Alasan Ontanium Menggabungkan Onda dan Titanium di Hari yang Sama dan Prinsip Kedalaman Panasnya
By Dr. Kim6 min read

Ada yang pernah mendengar istilah Ontanium di antara nama-nama prosedur lifting. Kalau dicari, penjelasannya adalah kombinasi dua prosedur, Onda dan Titanium, yang diterima berurutan pada hari yang sama. Dari namanya saja terasa seperti ada satu alat baru yang berdiri sendiri, padahal sebenarnya ini adalah cara menerima dua alat dengan prinsip kerja yang sama sekali berbeda dalam satu kunjungan. Mari kita telusuri satu per satu, kenapa dua alat ini sengaja diterima bersamaan, dan apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh saat masing-masing bekerja.
Alasan Nama Ontanium Muncul
Ontanium adalah nama gabungan yang menyambung huruf depan Onda dengan bagian belakang Titanium. Ini bukan merek dagang khusus milik satu klinik, melainkan lebih ke sebutan praktis untuk program yang menggabungkan dua prosedur sekaligus.
Jadi kalau dicari mesin tunggal bernama Ontanium, hasilnya tidak akan ditemukan. Yang ada adalah alat Onda dan alat Titanium, masing-masing berdiri sendiri, lalu dijalankan berurutan pada hari yang sama sesuai urutan tertentu. Namanya memang satu, tapi sebenarnya ini gabungan dua prosedur dengan prinsip berbeda. Kalau poin ini sudah dipahami, penjelasan berikutnya akan jauh lebih mudah diikuti.
Prinsip Cara Kerja Gelombang Mikro pada Onda
Onda memakai energi gelombang mikro, atau microwave. Prinsipnya mirip dengan microwave oven di dapur. Kalau microwave oven menggetarkan molekul air dalam makanan sehingga menghasilkan panas, Onda pun menggetarkan jaringan yang kaya akan cairan di dalam kulit sehingga panas tercipta langsung di titik tersebut.
Ciri khas metode ini adalah panasnya menyebar relatif merata. Berbeda dari laser yang menumpuk energi karena diserap oleh pigmen atau target tertentu, gelombang mikro bereaksi luas pada seluruh jaringan yang mengandung cairan. Karena itu, penyebaran panasnya dijelaskan cukup merata dan tidak terlalu terpengaruh oleh warna kulit atau ada tidaknya pigmen.
Kedalaman jangkauannya diatur lewat ukuran handpiece. Handpiece 3mm menyasar lapisan dermis, tempat kolagen berkumpul, untuk merangsang respons elastisitas kulit. Handpiece 7mm menjangkau lebih dalam lagi, sampai ke lapisan lemak subkutan, dan merangsang sel-sel lemak di sana. Jadi meski sama-sama gelombang mikro, lapisan yang tersentuh bisa berbeda tergantung kedalaman handpiece yang dipakai.
Prinsip Laser Tiga Panjang Gelombang pada Titanium
Titanium adalah alat laser dioda yang menembakkan tiga panjang gelombang sekaligus, yaitu 755nm, 810nm, dan 1064nm. Panjang gelombang yang berbeda akan menembus kulit dengan kedalaman yang berbeda pula. Panjang gelombang pendek cenderung diserap di lapisan dangkal, sedangkan semakin panjang gelombangnya, semakin dalam pula jangkauannya.
Ketiga panjang gelombang ini bisa dibayangkan seperti tiga tangga dengan panjang berbeda. Tangga pendek hanya sampai ke lapisan bawah, sementara tangga panjang bisa mencapai lapisan yang lebih tinggi, atau dalam konteks ini, lebih dalam. Kalau ketiga tangga itu dipasang bersamaan, beberapa lapisan bisa ditangani sekaligus dalam waktu yang sama.
