prettytime
Diet

Body Onda: efek, pendekatan tiap area, jumlah sesi, dan lama bertahan

By Dr. Kim8 min read

Lemak di perut atau lengan sering kali paling susah hilang meskipun sudah menjaga pola makan dan rutin berolahraga. Karena itu, belakangan makin banyak orang yang tertarik dengan perawatan seperti Body Onda, yang memanaskan area ini langsung dengan gelombang mikro untuk mengurangi lemak. Tanpa sayatan sama sekali, energi tetap bisa disalurkan ke lapisan lemak di bawah kulit, dan itulah yang membuat banyak orang penasaran.

Kata gelombang mikro mungkin langsung mengingatkan pada microwave dapur, jadi wajar kalau terasa asing dipakai ke tubuh. Namun begitu memahami prinsip kerjanya, jadi masuk akal mengapa hanya lemak yang dipanaskan, mengapa kulit ikut mengencang, dan mengapa hasilnya tidak muncul dalam satu kali perawatan saja. Berikut penjelasannya, dari mekanisme kerja, penerapan di tiap area tubuh, hingga jumlah sesi yang dibutuhkan.

Body Onda itu tindakan seperti apa?

Body Onda adalah alat pembentukan tubuh non-bedah yang menggunakan gelombang mikro, jenis gelombang elektromagnetik yang sama dengan yang dipakai microwave untuk memanaskan makanan, untuk menghantarkan panas ke lapisan lemak di bawah kulit. Alat berbentuk handpiece ditempelkan ke kulit dan digerakkan seperti mengusap di area yang menumpuk lemak sambil menyalurkan energi.

Ciri khas metode ini adalah tidak menggunakan jarum atau pisau bedah, sehingga tidak meninggalkan sayatan maupun bekas luka. Berbeda dari sedot lemak yang mengangkat lemak secara fisik, pendekatan ini memberi rangsangan panas ke sel lemak sehingga sel tersebut mengecil secara perlahan dengan sendirinya. Waktu pemulihannya pun relatif singkat.

Selama proses berlangsung, sensasinya lebih mirip kompres hangat, dan umumnya tidak memerlukan bius atau obat pereda nyeri. Karena tidak perlu masa pemulihan khusus untuk meredakan bengkak seperti pada sedot lemak yang biasanya memakan waktu 5 hingga 7 hari, banyak orang memilih perawatan ini di sela kesibukan sehari hari tanpa merasa terbebani.

Kenapa gelombang mikro hanya memanaskan lapisan lemak?

Kalau segelas air dimasukkan ke microwave, air itu cepat panas, sementara kertas kering hampir tidak menghangat. Ini terjadi karena gelombang mikro membuat molekul air bergetar dan menghasilkan panas gesekan, dan semakin banyak kandungan air, semakin kuat reaksinya. Namun, berapa lama panas itu bertahan adalah soal lain. Otot dan dermis yang kaya pembuluh darah cepat menyalurkan panas keluar sehingga cepat dingin kembali, sedangkan jaringan yang kandungan airnya sedikit tapi kaya lemak justru lambat menghantarkan panas, sehingga sekali menghangat, panasnya tidak mudah lepas dan malah bertahan di tempat itu.

Sel lemak memang lebih sedikit mengandung air dibanding jaringan lain sehingga reaksinya terhadap gelombang mikro relatif lebih lemah, tetapi sifat konduktivitas panasnya yang rendah membuat panas dari sekitarnya tidak mudah hilang dan justru menumpuk di sana. Body Onda dirancang dengan frekuensi dan kedalaman tertentu agar energi menembus lebih dalam ke lapisan lemak, bukan berhenti di permukaan kulit, dan sifat lemak yang lambat melepas panas ini membuat panas semakin terkumpul di lapisan lemak. Pada saat bersamaan, permukaan kulit dilindungi dengan sistem pendinginan sehingga lapisan lemak dipanaskan sementara kulit tetap aman dari risiko luka bakar selama perawatan.

