Laser Kemerahan Wajah, Alat Pembuluh Darah dan Berapa Kali Perawatan agar Rona Merah dan Pembuluh Halus Memudar
By Dr. Lee8 min read

Pipi yang selalu merah, pembuluh darah halus yang terlihat di samping hidung, atau wajah yang cepat memerah hanya karena sedikit kepanasan, sering membuat orang jadi tidak percaya diri karena sulit ditutupi dengan make up. Kemerahan seperti ini ada batasnya kalau hanya diatasi dengan produk oles, sehingga laser dan terapi cahaya yang menargetkan pembuluh darah secara langsung banyak digunakan.
Laser efektif mengatasi kemerahan karena prinsip kerjanya jelas. Cara kerjanya adalah memanaskan dan menggumpalkan hemoglobin di dalam pembuluh darah yang melebar, sehingga pembuluh yang membuat wajah terlihat merah berkurang. Namun kemerahan punya beberapa jenis dan setiap alat punya keunggulan di area yang berbeda, jadi penting memilih alat yang sesuai dengan jenis kemerahan yang dialami. Berikut dijelaskan satu per satu berdasarkan penelitian asli, bagaimana prinsip kemerahan bisa berkurang, apa keunggulan tiap alat, alat apa yang cocok untuk setiap jenis kemerahan, serta berapa kali perawatan dan bagaimana masa pemulihannya.

Mengapa Kulit Wajah Bisa Terlihat Kemerahan?
Wajah terlihat kemerahan karena pembuluh darah di dekat permukaan kulit melebar atau bertambah banyak, sehingga warna merahnya tampak dari luar. Secara garis besar ada tiga jenis. Pertama, kemerahan difus yaitu warna merah samar yang menyebar di seluruh pipi. Kedua, telangiektasis yaitu garis merah halus yang terlihat jelas. Ketiga, kemerahan reaktif yaitu wajah yang cepat memerah saat terkena rangsangan lalu mereda kembali.
Prinsip laser mengurangi kemerahan sebenarnya sederhana. Darah merah di dalam pembuluh yang melebar menyerap cahaya kuning dan hijau (532 sampai 595 nm) dengan baik. Saat cahaya ini ditembakkan, hanya pembuluh darah yang menyerap cahaya yang memanas dan menyusut, sementara kulit di sekitarnya tetap aman. Jadi hanya pembuluh darah yang membuat wajah terlihat merah yang ditargetkan dan dihilangkan.
Berbeda dari laser flek yang menargetkan pigmen coklat, laser kemerahan menargetkan darah merah di dalam pembuluh darah. Kedalaman jangkauannya pun berbeda tergantung warna cahaya. Cahaya pendek seperti hijau memiliki daya serap kuat tetapi hanya menjangkau lapisan dangkal, sehingga cocok untuk pembuluh halus di permukaan. Sementara cahaya panjang yang mendekati warna merah menjangkau lebih dalam, sehingga cocok untuk pembuluh yang tebal dan dalam. Karena itu, alat yang digunakan berbeda tergantung apakah kemerahan berada di lapisan dangkal atau dalam.

Apa Saja Jenis Laser dan Apa Keunggulannya?
Ada empat jenis alat utama yang digunakan untuk mengatasi kemerahan wajah.
Pertama, laser PDL yang dikenal luas dengan nama Vbeam. Alat ini menggunakan cahaya kuning 595 nm yang diserap dengan baik oleh pembuluh darah merah, sehingga hanya pembuluh darah yang ditargetkan dan dikurangi. Laser ini menjadi alat dasar sekaligus yang paling banyak digunakan untuk perawatan kemerahan. Dalam sebuah penelitian, pembuluh darah berkurang sekitar 75% setelah 3 kali perawatan. Gas dingin juga disemprotkan bersamaan untuk mendinginkan kulit sehingga rasa sakit berkurang.
Kedua, laser KTP. KTP adalah nama kristal khusus yang dilewati cahaya, dan setelah melewati kristal ini terbentuk cahaya hijau 532 nm. Cahaya hijau ini diserap lebih kuat oleh pembuluh darah merah, sehingga sangat efektif untuk pembuluh halus yang tipis di permukaan kulit. Pembuluh darah berkurang hingga sekitar 85% setelah 3 kali perawatan. Namun kemerahan atau bengkak setelah perawatan cenderung sedikit lebih terasa. Di Korea, Excel V yang memadukan cahaya hijau ini (532 nm) dengan cahaya yang menjangkau lebih dalam (1064 nm) cukup populer karena bisa mengatasi pembuluh darah dan flek sekaligus dalam satu perawatan.