Ketika beberapa panjang gelombang ini bekerja bersamaan, panasnya bisa mencapai lapisan dalam bernama SMAS, yaitu lapisan tipis di bawah kulit yang membungkus otot wajah. SMAS adalah lapisan yang sering menjadi target utama prosedur lifting. Ketika lapisan ini menerima panas dan berkontraksi, kulit di atasnya ikut tertarik sehingga muncul sensasi kencang yang terasa langsung. Bersamaan dengan itu, panjang gelombang pendek bereaksi pada pigmen atau pembuluh darah dekat permukaan kulit, sehingga tekstur kulit juga terasa lebih rapi.
Mengapa Onda dan Titanium Diterima Bersamaan?
Alasan kedua alat ini digabungkan adalah karena masing-masing punya kedalaman andalan yang berbeda. Onda unggul dalam menghangatkan dermis dan lapisan lemak secara lembut dan merata berkat karakter gelombang mikro yang menyebar luas. Namun daya tarik jaringan secara instan relatif lebih lemah dibanding laser.
Sebaliknya, Titanium bisa mengantarkan panas dengan cepat sampai ke lapisan SMAS berkat energi laser yang terfokus, sehingga menghasilkan respons kontraksi yang terasa lebih cepat. Namun karena laser bekerja mengikuti jalur berkasnya, waktu yang dibutuhkan untuk menghangatkan area luas secara merata relatif lebih lama dibanding Onda.
Karena itu, ketika kedua alat diterima berurutan, Onda lebih dulu menghangatkan area dermis dan lemak secara merata, kemudian Titanium menambahkan respons kontraksi instan di lapisan yang lebih dalam. Karena keduanya menghasilkan panas dengan prinsip fisika yang berbeda, rentang kedalaman yang sulit dijangkau oleh satu alat saja bisa terisi lewat kombinasi keduanya.
Ini berbeda dari sekadar menaikkan intensitas satu alat lalu mengulanginya. Sekalipun gelombang mikro ditembakkan lebih kuat atau laser yang sama dilewatkan berkali-kali, energinya hanya menumpuk di kedalaman yang memang sudah mudah menyerapnya, bukan menjangkau lapisan baru. Sebaliknya, kalau memakai dua jenis energi dengan prinsip fisika yang benar-benar berbeda, rentang kedalaman yang bisa ditangani otomatis melebar karena masing-masing energi memang bereaksi pada lapisan yang berbeda.
Perbedaan Kedalaman yang Saling Melengkapi dari Dua Alat
Kalau dirangkum, berikut lapisan yang ditangani oleh masing-masing alat dalam satu sesi.
- Handpiece Onda 3mm, lapisan dermis: gelombang mikro diserap merata oleh jaringan dermis yang kaya cairan, merangsang sel-sel penghasil kolagen.
- Handpiece Onda 7mm, lapisan lemak subkutan: karena kedalaman handpiece bertambah, gelombang mikro menjangkau lebih dalam dan memberi rangsangan panas pada sel lemak.
- Panjang gelombang panjang Titanium, lapisan SMAS: panjang gelombang seperti 1064nm mencapai jaringan dalam dan membuat fascia otot berkontraksi, menghasilkan sensasi kencang yang instan.
- Panjang gelombang pendek Titanium, permukaan kulit: panjang gelombang seperti 755nm diserap dekat permukaan kulit dan bekerja merapikan pigmen serta tekstur.
Kalau disusun seperti ini, terlihat jelas ada lapisan yang ditangani kedua alat sekaligus, dan ada juga lapisan yang hanya bisa dijangkau salah satu alat saja. Alasan utama menerima keduanya bersamaan sebenarnya adalah untuk mengecilkan bagian yang terlewat dari daftar ini.
Bagaimana Iritasi dan Downtime Berubah Saat Diterima Bersamaan?
Kalau dua prosedur ini diterima berurutan di hari yang sama, total rangsangan panas yang diterima kulit lebih banyak dibanding hanya menjalani satu prosedur saja. Karena itu, kemerahan atau bengkak ringan setelah prosedur sering dijelaskan bisa bertahan sedikit lebih lama dibanding kalau menjalani salah satu saja. Meski begitu, ini biasanya dijelaskan sebagai downtime ringan yang tidak terlalu mengganggu aktivitas sehari-hari, bukan downtime berat.
