prettytime
Acne

Bekas Merah Jerawat, Bedanya dengan Flek Cokelat dan Bopeng, sampai Perawatan Laser PDL

By Dr. Kim8 min read

Jerawat baru saja mereda, tapi di tempatnya sering muncul bekas kemerahan yang bertahan lama. Keropengnya sudah lepas, tapi bekas merahnya masih terlihat jelas, sampai terasa belum benar-benar sembuh. Ditutup dengan makeup pun tidak mudah, dan muncul kekhawatiran jangan sampai bekas ini berubah jadi bopeng permanen.

Kabar baiknya, bekas merah ini kebanyakan bukan bopeng, melainkan tanda yang akan memudar seiring waktu. Dalam istilah medis, ini disebut post inflammatory erythema, disingkat PIE. Saat peradangan jerawat mereda, pembuluh darah kecil di bawahnya ikut melebar, sehingga kulit terlihat kemerahan. Kondisi ini berbeda dari flek cokelat (PIH) dan juga berbeda dari bopeng yang cekung atau menonjol. Berikut penjelasan lengkap kenapa bekas merah ini muncul, berapa lama harus ditunggu, dan bagaimana cara meredakannya.

Apa Bedanya Bekas Merah Jerawat dengan Flek Cokelat dan Bopeng?

Bekas merah sering disalahartikan sebagai flek cokelat atau bopeng. Padahal, ketiganya berbeda penyebab dan cara penanganannya. Bekas merah adalah jejak peradangan jerawat, di mana pembuluh darah kecil di bawah kulit melebar sehingga warnanya terlihat kemerahan. Warnanya cenderung merah muda, dan permukaannya tetap halus.

Sebaliknya, flek cokelat bukan kemerahan, melainkan warna cokelat. Ini muncul karena kulit yang teriritasi memproduksi melanin secara berlebihan. Jadi, bekas merah adalah masalah pembuluh darah, sementara flek cokelat adalah masalah pigmen, dua hal yang akarnya berbeda. Bopeng lain lagi, ini bukan soal warna tapi soal tekstur kulit yang cekung atau menonjol sehingga terasa tidak rata saat disentuh.

Ada cara sederhana untuk membedakannya. Coba tekan bekasnya dengan ujung jari. Bekas merah akan sempat memutih lalu kembali merah, karena darah di pembuluh yang tertekan sempat terdorong keluar lalu kembali mengisi. Sementara flek cokelat dan bopeng warnanya tidak berubah walau ditekan. Tabel di bawah merangkum perbedaan ketiganya.

KategoriWarnaPenyebabPermukaan
Bekas merah (PIE)KemerahanPembuluh darah melebarHalus
Flek cokelat (PIH)CokelatMelanin berlebihHalus
BopengWarna kulit, kemerahanKerusakan dermisCekung atau menonjol

Ilustrasi proses peradangan jerawat melebarkan pembuluh darah kecil sehingga meninggalkan bekas merah

Kenapa Bekas Jerawat Bisa Meninggalkan Warna Merah?

Penyebab utamanya ada pada peradangan dan pembuluh darah. Saat jerawat sedang meradang dan bernanah, area itu mengalami peradangan yang cukup kuat. Tubuh lalu mengirim lebih banyak darah ke area tersebut untuk membantu proses penyembuhan, dan pembuluh darah kecil di sana pun melebar bahkan terbentuk pembuluh baru. Setelah jerawatnya mereda, pembuluh yang melebar ini tidak langsung mengecil, sehingga kulit masih terlihat kemerahan. Jerawat yang terlihat memang sudah hilang, tapi pembuluh darah ini butuh waktu untuk kembali normal. Ia bertahan sebentar seperti jejak peradangan, lalu perlahan mengecil seiring tubuh membereskannya sendiri.

Jadi bekas merah ini sebenarnya bukan pigmen, melainkan pembuluh darah yang terlihat dari luar. Semakin tipis dan transparan kulitnya, semakin jelas pembuluh darah merah di bawahnya terlihat. Pada kulit yang cenderung terang, bekas merah memang cenderung bertahan lebih lama dan lebih jelas terlihat. Sebaliknya, pada kulit yang lebih banyak melaninnya, iritasi yang sama lebih mudah berubah jadi flek cokelat.

