Volnewmer RF Monopolar: Efeknya Sampai Mana dan Apakah Lebih Ringan dari Thermage?
By Dr. Kim6 min read

Ketika kulit mulai kendur dan elastisitasnya berkurang, banyak orang mulai mencari cara mengencangkan tanpa harus operasi. Belakangan, nama Volnewmer semakin sering muncul di klinik-klinik kecantikan. Perangkat RF buatan Korea ini oleh sebagian orang disebut "K-Thermage", bahkan ada klaim cukup sekali treatment dan hasilnya bisa bertahan satu tahun. Kedengarannya menarik, tapi wajar kalau Anda ingin tahu apakah klaim itu benar-benar didukung bukti.
Intinya: Volnewmer adalah perangkat RF lifting dari kategori yang sama dengan Thermage. Cara kerjanya hampir identik, frekuensinya pun serupa. Perbedaan terbesarnya ada pada metode pendinginan kulit, yang membuat sensasi selama treatment terasa lebih nyaman. Tapi nyaman bukan berarti lebih efektif, dan penelitian klinis yang secara khusus menguji Volnewmer sampai saat ini baru ada satu, dengan 22 peserta. Di bawah ini saya akan uraikan cara kerjanya, apa yang penelitian benar-benar katakan, dan bagaimana membedakan klaim pemasaran dari fakta.

Apa Itu Volnewmer dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Volnewmer adalah perangkat RF lifting yang diproduksi oleh Classys, perusahaan medis asal Korea. RF, atau radiofrequency, adalah energi listrik yang dialirkan ke lapisan dalam kulit untuk menghasilkan panas, dan panas itulah yang merangsang produksi kolagen.
Lebih spesifik lagi, Volnewmer menggunakan metode monopolar dengan frekuensi 6,78 megahertz. Konfigurasi ini hampir persis sama dengan Thermage. Karena itu, keduanya bisa dianggap berasal dari "keluarga" teknologi yang sama. Perbedaan paling mencolok ada pada cara mendinginkan permukaan kulit: Thermage menggunakan semburan gas dingin untuk melindungi lapisan luar kulit, sementara Volnewmer memakai sistem pendinginan air, yang membuat sensasinya terasa lebih lembut selama prosedur berlangsung. Treatment ini tidak memerlukan sayatan, biasanya cukup satu sesi, dan waktu pemulihannya minimal.
Satu hal yang perlu dipahami: Volnewmer sudah mendapat izin dari BPOM Korea dan FDA Amerika Serikat pada 2024, tapi izin tersebut masuk dalam kategori perangkat bedah listrik serbaguna, bukan khusus perangkat kecantikan. Izin edar artinya perangkat ini aman digunakan, bukan berarti efeknya sebagai alat lifting sudah terbukti secara klinis.

Bagaimana RF Bisa Mengencangkan Kulit?
Prinsipnya cukup sederhana. Kolagen adalah protein, dan ketika terkena panas, ia berkontraksi, mirip seperti karet yang mengerut saat dipanaskan. Itulah mengapa kulit terasa sedikit lebih kencang segera setelah treatment.
Setelah itu, proses yang lebih penting mulai berjalan. Kulit yang terpapar panas ringan akan merangsang pembentukan kolagen baru selama beberapa bulan ke depan. Seiring kolagen baru terbentuk, kulit menjadi lebih padat dan kerutan halus mulai memudar. Di sinilah suhu menjadi faktor krusial. Seperti terlihat pada grafik di atas, suhu dermis yang ideal berkisar antara 42 hingga 65 derajat Celsius untuk memicu regenerasi kolagen. Jika terlalu panas, jaringan lemak dan saraf di bawahnya bisa ikut terdampak. Karena itu, keseimbangan antara memanaskan lapisan dalam dan mendinginkan permukaan kulit sangat menentukan, dan sistem pendinginan air Volnewmer berfungsi tepat untuk menjaga lapisan permukaan tersebut.
Hasilnya pun tidak muncul dalam semalam. Karena pembentukan kolagen membutuhkan waktu, perubahan yang signifikan biasanya baru terasa setelah satu hingga dua bulan, dan bisa berlanjut hingga enam bulan. Justru ini bukan hal buruk: perubahan yang bertahap membuat hasilnya terlihat alami tanpa tanda-tanda yang mencolok bahwa Anda baru saja menjalani prosedur estetik.

Apakah Volnewmer Benar-Benar Efektif Dibanding Thermage?
Ini pertanyaan yang paling banyak ditanyakan, dan untungnya ada satu penelitian yang membandingkan keduanya secara langsung pada orang yang sama. Wajah peserta dibagi dua: satu sisi menerima Volnewmer, sisi lainnya Thermage. Hasilnya dipantau selama 8 minggu, dengan 22 peserta.
Hasil yang paling jelas adalah pada nyeri. Seperti terlihat pada grafik di atas, skor nyeri Volnewmer adalah 4,5 dari 10, dibanding 8,4 untuk Thermage. Volnewmer memang terasa lebih ringan. Klaim bahwa pendinginan air mengurangi nyeri, setidaknya dalam penelitian ini, terbukti. Untuk kepadatan kulit, sisi Volnewmer meningkat sekitar 8,3%, sementara sisi Thermage sekitar 6,6%, dengan keunggulan kecil untuk Volnewmer. Pengurangan pori juga sedikit lebih baik di sisi Volnewmer.
Tapi ada hal penting yang perlu disampaikan dengan jujur. Untuk efek lifting, yang paling banyak dicari orang, yaitu perbaikan pada kulit yang kendur dan perubahan volume, tidak ditemukan perbedaan yang bermakna antara kedua perangkat. Jadi, klaim bahwa Volnewmer lebih tidak sakit itu benar, tapi klaim bahwa ia mengencangkan lebih baik tidak didukung oleh penelitian ini. Ditambah lagi, ini adalah penelitian kecil dengan 22 orang yang dipantau hanya 8 minggu, sehingga kesimpulan yang terlalu jauh tidak bisa ditarik dari angka-angka ini.

