prettytime
Filler

Filler Lobus Telinga Turun dan Telinga Menempel: Dosis, Sudut, Daya Tahan, dan Efek Samping Berdasarkan Bukti

By Dr. Lee7 min read

Ada pasien yang datang berkonsultasi karena bentuk telinganya. Alasan yang paling sering adalah lobus telinga (earlobe) yang tipis dan turun sehingga terlihat kurang berisi, atau telinga yang menempel rapat ke kepala saat dilihat dari depan sehingga kesannya kurang lega. Ada juga kepercayaan lama bahwa lobus telinga yang berisi membawa keberuntungan, sehingga tidak sedikit orang yang ingin menambah volume pada lobus telinga yang menipis seiring bertambahnya usia.

Belakangan ini, kedua masalah tersebut sama-sama didekati dengan filler asam hialuronat (HA). Untuk lobus telinga, filler disuntikkan untuk menambah volume, sedangkan untuk telinga yang menempel, filler disuntikkan ke area cekung di belakang telinga untuk membuka sudutnya. Namun, perubahan yang bisa dihasilkan filler dan batasannya perlu dipahami dengan jelas. Artikel ini merangkum dosis suntikan, lama efek bertahan, hingga efek samping berdasarkan data penelitian yang sebenarnya.

Lobus telinga hanya terdiri dari kulit, lemak, dan jaringan ikat tanpa otot maupun tulang, sehingga volumenya bisa berkurang lebih cepat dibanding wajah seiring bertambahnya usia

Mengapa Orang Mencari Filler untuk Lobus Telinga Turun dan Telinga Menempel?

Ada dua alasan lobus telinga menjadi tipis dan turun. Bisa karena bawaan lahir yang memang kurang berisi, atau karena kolagen dan lemak di dalam kulit berkurang seiring bertambahnya usia. Lobus telinga tidak memiliki otot maupun tulang, hanya terdiri dari kulit, lemak, dan jaringan ikat. Karena itu, volumenya justru lebih mudah dan lebih cepat berkurang dibanding wajah.

Telinga yang tampak menempel rapat ke kepala adalah persoalan yang berbeda. Ini terjadi karena tulang rawan telinga, jaringan lunak yang membentuk telinga, tumbuh dengan sudut yang memang sudah miring ke belakang sejak lahir. Karena telinga jadi kurang terlihat dari depan, kesannya bisa terasa kurang lega.

Kepercayaan lama bahwa lobus telinga yang lebih berisi membawa lebih banyak keberuntungan turut mendorong minat terhadap prosedur ini. Sebuah penelitian pada pasien di Tiongkok bahkan menyebutkan bahwa lobus telinga yang berisi secara tradisional dianggap sebagai simbol kemakmuran, dan ini menjadi salah satu alasan orang mencari filler. Ini bukan dasar medis, melainkan sekadar latar belakang untuk memahami mengapa banyak orang menginginkan tambahan volume.

Dalam penelitian filler lobus telinga, hanya 0,3 hingga 0,5 mL yang disuntikkan ke bagian tengah lobus telinga, dan efeknya bertahan mulai dari 6 hingga 9 bulan
Dalam penelitian filler lobus telinga, hanya 0,3 hingga 0,5 mL yang disuntikkan ke bagian tengah lobus telinga, dan efeknya bertahan mulai dari 6 hingga 9 bulan

Berapa Banyak dan Bagaimana Filler Lobus Telinga Disuntikkan?

Cara filler lobus telinga cukup sederhana. Filler HA disuntikkan sedikit demi sedikit ke bagian tengah lobus telinga menggunakan jarum halus atau kanula untuk menambah volume. Jumlah yang disuntikkan pun tidak banyak. Dalam penelitian pada 19 pasien asal Tiongkok dengan 38 telinga, hanya digunakan 0,3 hingga 0,5 mL per telinga, jumlah yang sangat sedikit sehingga hampir tidak terlihat kasat mata.

Efeknya langsung terlihat begitu selesai disuntikkan. Bentuk lobus telinga dilaporkan membaik secara nyata pada seluruh 38 telinga yang diteliti. Efek ini bertahan sekitar 6 hingga 9 bulan, dan efek samping yang muncul hanya memar ringan pada 3 telinga, yang pun hilang dalam waktu seminggu.