Ada satu hal yang harus benar-benar dihindari. Memencet atau mengorek jerawat secara paksa akan membuat peradangan menyebar lebih dalam dan lebih luas. Akibatnya, pembuluh darah ikut melebar lebih banyak, dan bekas merahnya jadi lebih pekat serta bertahan lebih lama. Langkah pertama meredakan bekas merah adalah tidak memperbesar peradangan yang menjadi sumbernya.

Gambar ini merangkum berapa lama bekas merah jerawat memudar sendiri, tergantung tingkat keparahan jerawatnya. Bekas jerawat ringan biasanya hilang dalam 1 sampai 3 bulan, dan kalau jerawatnya sendiri sudah teratasi, bekas merah umumnya memudar dalam 3 sampai 6 bulan. Namun kalau pernah mengalami jerawat kistik yang parah dan bernanah, bekasnya bisa bertahan 1 sampai 2 tahun. Jadi tidak perlu terburu-buru kalau belum hilang dalam hitungan minggu.
Gambar ini merangkum berapa lama bekas merah jerawat memudar sendiri, tergantung tingkat keparahan jerawatnya. Bekas jerawat ringan biasanya hilang dalam 1 sampai 3 bulan, dan kalau jerawatnya sendiri sudah teratasi, bekas merah umumnya memudar dalam 3 sampai 6 bulan. Namun kalau pernah mengalami jerawat kistik yang parah dan bernanah, bekasnya bisa bertahan 1 sampai 2 tahun. Jadi tidak perlu terburu-buru kalau belum hilang dalam hitungan minggu.

Apakah Bisa Memudar Sendiri, dan Berapa Lama Harus Menunggu?

Untungnya, sebagian besar bekas merah akan memudar seiring waktu. Ini terjadi karena pembuluh darah yang melebar perlahan kembali ke ukuran normal, sehingga kemerahannya ikut hilang. Jadi bekas ini tidak akan bertahan seumur hidup seperti bopeng. Hanya saja, lama tidaknya sangat tergantung seberapa parah jerawat yang menyebabkannya.

Bekas jerawat ringan biasanya memudar dalam satu sampai dua bulan. Kalau jerawatnya sendiri sudah tertangani dengan baik, bekas merahnya umumnya berkurang jelas dalam 3 sampai 6 bulan. Tapi kalau pernah mengalami jerawat kistik yang parah dan bernanah, kemerahannya bisa bertahan 1 sampai 2 tahun. Bahkan pada sebagian orang, kalau dibiarkan tanpa perawatan, bisa bertahan sampai beberapa tahun. Warna kulit dan paparan sinar matahari juga berpengaruh. Kulit yang lebih terang membuat kemerahan lebih terlihat dan bertahan lebih lama, sementara paparan sinar matahari yang sering justru memperlambat pemulihan.

Jadi tidak perlu buru-buru kalau belum hilang dalam hitungan hari. Bekas merah memang jenis bekas yang memudar secara bertahap. Kalau ingin mempercepat prosesnya, atau kemerahannya terasa sangat lama bertahan, laser dan perawatan rumahan yang dijelaskan berikutnya bisa membantu. Yang paling penting selama bekas merah ini memudar adalah mencegah jerawat baru muncul lagi di tempat yang sama.

Alat laser vaskular seperti Excel V dan Vbeam

Bagaimana Cara Mengobati Bekas Merah Jerawat?

Karena bekas merah disebabkan pembuluh darah yang terlihat dari luar, penanganannya menggunakan laser yang menyasar pembuluh darah. Prinsipnya cukup sederhana. Darah merah di dalam pembuluh yang melebar menyerap panjang gelombang cahaya tertentu dengan baik. Ketika cahaya ini disorotkan, hanya pembuluh yang menyerap cahaya itu yang memanas dan mengecil, sementara kulit di sekitarnya tetap aman. Jadi hanya pembuluh darah yang tampak kemerahan saja yang ditangani secara spesifik.