Seberapa Kuat Bukti yang Ada?
Penting untuk mundur sejenak dan melihat gambaran bukti secara keseluruhan. Penelitian 22 orang yang disebutkan tadi adalah satu-satunya uji klinis yang secara khusus menguji Volnewmer. Ada satu penelitian lain yang pernah ada, tapi sudah ditarik resmi dari jurnal ilmiah dan tidak bisa lagi dijadikan referensi. Artinya, bukti yang secara eksklusif mendukung Volnewmer sangat terbatas dari sisi jumlah dan durasi.
Ini bukan berarti RF lifting secara umum tidak memiliki dasar. Seperti terlihat pada grafik di atas, kalau kita memperluas ke seluruh kategori RF monopolar yang satu teknologi dengan Volnewmer, buktinya jauh lebih banyak. Analisis gabungan dari beberapa penelitian mencakup 1.230 pasien, dengan tingkat kepuasan antara 82 hingga 100% dan tidak ada efek samping serius yang dilaporkan. Penelitian skala kecil terpisah bahkan melaporkan perbaikan kerutan lebih dari 90%.
Kesimpulannya: konsep mengencangkan kulit dengan RF memang memiliki dasar bukti yang cukup. Yang belum terbukti adalah keunggulan spesifik Volnewmer atas perangkat lain. Karena itu, klaim seperti "sekali treatment bertahan setahun" atau "mengalahkan Thermage" perlu dicermati. Perlu dicatat pula bahwa website resmi Volnewmer tidak mencantumkan satu pun makalah klinis, dan label seperti "K-Thermage" atau "RF generasi ke-4" bukan istilah resmi produsen, melainkan nama pemasaran yang beredar di pasaran.

Efek Samping dan Siapa yang Cocok Menjalaninya?
Dari sisi efek samping, Volnewmer umumnya tergolong ringan. Yang paling umum adalah kemerahan, sedikit bengkak, dan sensasi hangat segera setelah treatment, dan biasanya mereda dalam beberapa hari. Efek serius jarang terjadi, tapi jika energi diberikan terlalu kuat, bisa menyebabkan luka bakar, berkurangnya lemak di pipi sehingga wajah tampak cekung, atau mati rasa sementara. Karena itu, intensitas yang tepat lebih penting dari intensitas yang maksimal, dan pengalaman operator sangat menentukan hasil akhirnya.
Ada juga kondisi tertentu yang membuat seseorang sebaiknya tidak menjalani treatment ini: memiliki perangkat medis elektronik seperti pacu jantung, ada implan logam di area yang akan dirawat, sedang hamil, atau ada infeksi aktif di area tersebut.
Lalu, siapa yang paling cocok? Volnewmer paling sesuai untuk kulit yang mengalami penurunan elastisitas ringan hingga sedang dan kerutan halus. Keunggulan pendinginan air jadi nilai lebih nyata bagi mereka yang selama ini ragu mencoba karena takut nyeri. Sebaliknya, untuk kendur yang lebih berat atau penurunan kontur yang sudah dalam, RF saja mungkin tidak cukup. Dalam kasus seperti itu, perlu didiskusikan juga opsi lain seperti filler kontur, benang, atau prosedur bedah.
Jika Anda memutuskan untuk mencoba, jangan berharap melihat hasil besar di hari yang sama. Cara terbaik menilai hasilnya adalah menunggu satu hingga dua bulan, lalu membandingkan foto dari sudut yang sama sebelum dan sesudah treatment.
Apakah ini bermanfaat?
About this article
Ditulis oleh dokter estetika yang praktik dan ditujukan untuk edukasi umum — bukan pengganti saran medis individual.
Read next

Coolfase RF Lifting: Apakah Pendinginan Langsung Benar-Benar Mengurangi Nyeri?
Apa itu Coolfase, apakah pendinginan langsung DCC benar-benar mengurangi nyeri dibanding Thermage atau Volnewmer, seberapa jauh efeknya berdasarkan penelitian yang ada, dan mengapa belum ada uji klinis khusus Coolfase yang perlu Anda ketahui sebelum mencoba.
By Dr. Lee

Shurink Universe: Berapa Jauh Kulit Bisa Terangkat? Bukti dari Data Klinis
Seberapa efektif Shurink Universe untuk mengencangkan kulit wajah tanpa operasi? Cara kerja HIFU, efek lifting per area, nyeri yang perlu diantisipasi, dan perbedaannya dengan Ultherapy, semuanya berdasarkan data jurnal klinis, bukan sekadar klaim promosi.
By Dr. Kim

Pico Toning untuk Flek dan Melasma: Apakah Benar-Benar Efektif?
Bagaimana pico toning bekerja, mengapa panjang gelombang menentukan hasil pada jenis flek yang berbeda, seberapa efektif pada melasma berdasarkan penelitian yang ada, dan apa risiko yang perlu diketahui sebelum memulai.
By Dr. Lee