Ketiga, laser IPL. Berbeda dari laser sebelumnya yang hanya menembakkan satu warna cahaya, IPL menembakkan beberapa warna cahaya sekaligus. Karena itu, IPL cocok untuk mengatasi kemerahan samar yang menyebar di seluruh pipi bersamaan dengan flek. Dalam sebuah penelitian, kemerahan pipi memudar sekitar 39% dan pembuluh halus memudar sekitar 55% setelah 4 kali perawatan.
Keempat, laser Nd:YAG. Dengan cahaya 1064 nm, laser ini menjangkau lebih dalam dibanding laser lain, sehingga digunakan untuk pembuluh darah tebal di samping hidung yang sulit hilang. Efeknya sedikit lebih lemah, tetapi rasa sakitnya lebih ringan.

Perawatan Apa yang Cocok untuk Setiap Jenis Kemerahan?
Pemilihan alat berbeda tergantung jenis kemerahan yang dialami. Jika kemerahan difus yang samar menyebar di seluruh pipi, IPL atau PDL dengan pengaturan tanpa memar lebih cocok. Jika disertai pigmen, IPL atau Excel V lebih menguntungkan karena bisa mengatasi kemerahan dan flek sekaligus.
Jika pembuluh halus terlihat jelas, laser KTP 532 nm atau PDL lebih baik. Terutama pembuluh yang tipis dan dangkal merespons baik terhadap KTP. Sebaliknya, untuk pembuluh yang tebal dan pekat di samping hidung atau cuping hidung, atau pembuluh dalam yang sulit hilang dengan PDL, laser Nd:YAG 1064 nm yang menjangkau lebih dalam bisa menjadi pilihan.
Secara sederhana, bisa dibagi menjadi IPL untuk kemerahan menyebar, KTP atau PDL untuk pembuluh halus, dan Nd:YAG untuk pembuluh tebal di hidung. Namun kemerahan sering kali merupakan campuran beberapa jenis, sehingga pada praktiknya alat sering dikombinasikan atau digunakan alat gabungan yang mengatasi pigmen dan pembuluh darah sekaligus. Misalnya, kemerahan difus di pipi diatasi dengan IPL, lalu pembuluh halus yang masih terlihat jelas diselesaikan dengan PDL atau KTP. Karena itu, bertemu dengan praktisi berpengalaman yang bisa menilai jenis kemerahan dengan tepat dan menentukan alat yang sesuai sangat menentukan hasil akhir. Meski jenis kemerahannya sama, kedalaman dan ketebalan pembuluh darah bisa berbeda pada setiap orang, sehingga lebih aman menyesuaikan pengaturan sambil melihat respons kulit daripada langsung memaksakan satu alat sejak awal.

Berapa Kali Perawatan dan Bagaimana Masa Pemulihannya?
Perawatan biasanya dilakukan beberapa kali, bukan hanya sekali. Untuk kemerahan difus di seluruh pipi, standarnya adalah 3 sampai 5 kali dengan jarak 3 sampai 4 minggu, sedangkan pembuluh halus di area tertentu bisa membaik hanya dengan 1 sampai 3 kali. Efeknya akan semakin terlihat setiap kali perawatan diulang.
Masa pemulihan berbeda tergantung pengaturan alat. Pengaturan PDL tradisional bisa menimbulkan memar selama beberapa hari, tetapi belakangan ini pengaturan tanpa memar dengan durasi pulsa yang lebih panjang dan teknik penembakan bertahap membuat banyak pasien menjalani perawatan tanpa memar sama sekali. Penggunaan gas dingin atau angin dingin bersamaan juga mengurangi rasa sakit dan bengkak.
Efek samping umumnya ringan dan sementara. Kemerahan atau bengkak ringan bisa muncul selama satu sampai dua hari setelah perawatan, dan biasanya mereda dengan sendirinya. Tingkat rasa sakit berbeda tergantung alat, dan dalam sebuah penelitian, laser Nd:YAG menimbulkan rasa sakit yang lebih ringan dibanding PDL. Dalam kasus yang jarang, hiperpigmentasi bisa muncul, tetapi biasanya kembali normal seiring waktu. Efek samping bisa lebih rendah jika alat disesuaikan dengan tepat sesuai warna kulit. Pada hari perawatan, mencuci wajah dan memakai make up ringan biasanya masih bisa dilakukan, hanya perlu menghindari eksfoliasi yang keras atau sauna panas selama beberapa hari. Segera setelah perawatan, sebaiknya memakai tabir surya dengan cermat untuk mengurangi risiko hiperpigmentasi.