Salah satu alat yang banyak dipakai adalah Vbeam. Alat ini menggunakan cahaya kuning 595nm, tergolong PDL atau pulsed dye laser, dan menjadi standar untuk mengatasi kemerahan. Excel V memakai dua panjang gelombang sekaligus, 532nm dan 1064nm, sehingga bisa menangani kemerahan dan flek bersamaan. Clarity II menggunakan 755nm dan 1064nm untuk merawat pembuluh darah sekaligus pigmen. Tabel di bawah merangkum panjang gelombang dan keunggulan masing-masing.

AlatPanjang gelombangKeunggulan
Vbeam595nmStandar kemerahan, dengan semprotan pendingin
Excel V532 / 1064nmMenangani pembuluh darah dan flek sekaligus
Clarity II755 / 1064nmUntuk pembuluh darah dan pigmen

Ini hasil penelitian yang membandingkan pemakaian laser resurfacing saja dengan kombinasi laser resurfacing ditambah PDL yang menyasar pembuluh darah. Dengan laser resurfacing saja, sekitar tujuh dari sepuluh orang mengalami perbaikan kemerahan. Setelah ditambah PDL, angkanya naik jadi hampir sembilan dari sepuluh orang. Artinya, PDL yang langsung menyasar pembuluh darah punya peran besar dalam meredakan bekas merah jerawat.
Ini hasil penelitian yang membandingkan pemakaian laser resurfacing saja dengan kombinasi laser resurfacing ditambah PDL yang menyasar pembuluh darah. Dengan laser resurfacing saja, sekitar tujuh dari sepuluh orang mengalami perbaikan kemerahan. Setelah ditambah PDL, angkanya naik jadi hampir sembilan dari sepuluh orang. Artinya, PDL yang langsung menyasar pembuluh darah punya peran besar dalam meredakan bekas merah jerawat.

Efektivitasnya juga sudah dibuktikan lewat penelitian. Pada studi yang menggunakan PDL 595nm seperti Vbeam sebanyak dua kali perawatan untuk bekas merah jerawat, 90% dari 20 peserta menunjukkan perbaikan. Karena itu, lebih baik menjalani beberapa sesi dengan jeda beberapa minggu daripada berharap bekasnya hilang total dalam satu kali perawatan.

Bagaimana Merawatnya di Rumah?

Perawatan di rumah sama pentingnya dengan laser dalam menentukan seberapa cepat bekas merah memudar. Hal yang paling penting adalah perlindungan dari sinar matahari. Sinar UV bisa merangsang ulang peradangan dan pembuluh darah, membuat kemerahan bertahan lebih lama, bahkan menambah flek cokelat di atasnya. Karena itu, tabir surya perlu dipakai setiap hari, sekalipun cuaca mendung atau sedang di dalam ruangan, dan diaplikasikan ulang secara rutin.

Kandungan skincare tertentu juga membantu. Niacinamide dan centella (ekstrak pegagan) bisa meredakan kemerahan dan iritasi. Azelaic acid membantu meredakan peradangan sekaligus pigmen. Namun, seefektif apa pun bahan ini, hasilnya tetap perlu didukung dengan tabir surya.

Sebaliknya, ada juga kebiasaan yang sebaiknya dihindari. Memencet atau mengorek bekas merah dengan tangan akan membuat kemerahannya makin pekat. Kebiasaan lain seperti eksfoliasi yang terlalu keras atau sauna panas yang membuat kulit memerah juga bisa memperparah kondisinya. Tabel di bawah merangkum yang membantu dan yang sebaiknya dihindari.