Ketika sel lemak menerima rangsangan panas berulang seperti ini, kerusakan pada membran sel dan struktur di dalamnya perlahan menumpuk, dan hasilnya sel lemak dilaporkan bereaksi dengan mengecil secara bertahap. Yang penting dipahami, perubahan ini bukan hasil satu rangsangan kuat, melainkan akumulasi kecil yang terjadi selama 4 hingga 6 sesi.

Sel lemak yang rusak kemudian dibersihkan oleh makrofag, sel yang berperan seperti petugas kebersihan tubuh, yang menempel dan menyerapnya secara perlahan untuk dikeluarkan dari tubuh. Proses pembersihan ini sendiri butuh waktu, sehingga lingkar tubuh tidak langsung mengecil sehari setelah perawatan, melainkan berubah secara bertahap selama 4 hingga 8 minggu.

Pengencangan kulit yang menyertai berkurangnya lemak

Setelah menjalani Body Onda, banyak yang merasakan bukan hanya lemak berkurang, tapi kulit juga ikut terasa lebih kencang. Kedua perubahan ini muncul bersamaan karena panas tidak hanya menyentuh lapisan lemak, tetapi juga tersalur sampai ke dermis di atasnya.

Di dermis terdapat kolagen, protein yang berfungsi seperti tiang penyangga kulit. Saat menerima rangsangan panas, fibroblas, sel yang bertugas memproduksi kolagen, dilaporkan ikut terangsang dan meningkatkan produksi kolagen baru. Bisa dibayangkan seperti tiang lama yang perlahan diganti dengan tiang baru karena mendapat rangsangan.

Jadi, di lapisan lemak terjadi pengurangan jumlah sel, sementara di dermis di atasnya terjadi peningkatan kolagen, dan keduanya berlangsung dalam waktu yang sama. Peningkatan kolagen ini ikut menopang kulit agar tidak kendur akibat berkurangnya lemak, sehingga pengurangan lemak dan pengencangan kulit bukan dua hal yang berdiri sendiri, melainkan hasil dari satu rangsangan panas yang sama.

Tidak jarang terlihat kulit yang menggantung setelah seseorang berhasil menurunkan berat badan hanya lewat diet, karena lemaknya hilang tapi kulitnya tidak ikut menyesuaikan. Body Onda dirancang untuk mengurangi kekenduran semacam ini karena panasnya menyentuh lemak sekaligus merangsang kolagen di kulit di atasnya.

Apa beda perut, lengan, dan pinggang?

Meski memakai teknologi gelombang mikro yang sama, ketebalan lapisan lemak dan karakter kulit di tiap area berbeda, sehingga pendekatannya pun disesuaikan. Tiga alasan berikut menjelaskan perbedaan itu.

  • Perut memiliki lapisan lemak yang tebal dan area yang luas, sehingga energi perlu disalurkan merata dengan mengusap lebih lama di beberapa titik. Semakin tebal lapisan lemak, semakin lama waktu yang dibutuhkan agar panas menyebar merata hingga ke bagian dalam.
  • Lengan memiliki lapisan lemak yang relatif tipis dan kulit yang lebih sensitif, sehingga sering ditangani dengan daya yang lebih rendah dan dibagi menjadi 3 hingga 4 sesi yang lebih singkat. Di area yang tipis, panas lebih mudah menumpuk meski dengan energi yang sama, sehingga daya yang terlalu tinggi justru bisa menjadi rangsangan berlebihan.
  • Pinggang memiliki banyak lekukan dan lipatan, sehingga sudut penempelan handpiece dan jalur perpindahannya perlu diatur dengan cermat. Jika penempelan tidak merata, energi bisa terkonsentrasi di satu sisi saja sehingga hasilnya tidak konsisten antar area.

