prettytime
Skincare

Keringat dan Bau Ketiak Bikin Minder? Ini Cara miraDry Menghancurkan Kelenjar Keringat dengan Gelombang Mikro

By Dr. Lee7 min read

Begitu musim panas tiba, sebagian orang bahkan harus memilih warna baju hanya karena keringat ketiak. Baju berwarna terang langsung dihindari, tangan jadi refleks bergerak ke arah ketiak, dan rasa khawatir soal keringat muncul bahkan sebelum bertemu orang lain. Hiperhidrosis seperti ini bukan sekadar keringat yang agak berlebih, melainkan kondisi di mana kelenjar keringat itu sendiri bekerja jauh lebih aktif dibanding orang kebanyakan.

miraDry hadir dengan pendekatan yang benar-benar menghilangkan kelenjar keringat tersebut. Cara kerjanya sangat berbeda dari Botox, yang hanya memblokir sinyal keringat untuk sementara lewat suntikan. miraDry menggunakan energi gelombang mikro yang diarahkan secara presisi ke bawah kulit ketiak, lalu menghancurkan dengan panas tepat di titik tempat kelenjar keringat dan kelenjar penghasil bau berada.

Kenapa efeknya bisa bertahan lama, bagaimana prinsipnya bisa memilih hanya kelenjar keringat saja, dan kenapa metode ini kebanyakan hanya dipakai di ketiak dan bukan area lain, semuanya akan dibahas satu per satu di bawah ini.

Kenapa Kelenjar Keringat di Ketiak Begitu Banyak?

Kelenjar keringat tersebar di seluruh tubuh, tapi ketiak termasuk area dengan kepadatan paling tinggi. Di ketiak, kelenjar ekrin (penghasil keringat bening) dan kelenjar apokrin (penghasil sekresi berminyak yang jadi penyebab bau) berkumpul bersamaan.

Kelenjar ekrin bertugas utama mengatur suhu tubuh. Saat kepanasan, kelenjar ini mengeluarkan keringat untuk mendinginkan tubuh. Kelenjar apokrin baru aktif setelah masa pubertas, dan ketika sekresinya bertemu bakteri di permukaan kulit, muncullah bau yang khas. Inilah sebabnya kelenjar apokrin banyak berkumpul di area berambut seperti ketiak dan selangkangan.

Pada orang dengan hiperhidrosis, dilaporkan bahwa kedua jenis kelenjar ini secara genetik cenderung lebih banyak jumlahnya, atau lebih sensitif terhadap rangsangan saraf simpatis. Bisa dibilang, kelenjar keringatnya punya saklar yang lebih peka dibanding orang lain. Begitu sedikit gugup atau sedikit kepanasan saja, kelenjar keringat langsung bereaksi lebih dulu, sehingga keringat dan bau ketiak sering jadi masalah yang datang bersamaan.

Kenapa Gelombang Mikro Bisa Memanaskan Hanya Kelenjar Keringat Saja?

Gelombang mikro adalah energi elektromagnetik yang juga dipakai pada microwave oven. Prinsipnya, gelombang elektromagnetik dengan frekuensi tertentu menembus jaringan dan menghasilkan panas saat bertabrakan dengan molekul air di dalamnya. Prinsip yang sama seperti microwave memanaskan makanan lewat getaran molekul air ini diterapkan miraDry langsung pada lapisan kelenjar keringat di bawah kulit.

Alat miraDry mengarahkan energi ini bukan ke permukaan kulit, melainkan fokus ke lapisan tempat kelenjar keringat berkumpul, yaitu di bawah epidermis dan dermis. Ketebalan kulit ketiak memang berbeda-beda di tiap area, tapi kelenjar keringat umumnya berada pada kisaran kedalaman yang relatif konsisten. Alat ini mengunci energi tepat pada rentang kedalaman tersebut.

Bersamaan dengan itu, permukaan kulit terus didinginkan oleh sistem pendingin yang menempel langsung. Karena itu, panas bisa tersalur cukup dalam ke lapisan kelenjar keringat, sementara epidermis yang lebih dangkal tetap terlindungi dari luka bakar. Cara kerjanya mirip kompres yang menjaga bagian luar tetap sejuk sambil memanaskan bagian dalam. Kombinasi pendinginan dan pemanasan seperti inilah yang jadi inti desain miraDry.

Kenapa miraDry Jarang Dipakai di Tangan, Kaki, atau Area Lain?

miraDry menyalurkan energi lewat alat berbentuk handpiece yang ditempelkan langsung ke kulit. Agar cara kerja ini efektif, bagian bawah alat harus menempel stabil pada permukaan kulit yang relatif rata.

