menentukan kedalaman yang tepat.
Dari sisi energi pun ada perbedaan. Ultherapy memiliki energi default yang cenderung lebih tinggi, sehingga memberikan stimulasi lebih jelas dalam satu sesi. Shurink punya energi default yang lebih rendah, lebih nyaman dan kurang nyeri, tapi untuk mendapat efek yang setara terkadang perlu menaikkan output atau menambah sesi. Tapi kalau mau jujur, perbedaan pencitraan dan energi default tidak lebih besar pengaruhnya dibanding bagaimana dokter merancang energi, jumlah tembakan, dan kedalaman. Alat yang sama bisa memberi hasil yang berbeda tergantung siapa yang menggunakannya dan bagaimana caranya. Pencitraan memang membantu keamanan dan presisi, tapi tidak bisa langsung disimpulkan bahwa tanpanya efeknya jauh lebih buruk. Dokter berpengalaman bisa menyesuaikan kedalaman dengan baik meski tanpa pencitraan. Pada akhirnya, pencitraan adalah alat bantu presisi, bukan jaminan hasil.

Hasilnya dan rasa nyerinya, apakah memang berbeda signifikan?
Gambaran besar efeknya serupa. Keduanya bukan langsung terasa setelah prosedur, melainkan kolagen yang perlahan terbentuk selama 2 sampai 3 bulan membuat elastisitas naik secara bertahap, dan efeknya biasanya bertahan sekitar 12 bulan. Hanya saja karakternya sedikit berbeda. Ultherapy dengan energi yang lebih dalam cenderung mengincar lifting yang lebih jelas dalam satu sesi, sehingga punya "tenaga ekstra" untuk kasus kendur yang sudah cukup nyata.
Shurink lebih ringan dari sisi nyeri dan harganya lebih terjangkau, cocok untuk mengelola kendur tahap awal atau menengah secara lebih lembut, atau bagi yang ingin rutin melakukannya lebih sering. Dari sisi nyeri, banyak ulasan menyebut Ultherapy lebih menyakitkan, sementara Shurink sering disebut "masih bisa ditahan." Ulasan yang beredar pun terbagi: Ultherapy disebut "sakit tapi setelahnya langsung terasa kencang," sementara Shurink disebut "nyaman dan bisa diulang tanpa beban." Tapi nyeri bisa dikurangi dengan krim anestesi atau obat pereda nyeri, jadi tidak perlu memilih yang efeknya lebih lemah semata-mata karena takut sakit. Lebih baik lihat dulu seberapa parah kendurnya, baru putuskan. Durasi efek juga bervariasi per orang tergantung kondisi kulit dan gaya hidup, jadi banyak yang melakukannya secara berkala daripada hanya sekali.

Harganya jauh beda, mana yang cocok untuk kondisiku?
Harga adalah perbedaan yang paling terasa langsung. Ultherapy memiliki harga premium karena statusnya sebagai yang pertama ditambah fitur pencitraan, sementara Shurink sebagai produk Korea memungkinkan perawatan area yang sama dengan biaya yang lebih terjangkau. Jadi pilihan tergantung pada apakah kamu ingin efek kuat dalam satu sesi, atau menekan biaya sambil rutin merawat secara berkala.
Tidak ada jawaban baku, tapi ada kriteria yang bisa jadi pegangan. Kalau kendur sudah terlihat jelas dan ingin perubahan yang nyata dalam satu sesi, Ultherapy lebih cocok. Kalau kendur masih tahap awal atau menengah dan ingin merawatnya secara berkala dengan nilai yang efisien, Shurink lebih masuk akal. Ada juga yang menggabungkan keduanya -- kendur yang dalam ditangani dengan Ultherapy, sementara tekstur dan perawatan rutin dilanjutkan dengan Shurink. Tabel berikut merangkum perbedaan utamanya.
| Kategori | Ultherapy | Shurink Universe |
|---|---|---|
| Asal | Merz, AS (asli) | Classys, Korea |
| Pencitraan real-time | Ada | Tidak ada |
| Kedalaman | 1,5 sampai 4,5 mm | 1,5 sampai 6,0 mm |
| Nyeri dan harga | Lebih nyeri, premium | Lebih nyaman, terjangkau |
Harga dua kali lebih mahal bukan berarti efeknya dua kali lebih baik. Kalau kondisi kulitmu cukup diatasi dengan Shurink, tidak perlu memilih yang lebih mahal. Sebaliknya, kalau kendur sudah cukup nyata, kekuatan energi dalam dari Ultherapy bisa sebanding dengan harganya.