Pada akhirnya, alasan daya, waktu, dan cara menggerakkan alat diatur berbeda di tiap area adalah untuk menerapkan prinsip yang sama sesuai karakter jaringan masing-masing bagian tubuh. Karena ketebalan lemak, sensitivitas kulit, dan lekukan tubuh harus dinilai langsung dengan mata dan tangan pada saat itu juga, pengalaman dan keahlian yang menangani perawatan cukup berpengaruh terhadap hasilnya. Karena itu, dibanding memaksakan intensitas yang sama di semua area, cara yang lebih aman dan hasilnya lebih merata adalah menyesuaikan sambil memeriksa respons di tiap bagian.

Jumlah sesi dan jarak antar tindakan

Sel lemak tidak hilang hanya dengan satu kali rangsangan panas. Kerusakan perlu menumpuk terlebih dahulu, dan tubuh membutuhkan waktu untuk memproses kerusakan itu secara bertahap, sehingga perubahan baru terlihat setelah beberapa waktu. Karena itu, Body Onda umumnya dijalani dengan jarak 1 hingga 2 minggu antar sesi, dibagi menjadi 4 hingga 6 kali kunjungan.

Alasan jeda 1 hingga 2 minggu ini juga berkaitan dengan waktu pemrosesan tadi. Tubuh perlu diberi waktu untuk membersihkan sel lemak yang rusak akibat rangsangan sebelumnya, baru kemudian rangsangan berikutnya ditumpuk di atasnya agar efeknya bisa terakumulasi berlapis. Jika sesi dilakukan terlalu sering sebelum proses pembersihan selesai, justru bebannya bisa lebih besar bagi jaringan.

Perawatan ini bukan tentang mengharapkan perubahan besar dari satu kali kunjungan, melainkan lebih ke arah pemantauan bertahap, memperhatikan lingkar tubuh dan tekstur kulit yang berubah sedikit demi sedikit setiap sesi. Karena tubuh juga butuh waktu untuk memproses sel lemak yang rusak dan sisa metabolismenya, mengikuti jarak sesi yang dianjurkan dilaporkan lebih aman dan hasilnya lebih stabil dibanding memaksakan jadwal yang terlalu rapat.

Proses pembentukan kolagen baru juga membutuhkan waktu. Karena itu, efek pengencangan cenderung muncul lebih belakangan dibanding pengurangan lemak, biasanya terlihat secara bertahap dalam rentang 8 minggu hingga 6 bulan.

Lingkar pinggang terus menyusut seiring bertambahnya sesi, bukan selesai hanya dengan sekali datang. Rata-rata turun 1.3cm setelah sesi pertama, 2.6cm setelah sesi kedua, dan mencapai 3.8cm setelah sesi ketiga selesai. Pembagian menjadi beberapa sesi berjarak 4 minggu memang ada alasannya.
Lingkar pinggang terus menyusut seiring bertambahnya sesi, bukan selesai hanya dengan sekali datang. Rata-rata turun 1.3cm setelah sesi pertama, 2.6cm setelah sesi kedua, dan mencapai 3.8cm setelah sesi ketiga selesai. Pembagian menjadi beberapa sesi berjarak 4 minggu memang ada alasannya.

Berapa lama lemak yang berkurang bertahan?

Sel lemak yang sudah mengecil dilaporkan tidak akan tumbuh kembali menjadi sel baru, sehingga hasil dari perawatan ini cenderung bertahan cukup lama. Namun, sel lemak yang tersisa tetap bisa membesar, jadi kalau berat badan naik di kemudian hari, area tersebut bisa kembali terlihat lebih menonjol.

Efek pengencangan yang berasal dari kolagen relatif tidak bertahan selama efek pengurangan lemak. Kolagen juga mengalami proses metabolisme alami yang membuatnya berkurang seiring waktu, sehingga untuk menjaga kekencangan lebih lama, perawatan perawatan rutin secara berkala bisa membantu.

Perbedaan lama bertahan antara sel lemak dan kolagen ini terjadi karena sifat keduanya memang berbeda. Kolagen adalah protein yang terus menerus diproduksi dan diurai di dermis, sehingga jumlah yang sempat meningkat cenderung kembali ke level semula seiring waktu. Sementara itu, sel lemak yang sudah mengecil tidak akan terbentuk kembali, sehingga hasilnya jauh lebih bertahan lama.