Ketiak termasuk area yang cukup luas dan rata, sehingga alat bisa menempel merata dengan baik. Sebaliknya, telapak tangan dan telapak kaki punya banyak lekukan serta luas permukaan yang lebih sempit, sehingga menyalurkan energi secara merata dengan cara yang sama jauh lebih sulit dilakukan. Itulah sebabnya hiperhidrosis di tangan dan kaki lebih sering ditangani dengan pendekatan lain, seperti iontophoresis atau obat oral.

Selain itu, kelenjar keringat di ketiak terkumpul pada lapisan yang relatif dangkal dan sempit sehingga lebih mudah ditargetkan secara akurat, sedangkan di tangan dan kaki sebaran kelenjar keringatnya lebih luas, ditambah saraf dan pembuluh darah yang melintas lebih padat. Bisa dibilang, ada keterbatasan struktural besar jika hanya mengandalkan satu jenis alat untuk area tersebut.

Kenapa Kelenjar Keringat yang Sudah Terkena Panas Tidak Tumbuh Lagi?

Bagian inilah yang paling membedakan miraDry dari Botox. Botox bekerja dengan memblokir pelepasan asetilkolin, zat yang menyampaikan sinyal saraf ke kelenjar keringat, sehingga kelenjar keringat dibungkam untuk sementara waktu. Karena fungsi sel yang memproduksi zat penghantar saraf ini bisa pulih seiring waktu, keringat biasanya muncul kembali setelah 4 hingga 6 bulan.

miraDry, sebaliknya, merusak jaringan kelenjar keringat itu sendiri dengan panas. Sel yang struktur proteinnya sudah rusak di atas suhu tertentu tidak bisa kembali berfungsi normal, mirip seperti telur rebus yang tidak bisa kembali jadi telur mentah. Sel kelenjar keringat yang mengalami kerusakan panas akan mati atau kehilangan fungsinya, lalu diserap perlahan oleh tubuh.

Hal penting lainnya, jumlah kelenjar keringat di ketiak tidak bertambah lagi setelah seseorang dewasa. Jumlah kelenjar keringat sudah ditentukan sejak sebelum atau segera setelah lahir, dan setelah itu tidak akan muncul kelenjar baru. Karena itu, di titik tempat kelenjar keringat sudah dihancurkan lewat prosedur, tidak akan tumbuh kelenjar keringat baru lagi. Inilah alasan efek miraDry dilaporkan bertahan secara permanen.

Kenapa Kadang Perlu Beberapa Kali Sesi?

Menghilangkan seluruh kelenjar keringat di ketiak secara sempurna dalam satu kali sesi bukan hal yang mudah. Sebabnya, jangkauan energi alat dan luas keseluruhan area ketiak tidak selalu pas cocok satu sama lain.

  • Di area tepi atau perbatasan ketiak, energi bisa tersalur relatif lebih lemah, sehingga masih ada kelenjar keringat yang terlewat pada sesi pertama.
  • Kedalaman dan kepadatan kelenjar keringat berbeda-beda pada tiap orang, sehingga dengan pengaturan standar, panas bisa saja tidak cukup mencapai sebagian kelenjar.
  • Pada orang dengan area ketiak yang luas, satu jangkauan prosedur sulit menjangkau seluruh area, sehingga posisi alat perlu digeser sedikit demi sedikit pada sesi tambahan.
  • Karena itu, umumnya dilakukan sekitar 2 kali sesi dengan jarak 6 minggu hingga 3 bulan, dan sesi tambahan ini dipakai untuk membereskan kelenjar keringat yang masih tersisa.

Ada alasan tersendiri kenapa jarak antar sesi ini diberikan. Jaringan perlu melalui proses bengkak dan pemulihan setelah sesi pertama, agar penargetan pada sesi berikutnya bisa lebih akurat. Jika panas langsung diberikan lagi saat bengkak belum reda, akan sulit membedakan area mana yang sudah pernah ditangani.

Kenapa Setelah Prosedur Bisa Bengkak dan Tidak Nyaman Selama Beberapa Hari?

Meski yang dihancurkan hanya kelenjar keringat, jaringan di sekitarnya tetap ikut terkena dampak energi panas. Inilah sebabnya bengkak, rasa pegal, dan penurunan sensasi sementara umum terjadi.

  • Bengkak adalah reaksi peradangan alami yang muncul karena cairan tubuh berkumpul di sekitar jaringan yang rusak akibat panas. Biasanya paling terasa pada 2 hingga 5 hari pertama, dan mereda dalam 1 hingga 2 minggu.
  • Rasa pegal atau tertarik muncul saat jaringan dermis dan subkutan yang terkena rangsangan panas sedang dalam proses pemulihan.
  • Sebagian orang melaporkan gerakan lengan terasa terbatas, karena jaringan di area prosedur sementara menjadi lebih sensitif, dan kondisi ini biasanya membaik seiring waktu.
  • Saat diraba, bisa terasa ada benjolan-benjolan kecil, yang diketahui sebagai perubahan sementara akibat jaringan rusak yang sedang diserap oleh tubuh.