Penelitian lain yang lebih baru menambahkan satu langkah. Filler HA dengan ikatan silang (cross-link) yang kuat, seperti jaring rapat yang mempertahankan bentuknya dengan baik, digunakan untuk mengisi volume di lapisan dalam, kemudian skin booster yang memberi kelembapan ditambahkan pada lapisan yang lebih dangkal. Dengan kombinasi ini, tidak hanya volume yang membaik, tetapi tekstur dan kelembapan kulit juga dilaporkan ikut meningkat. Apa pun metodenya, jumlah yang disuntikkan tetap sedikit, sehingga prosedur ini tergolong ringan.

Sebelum dan sesudah filler telinga menempel, sudut antara telinga dan kepala melebar sehingga telinga terlihat lebih menonjol

Sejauh Mana Filler Bisa Membuka Sudut Telinga yang Menempel, dan Apa Batasnya?

Telinga menempel adalah kondisi ketika sudut antara telinga dan kepala, yang disebut sudut kepala-telinga, lebih sempit dari kondisi normal. Bayangkan pintu yang hanya terbuka sedikit, tidak terbuka lebar. Karena prosedur ini membuat telinga sedikit terangkat dan lebih menonjol, belakangan banyak juga yang menyebutnya sebagai filler telinga elf. Untuk melebarkan sudut ini, filler tidak disuntikkan ke lobus telinga, melainkan ke lekukan di bagian belakang tempat telinga bertemu dengan kepala.

Dalam penelitian pada 46 pasien asal Tiongkok dengan 92 telinga, jarum dimasukkan tegak lurus ke lekukan tersebut, dan filler disuntikkan tepat di atas periosteum, yaitu selaput tipis yang membungkus tulang. Jumlah yang disuntikkan per telinga adalah 2 hingga 4 mL, jauh lebih banyak dibanding filler lobus telinga, karena area ini harus mendorong seluruh telinga ke depan.

Namun, ada batasan yang perlu dipahami dengan jelas. Filler ini bekerja dengan mengisi ruang di belakang telinga sehingga mendorong telinga ke depan, bukan mengubah bentuk tulang rawan yang miring ke belakang itu sendiri. Jika tulang rawan sangat terpuntir atau struktur lipatan di bagian dalam telinga tidak jelas terbentuk, kondisi ini lebih cocok ditangani dengan otoplasti, yaitu operasi yang membentuk ulang dan menjahit tulang rawan secara langsung, dibanding dengan filler. Karena itu, langkah pertama adalah memastikan apakah kondisi telinga memang bisa ditangani dengan filler.

Berikut perbandingan filler lobus telinga dan filler telinga menempel.

KategoriFiller Lobus TelingaFiller Telinga Menempel
TujuanMenambah volumeMengoreksi sudut
Lokasi suntikTengah lobus telingaLekukan belakang telinga
Dosis sekali suntik0,3~0,5 mL2~4 mL
PerubahanVolume langsung bertambahSudut langsung membuka
BatasanStruktur tulang rawan tetapTulang rawan tetap

Setelah filler telinga menempel, sudut antara telinga dan kepala melebar dari sekitar 35 derajat sebelum prosedur menjadi sekitar 54 derajat satu bulan kemudian
Setelah filler telinga menempel, sudut antara telinga dan kepala melebar dari sekitar 35 derajat sebelum prosedur menjadi sekitar 54 derajat satu bulan kemudian

Seberapa Besar Efek Filler Telinga Menempel?

Penelitian pada 92 telinga yang disebutkan sebelumnya benar-benar mengukur perubahan sudut ini. Sebelum prosedur, sudut kepala-telinga rata-rata berkisar antara 35 hingga 36 derajat, kemudian satu bulan setelah prosedur melebar hingga sekitar 54 derajat. Ibaratnya, pintu yang tadinya hanya terbuka sedikit kini terbuka jauh lebih lebar.

Masalahnya, sudut ini kembali menyempit seiring waktu. Pada kelompok yang tidak menjalani suntikan tambahan, efeknya terlihat berkurang secara nyata setelah sekitar 6 bulan. Sebaliknya, pada kelompok yang mendapat suntikan ulang sebanyak 30 hingga 50% dari dosis awal antara bulan ke-3 dan bulan ke-10, perbaikan bertahan hingga 1 sampai 1,5 tahun.

Hasil skala kepuasan yang dinilai bersama oleh pasien dan dokter juga baik. Lebih dari 90% pada kelompok yang mendapat suntikan tambahan, dan lebih dari 70% pada kelompok tanpa suntikan tambahan, menyatakan "banyak membaik". Namun, hasil ini hanya mencerminkan respons awal dan daya tahan jangka pendek, sementara apakah bentuk telinga akan kembali seperti semula setelah filler benar-benar habis masih perlu diamati lebih lanjut.