Body Onda dilaporkan memberikan hasil yang lebih stabil bukan sebagai perawatan sekali jalan, melainkan ketika dibarengi dengan gaya hidup sehat seperti pola makan yang terjaga dan rutin berolahraga. Menjaga berat badan agar tidak naik turun drastis adalah cara paling pasti untuk memperpanjang lama bertahannya hasil.

Pada 2 hingga 4 minggu pertama setelah perawatan, lapisan lemak yang sempat dipanaskan sedang dalam proses dibersihkan secara bertahap oleh tubuh. Pada periode ini, minum air secara teratur dan melakukan aktivitas ringan seperti berjalan kaki dilaporkan dapat membantu proses pembuangan sisa metabolisme. Dibanding menurunkan berat badan drastis lewat diet ekstrem, lebih baik memperkuat perubahan yang sudah dibentuk perawatan ini secara perlahan lewat kebiasaan hidup sehari hari, karena cara ini lebih menguntungkan untuk menjaga hasil tetap bertahan lama.

Saat lemak perut dicubit dan diukur ketebalannya, perut bagian atas turun dari 29.6mm menjadi 20.6mm dan bagian bawah dari 34.6mm menjadi 21.9mm. Angka ini diukur 9 bulan setelah seluruh sesi selesai, artinya selama berat badan tidak naik banyak, hasilnya bertahan cukup lama.
Saat lemak perut dicubit dan diukur ketebalannya, perut bagian atas turun dari 29.6mm menjadi 20.6mm dan bagian bawah dari 34.6mm menjadi 21.9mm. Angka ini diukur 9 bulan setelah seluruh sesi selesai, artinya selama berat badan tidak naik banyak, hasilnya bertahan cukup lama.

References

Korean Dermatological Association, Ministry of Food and Drug Safety (MFDS), American Academy of Dermatology (AAD), and U.S. Food and Drug Administration (FDA).

Apakah ini bermanfaat?

About this article

Ditulis oleh dokter estetika yang praktik dan ditujukan untuk edukasi umum — bukan pengganti saran medis individual.

Read next

Diet

Ulfit Body HIFU: Efek Mengurangi Lemak dan Berapa Sesi yang Dibutuhkan

Ulfit Body HIFU adalah prosedur perawatan tubuh non bedah yang memusatkan panas ultrasound hanya pada lapisan lemak di bawah kulit, sehingga sel lemak mengecil secara bertahap. Artikel ini membahas kenapa ultrasound cuma memanaskan lapisan lemak, bagaimana lemak yang rusak dikeluarkan dari tubuh, apa bedanya pengaturan HIFU wajah dengan tubuh, serta berapa kali sesi dan berapa lama hasilnya bertahan.

By Dr. Kim

Diet

Bodyonda untuk Perut Pascamelahirkan: Efek, Urutan Pengurangan Lemak dan Pengencangan Kulit

Bodyonda memanaskan lapisan lemak di bawah kulit secara selektif dengan energi gelombang mikro sehingga sel lemak pecah, sekaligus mengencangkan serat kolagen di dermis untuk mengembalikan elastisitas kulit. Artikel ini menjelaskan urutan kedua reaksi tersebut pada area seperti perut pascamelahirkan, yang biasanya menyimpan masalah lemak dan kekenduran kulit bersamaan.

By Dr. Lee

Lifting

Efek Gelombang Mikro Onda: Berapa Sesi dan Berapa Lama Bertahan?

Onda adalah alat yang menghangatkan lapisan dalam kulit dengan gelombang mikro, jenis gelombang elektromagnetik yang sama seperti pada microwave, sehingga bekerja pada sel lemak dan kolagen secara bersamaan. Artikel ini mengupas dengan bahasa sederhana kenapa gelombang mikro bisa menembus sampai lapisan lemak, dan kenapa pengurangan lemak serta perbaikan kekencangan kulit bisa terjadi bersamaan dalam satu kali perawatan.

By Dr. Kim

Back to articles