Apa yang Tidak Bisa Diatasi dengan Laser?
Ada satu hal yang perlu disampaikan dengan jujur. Laser hanya mengurangi pembuluh darah dan kemerahan yang sudah terlihat, tetapi tidak mengubah kecenderungan kulit yang mudah memerah. Karena itu, seiring waktu, pembuluh darah baru bisa terbentuk kembali dan kemerahan perlahan muncul lagi.
Dalam sebuah penelitian, sekitar 30% kasus kembali muncul dalam 6 bulan setelah perawatan IPL, sedangkan penelitian jangka panjang lain menunjukkan sekitar 8% kembali muncul dalam 2 tahun. Karena itu, perawatan kemerahan lebih baik dipandang sebagai proses menjaga kondisi yang sudah membaik secara berkala, bukan sesuatu yang selesai dalam sekali perawatan. Jika perawatan lanjutan dijalani dengan baik, kondisi yang memuaskan umumnya bisa bertahan cukup lama.
Yang paling penting, perawatan sehari-hari juga harus dijaga. Sinar ultraviolet adalah faktor utama yang memperburuk kemerahan, sehingga memakai tabir surya setiap hari adalah cara menjaga efek laser bertahan lebih lama. Mengurangi faktor yang membuat wajah memerah, seperti panas, perubahan suhu yang drastis, atau konsumsi alkohol berlebihan, juga membantu. Jika kemerahan sudah lama dan terlihat jelas, bisa jadi disertai kondisi kulit yang disebut rosasea, dan dalam kasus ini, menjalani pengobatan bersamaan dengan perawatan laser membuat efeknya bertahan lebih lama.

Siapa yang Cocok Menjalani Perawatan Ini?
Laser kemerahan wajah cocok untuk orang yang kemerahannya tidak kunjung membaik hanya dengan perawatan menenangkan yang dioleskan. Ini menjadi pilihan yang baik bagi yang pipinya selalu merah dan sulit ditutupi make up, yang terganggu dengan pembuluh halus di samping hidung, atau yang wajahnya cepat memerah hanya karena sedikit kepanasan. Keunggulan besarnya adalah bisa mengurangi pembuluh darah secara selektif tanpa operasi.
Ekspektasi sebaiknya realistis, tetapi tetap boleh optimis. Konsepnya bukan menghilangkan kemerahan sepenuhnya dalam sekali perawatan, melainkan menguranginya secara bertahap melalui beberapa kali sesi dan menjaga kondisi yang sudah membaik. Pembuluh darah di permukaan dan pembuluh halus terutama merespons dengan baik sehingga tingkat kepuasannya cukup tinggi.
Kemerahan wajah adalah masalah yang bisa dikelola dengan baik, bukan sesuatu yang harus dijalani begitu saja. Banyak orang merasa aktivitas sehari-hari yang sebelumnya terasa canggung karena kemerahan menjadi jauh lebih nyaman. Bertemu dengan praktisi berpengalaman yang bisa menilai jenis kemerahan dan warna kulit dengan tepat, lalu menyesuaikan alat dan pengaturan, akan menghasilkan hasil yang aman dan memuaskan. Terutama bagi yang memiliki warna kulit gelap atau sedang terbakar matahari, pengaturan perlu ditentukan lebih hati-hati karena risiko hiperpigmentasi, sehingga sebaiknya disampaikan sejak awal saat konsultasi. Ditambah dengan perlindungan dari sinar ultraviolet dan perawatan sehari-hari, kulit yang sudah membaik bisa dijaga lebih lama.
Apakah ini bermanfaat?
About this article
Ditulis oleh dokter estetika yang praktik dan ditujukan untuk edukasi umum — bukan pengganti saran medis individual.
Read next

Terapi Laser Jamur Kuku, Prinsip Panas Membasmi Jamur Tanpa Obat Minum, Tingkat Kesembuhan, dan Cara Mencegah Kekambuhan
Artikel ini menjelaskan dengan mudah kenapa laser dipakai untuk jamur kuku (onychomycosis) yang membuat kuku menguning dan menebal, bagaimana laser Nd:YAG 1064 nm membasmi jamur dengan panas, seberapa besar tingkat kesembuhannya dibanding obat minum terbinafine dan obat oles, berapa kali dan dengan jarak berapa sesi dijalani, sampai perawatan pendamping untuk mencegah kekambuhan dan menjaga hasil tetap awet, semuanya berdasarkan angka dari penelitian asli.
By Dr. Lee

Perawatan Stretch Mark, Sejauh Mana Fractional Laser dan RF Memudarkan Raman Merah dan Putih
Membahas dengan mudah mengapa stretch mark atau raman muncul, dan apa bedanya raman merah dengan raman putih. Berdasarkan angka dari penelitian asli, artikel ini merangkum seberapa besar fractional laser, RF microneedling, dan pulsed dye laser untuk raman merah bisa memudarkannya. Efek dan batasan tretinoin yang dipakai di rumah juga dibahas apa adanya.
By Dr. Lee

Subcision untuk Bekas Jerawat Rolling: Memutus Jaringan Fibrosa dari Bawah Kulit
Apa itu subcision, bekas luka jerawat mana yang cocok dan mana yang tidak, bagaimana hasilnya berbeda saat dikombinasikan dengan filler atau laser, seperti apa memar dan downtime-nya, serta siapa yang paling diuntungkan dari prosedur ini. Dijelaskan dengan angka penelitian nyata, tanpa berlebihan.
By Dr. Lee