Prosedur filler telinga dengan jarum halus yang menyuntikkan filler asam hialuronat sedikit demi sedikit

Adakah Efek Samping Serius, dan Mengapa Perlu Berhati-hati?

Area sekitar telinga memiliki jaringan pembuluh darah yang saling terhubung erat. Penelitian diseksi kadaver terbaru menemukan bahwa arteri auricular posterior, yaitu pembuluh darah yang mengalir di belakang telinga, memiliki banyak jalur penghubung dengan arteri temporal di sisi kepala. Sederhananya, pembuluh darah di telinga terhubung dengan pembuluh darah di mata dan kepala melalui banyak jalur seperti peta jalan.

Karena itu, meski jarang, ada juga laporan kejadian serius. Seorang wanita berusia 45 tahun hampir kehilangan penglihatan pada salah satu matanya segera setelah mendapat suntikan filler HA di telinga. Diketahui bahwa filler mengalir mundur melalui pembuluh darah dan menyumbat pembuluh darah menuju mata. Penglihatannya baru pulih sebagian setelah mendapat kombinasi hialuronidase, enzim yang melarutkan filler, bersama steroid dan terapi oksigen hiperbarik.

Kejadian seperti ini memang tidak sering terjadi, tetapi justru karena itu, pengetahuan anatomi yang tepat dan keterampilan penyuntik sangat penting. Jika muncul nyeri yang tidak tertahankan, kulit yang tiba-tiba memucat, atau penglihatan yang mendadak kabur selama atau segera setelah prosedur, segera beri tahu dokter. Perlu diingat juga bahwa filler HA bisa dilarutkan kembali dengan hialuronidase jika terjadi masalah.

Reaksi yang paling umum setelah prosedur adalah nyeri ringan, bengkak, dan memar yang sebagian besar mereda dalam beberapa hari
Reaksi yang paling umum setelah prosedur adalah nyeri ringan, bengkak, dan memar yang sebagian besar mereda dalam beberapa hari

Seberapa Sering Efek Samping Ringan Muncul?

Berbeda dengan kasus serius yang terdengar menakutkan tadi, reaksi yang paling sering muncul justru jauh lebih ringan. Berdasarkan penelitian pada 92 telinga yang disebutkan sebelumnya, nyeri (89%) dan bengkak (87%) adalah reaksi paling umum, dan sebagian besar mereda dalam 1 hingga 3 hari. Memar muncul pada sekitar separuh kasus, dengan waktu pemulihan sedikit lebih dari seminggu.

Kemerahan atau gatal relatif jarang terjadi, dan jika muncul pun hilang dalam beberapa hari. Dalam penelitian yang sama, tidak ada satu pun kasus efek samping serius seperti penyumbatan pembuluh darah, infeksi, atau nodul. Artinya, pada sebagian besar kasus, yang muncul hanyalah reaksi ringan yang mereda dalam beberapa hari, sementara kejadian serius yang jarang terjadi adalah persoalan yang terpisah.

Baik untuk lobus telinga maupun telinga menempel, hal terpenting saat mempertimbangkan filler adalah memilih penyuntik yang benar-benar memahami anatomi area ini. Semakin sedikit jumlah yang disuntikkan dan semakin perlahan diberikan secara bertahap, semakin aman prosedurnya. Baik ingin menambah volume pada lobus telinga yang turun, maupun membuka sedikit sudut telinga yang terasa menempel, sebaiknya konsultasikan dulu apakah kondisi telinga memang cocok ditangani dengan filler sebelum memulai, demi hasil dan keamanan yang lebih baik.

Apakah ini bermanfaat?

About this article

Ditulis oleh dokter estetika yang praktik dan ditujukan untuk edukasi umum — bukan pengganti saran medis individual.

Read next

Filler

Efek dan Daya Tahan Filler Bibir, Efek Samping, serta Jenis Gel yang Cocok untuk Bibir

Rangkuman efek dan daya tahan filler bibir, efek samping seperti benjolan dan asimetri, serta jenis gel filler yang cocok untuk area yang aktif bergerak seperti bibir. Membahas cara membentuk busur Cupid dan sudut bibir, tren volume kecil, hingga komplikasi pembuluh darah dan keamanan hialuronidase berdasarkan angka dari penelitian nyata.

By Dr. Lee

Back to articles