Semua reaksi ini pada dasarnya adalah proses pemulihan alami tubuh saat membereskan jaringan kelenjar keringat yang rusak. Setelah masa bengkak dan pegal berlalu selama sekitar 1 hingga 2 minggu, area tersebut akan stabil secara alami tanpa kelenjar keringat lagi.

Kenapa Masalah Bau Juga Ikut Berkurang?

Kelenjar apokrin adalah penyebab utama bau. miraDry tidak menargetkan kelenjar ekrin dan kelenjar apokrin secara terpisah, melainkan menyalurkan panas ke seluruh jaringan kelenjar keringat yang berada pada lapisan kedalaman tersebut.

Karena itu, dilaporkan bahwa saat keringat berkurang, sekresi penyebab bau pun cenderung ikut berkurang secara bersamaan. Kedua jenis kelenjar ini bercampur pada kedalaman yang mirip, sehingga prosedur yang menargetkan salah satunya secara alami juga memengaruhi keduanya. Mekanisme inilah yang membuat banyak orang memilih miraDry dengan tujuan meredakan bau keringat.

Apakah Hasilnya Sama untuk Semua Orang?

Jumlah dan sebaran kelenjar keringat berbeda-beda pada tiap orang. Ada yang secara genetik memiliki kepadatan kelenjar keringat tinggi, ada pula yang relatif lebih sedikit. Perbedaan ini membuat tingkat perbaikan yang dirasakan setelah prosedur juga bisa berbeda pada masing-masing orang.

Selain itu, jika dilihat dari kemampuan pengeluaran keringat tubuh secara keseluruhan, ada juga pembahasan bahwa saat sebagian kelenjar keringat di ketiak hilang, kelenjar keringat di area lain cenderung ikut mengompensasi sampai batas tertentu. Ini karena cara tubuh mengatur suhu tidak hanya bergantung pada ketiak saja. Meski begitu, untuk masalah keringat dan bau di ketiak itu sendiri, perbaikan yang jelas banyak dilaporkan terjadi.

References

Korean Dermatological Association, Ministry of Food and Drug Safety (MFDS), American Academy of Dermatology (AAD), and U.S. Food and Drug Administration (FDA).

Apakah ini bermanfaat?

About this article

Ditulis oleh dokter estetika yang praktik dan ditujukan untuk edukasi umum — bukan pengganti saran medis individual.

Read next

Skincare

Filorga NCTF135, Benarkah Kulit Bisa Hidup Kembali dengan Puluhan Nutrisi Sekaligus?

Filorga NCTF135 adalah mesoterapi yang menyuntikkan puluhan bahan aktif, mulai dari vitamin, asam amino, mineral, hingga asam hialuronat, langsung ke dalam dermis lewat satu jarum. Artikel ini membahas alasan di balik kombinasi bahan yang begitu banyak, peran masing-masing bahan di dalam kulit, dan perbedaannya dengan suntik air (water injection) berbasis HA murni.

By Dr. Kim

Diet

Ultrasound Ulfit Body Diklaim Melarutkan Lemak Perut dan Paha, Sebenarnya Perlu Berapa Kali Sesi?

Ulfit Body HIFU adalah prosedur perawatan tubuh non bedah yang memusatkan panas ultrasound hanya pada lapisan lemak di bawah kulit, sehingga sel lemak mengecil secara bertahap. Artikel ini membahas kenapa ultrasound cuma memanaskan lapisan lemak, bagaimana lemak yang rusak dikeluarkan dari tubuh, apa bedanya pengaturan HIFU wajah dengan tubuh, serta berapa kali sesi dan berapa lama hasilnya bertahan.

By Dr. Kim

Diet

Prinsip Body Onda Memanaskan Lemak Perut dan Lengan dengan Gelombang Mikro, Jumlah Sesi, dan Lama Bertahannya Hasil

Body Onda adalah perawatan pembentukan tubuh non-bedah yang memanaskan lapisan lemak di bawah kulit secara selektif dengan gelombang mikro, sehingga sel lemak mengecil sekaligus kulit menjadi lebih kencang. Artikel ini membahas mengapa panas hanya menyasar lapisan lemak, mengapa pengurangan lemak dan pengencangan kulit terjadi bersamaan, bagaimana pendekatan berbeda di area perut, lengan atas, dan pinggang, serta berapa lama sesi dan hasilnya bertahan.

By Dr. Kim

Back to articles