Sebagian klinik memberi jeda singkat di antara dua prosedur, atau menyesuaikan urutan dan intensitas sesuai kondisi kulit dan kondisi tubuh pada hari itu. Tujuannya untuk mencegah panas menumpuk berlebihan di satu area. Karena rangsangan panasnya bertumpuk, perawatan setelahnya pun perlu diperhatikan lebih saksama.
Hal yang Perlu Diketahui Saat Mempertimbangkan Prosedur Ontanium
Menerima dua alat sekaligus bukan berarti hasilnya otomatis menjadi dua kali lipat. Karena masing-masing alat menangani kedalaman yang berbeda, kombinasi ini lebih tepat dipahami sebagai saling melengkapi kekurangan satu sama lain. Karena itu, ini bisa menjadi pilihan yang wajar bagi yang ingin menangani elastisitas wajah secara lebih menyeluruh.
Karena laser juga dipakai dalam kombinasi ini, sebaiknya jenis kulit dan riwayat berjemur terkini dikonsultasikan lebih dulu. Panjang gelombang yang lebih pendek cenderung lebih bereaksi pada pigmen, sehingga kalau warna kulit lebih gelap atau baru saja terpapar sinar matahari cukup lama, intensitas penyinaran biasanya perlu disesuaikan.
Kalau sedang hamil atau baru saja menjalani prosedur lain di area yang sama, sebaiknya hal ini juga disampaikan lebih dulu. Karena kedua alat sama-sama memakai prinsip panas, menambahkan panas pada jaringan yang masih dalam masa pemulihan bisa memengaruhi kecepatan pulihnya. Hasil akhirnya sendiri bisa berbeda-beda tergantung kondisi kulit dan tingkat penuaan masing-masing orang, jadi cara paling akurat adalah membahas kondisi diri sendiri secara mendetail saat konsultasi.
References
Korean Dermatological Association, American Academy of Dermatology (AAD), and Ministry of Food and Drug Safety (MFDS).
Apakah ini bermanfaat?
About this article
Ditulis oleh dokter estetika yang praktik dan ditujukan untuk edukasi umum — bukan pengganti saran medis individual.
Read next

Cara Kerja RF Xerf Memanaskan Kulit di Dua Kedalaman Sekaligus untuk Kencangkan Wajah, Jumlah Sesi dan Daya Tahannya
Xerf adalah alat pengencangan wajah berbasis RF (radiofrequency) yang menggunakan dua frekuensi berbeda secara bersamaan untuk merangsang lapisan dermis yang dangkal sekaligus lapisan fasia yang lebih dalam. Artikel ini membahas prinsip mengapa kedalaman panas berbeda tergantung frekuensi, proses kontraksi kolagen yang langsung terasa hingga regenerasi jangka panjang, sampai jumlah sesi dan durasi hasil yang disarankan.
By Dr. Kim

Cara Kerja Jarum RF Morpheus8 Menghantarkan Panas ke Dalam Dermis untuk Mengencangkan Kulit dan Standar Perawatan Pemulihannya
Morpheus8 adalah perangkat microneedling RF dengan jarum halus berlapis yang menghantarkan panas radiofrekuensi hingga ke lapisan kulit yang dalam. Panas di ujung jarum merangsang lemak dan jaringan ikat sehingga menghasilkan efek kencang instan sekaligus regenerasi kolagen jangka panjang. Berikut penjelasan tentang cara kerja pengaturan kedalaman penetrasi dan alasan pemulihannya cepat.
By Dr. Kim

Cara Kerja HILO WAVE Booster Memadukan Asam Hialuronat Berat Molekul Rendah dan Tinggi untuk Mengangkat Elastisitas Kulit
HILO WAVE adalah skin booster yang menggabungkan dua jenis asam hialuronat dengan ukuran molekul berbeda dalam satu struktur. Asam hialuronat berat molekul rendah dan tinggi bekerja pada kedalaman dan kecepatan yang berbeda, dan dipercaya sama-sama merangsang produksi kolagen serta elastin di dalam kulit. Artikel ini membahas prinsip kerja struktur asam hialuronat ganda tersebut secara mendalam.
By Dr. Kim