Lalu, bagaimana cara memilih yang benar-benar pas?
Intinya, Shurink dan Ultherapy bukan soal mana yang menang atau kalah, melainkan dua sepupu yang punya kegunaan berbeda. Prinsip efek besarnya sama, perbedaannya ada di pencitraan, energi default, dan harga. Daripada langsung menganggap yang mahal pasti lebih baik, lebih rasional untuk memilih berdasarkan seberapa parah kendurnya, anggaran yang ada, dan berapa banyak nyeri yang bisa ditoleransi.
Satu hal lagi yang perlu diingat: alat apapun yang dipakai, hasilnya sangat ditentukan oleh tangan dokternya. Ultherapy dengan rancangan energi dan tembakan yang kurang tepat bisa memberikan efek lebih lemah, sementara Shurink yang dirancang dengan baik bisa memberi perubahan yang cukup jelas. Jadi daripada memilih berdasarkan nama alatnya, lebih penting menemukan dokter yang bisa menyesuaikan kedalaman dan energi untuk wajahmu secara spesifik. Lebih baik konfirmasi saat konsultasi bagaimana dokter membaca kondisi kulitmu, daripada memutuskan hanya dari ulasan atau harga. Jangan pula berharap perubahan drastis setelah satu sesi -- butuh beberapa bulan agar kolagen terbentuk dan hasilnya terlihat penuh. Kalau anggaran memungkinkan, menggunakan keduanya untuk area berbeda juga bisa jadi pilihan yang masuk akal. Pendekatan yang paling memuaskan biasanya bukan sekali selesai, melainkan perawatan yang disesuaikan dengan progres kendur secara berkala.
Apakah ini bermanfaat?
About this article
Ditulis oleh dokter estetika yang praktik dan ditujukan untuk edukasi umum — bukan pengganti saran medis individual.
Read next

Shurink Universe: Berapa Jauh Kulit Bisa Terangkat? Bukti dari Data Klinis
Seberapa efektif Shurink Universe untuk mengencangkan kulit wajah tanpa operasi? Cara kerja HIFU, efek lifting per area, nyeri yang perlu diantisipasi, dan perbedaannya dengan Ultherapy, semuanya berdasarkan data jurnal klinis, bukan sekadar klaim promosi.
By Dr. Kim

Thermage RF: Kolagen yang Sungguh Terbentuk Kembali, Mekanisme, Bukti Klinis, dan Siapa yang Benar-Benar Cocok
Cara kerja RF Thermage mengontraksi dan meregenerasi kolagen di lapisan dermis untuk mengencangkan kulit, durasi hasil berdasarkan data klinis, perbedaannya dengan Ultherapy, siapa kandidat terbaiknya, serta efek samping dan rasa nyeri, dari perspektif klinis.
By Dr. Kim

Rejuran Healer, Eye, HB: Apa Bedanya dan Mana yang Paling Sesuai untuk Kulit Anda?
Rejuran Healer, Eye (i), dan HB dibuat dari bahan PN yang sama, tapi berbeda di konsentrasi, viskositas, dan area target. Tabel perbandingan lengkap, perbedaan kandungan HA dan lidocaine, plus embossing dan downtime dijelaskan tanpa dilebih-lebihkan.
By Dr. Lee