Yang membantuYang harus dihindari
Tabir surya setiap hariMemencet atau mengorek bekas
Niacinamide, centella (pegagan) menenangkanEksfoliasi keras
Azelaic acidSauna panas

Gambar ini menunjukkan bahwa perawatan PDL untuk bekas merah jerawat makin membaik seiring bertambahnya sesi. Setelah satu kali perawatan, bekasnya berkurang sekitar 25%. Setelah dua kali, berkurang sampai sekitar 58%, lebih dari separuh. Jadi lebih baik menjalani beberapa sesi dengan jeda beberapa minggu daripada berharap hilang sekaligus dalam satu kali perawatan.
Gambar ini menunjukkan bahwa perawatan PDL untuk bekas merah jerawat makin membaik seiring bertambahnya sesi. Setelah satu kali perawatan, bekasnya berkurang sekitar 25%. Setelah dua kali, berkurang sampai sekitar 58%, lebih dari separuh. Jadi lebih baik menjalani beberapa sesi dengan jeda beberapa minggu daripada berharap hilang sekaligus dalam satu kali perawatan.

Kenapa Penting Menanganinya Sebelum Berubah Jadi Bopeng?

Bekas merah sendiri sebagian besar bukan bopeng. Tapi kalau dibiarkan terlalu lama, bekas ini bisa berkembang jadi bopeng. Kemerahan yang masih ada kadang jadi tanda bahwa peradangan di bawahnya belum benar-benar reda. Kalau jerawat dan peradangan terus berulang di tempat yang sama, kolagen di dalam kulit bisa rusak dan berubah jadi bopeng yang cekung. Jadi, bekas merah dan bopeng sebenarnya bisa saling berkaitan, dan sulit dianggap sebagai dua hal yang sama sekali terpisah.

Karena itu, menanganinya sejak masih berupa kemerahan jauh lebih menguntungkan. Selama teksturnya belum cekung dan baru sebatas warna merah, tabir surya dan perawatan menenangkan saja sudah punya peluang besar memperbaikinya. Kalau kemerahannya bertahan lama atau cukup pekat, laser vaskular yang sudah dijelaskan sebelumnya bisa mempercepat pemulihan, dan hasilnya akan makin terlihat seiring bertambahnya jumlah sesi.

Yang justru berisiko adalah penanganan sendiri yang terburu-buru. Memakai produk yang terlalu keras karena panik melihat kemerahan, atau terus-menerus menyentuh bekasnya, malah bisa memperparah peradangan dan meningkatkan risiko bopeng. Menumpuk perawatan yang agresif sebelum kemerahannya benar-benar reda juga bisa mengiritasi kulit lagi dan memperlambat pemulihan. Jangan dipencet, lindungi dari sinar matahari, dan konsultasikan ke dokter bila perlu. Ini jalan tercepat untuk menanganinya sebelum berubah jadi bopeng permanen.

Apakah ini bermanfaat?

About this article

Ditulis oleh dokter estetika yang praktik dan ditujukan untuk edukasi umum — bukan pengganti saran medis individual.

Read next

Skincare

Kenapa Bintik Merah Cherry Angioma Muncul, dan Pilih Laser Vaskular atau Elektrokauter agar Hilang Tanpa Bekas?

Apa sebenarnya bintik merah cerah yang muncul di dada atau punggung, cherry angioma ini, kenapa jumlahnya bertambah seiring usia, bagaimana membedakannya dari tahi lalat, kutil, atau purpura, lalu antara laser vaskular seperti pulsed dye, KTP, dan long pulse Nd:YAG dengan elektrokauter, mana yang paling tepat untuk menghilangkannya serta cara mengurangi risiko bekas luka dan hiperpigmentasi, sampai kapan harus periksa ke dokter, semuanya dirangkum dengan mudah lewat data penelitian nyata.

By Dr. Kim

Skincare

Bekas Luka Keloid, Cara Mengurangi Kekambuhan dari Suntik Steroid dan Kombinasi 5-FU sampai Operasi dan Radiasi

Artikel ini membahas dengan mudah apa bedanya keloid dengan bekas luka hipertrofik, kenapa keloid muncul akibat kolagen yang tumbuh berlebihan, seberapa besar kombinasi suntik steroid dan 5-FU sebagai terapi awal mengurangi kekambuhan, apa kelebihan masing-masing dari silikon, kompresi, laser, dan cryotherapy, serta kenapa operasi tidak boleh dilakukan sendirian, semuanya berdasarkan angka dari penelitian asli.

By Dr. Kim

Back to articles