prettytime
Skincare

Suntik Salmon PN dan PDRN Ternyata Berbeda, Rejuran Masuk yang Mana dan Mana yang Tepat Buat Kulitmu?

By Dr. Kim7 min read

Di klinik kecantikan, kita sering dengar istilah suntik salmon atau Rejuran. Tambah bingung lagi kalau PN dan PDRN ikut disebut bersamaan. Sama atau beda? Rejuran itu masuk yang mana? Ternyata banyak orang, termasuk yang sudah pernah melakukan tindakan ini, belum tahu jawabannya dengan pasti.

Gambaran besarnya begini: PN dan PDRN sama-sama berasal dari DNA salmon atau trout yang sudah dimurnikan, jadi akarnya memang sama. Itulah kenapa keduanya sering masuk dalam satu label "suntik salmon." Bedanya ada di panjang rantai DNA-nya, dan dari situ sifat fisik serta fungsinya mulai berbeda. Nama yang mirip memang bikin bingung, tapi begitu paham kandungan dan tujuannya, pilih yang mana justru jadi lebih jelas. Di sini kita bahas tuntas: apa bedanya, Rejuran termasuk yang mana, cara kerjanya di kulit, bukti klinis yang ada, dan mana yang lebih sesuai untuk masalah kulitmu.

PN adalah rantai panjang yang membentuk gel pendukung di dalam kulit, sedangkan PDRN adalah fragmen pendek yang bekerja sebagai sinyal regenerasi sel
PN adalah rantai panjang yang membentuk gel pendukung di dalam kulit, sedangkan PDRN adalah fragmen pendek yang bekerja sebagai sinyal regenerasi sel

Suntik Salmon PN dan PDRN, Apa yang Membedakan Keduanya?

Kunci perbedaannya ada di panjang potongan DNA. Keduanya dibuat dari DNA salmon atau trout yang sudah dipurifikasi, tapi PDRN adalah potongan pendek dari DNA itu, sementara PN adalah rantai yang lebih panjang. Perbedaan panjang ini langsung berpengaruh pada sifat fisiknya.

PDRN yang pendek teksturnya lebih cair, mirip seperti molekul sinyal yang bekerja langsung pada sel. Sedangkan PN yang panjang menyerap air dan membentuk tekstur seperti gel, agak kental. Gel ini di dalam kulit membentuk semacam struktur jaring yang menahan air sekaligus menjadi tempat bagi sel-sel untuk menempel dan berkembang. Karena perbedaan viskositas ini, jarum yang digunakan dan sensasi suntiknya pun sedikit berbeda antara keduanya.

Jadi walau sama-sama dari DNA salmon, fungsinya berbeda arah. PDRN lebih unggul dalam mengirimkan sinyal regenerasi ke sel, sedangkan PN lebih ke mengisi dan menopang kulit secara fisik. Kalau mau dianalogikan, PDRN seperti memo instruksi yang dikirim ke pekerja, sedangkan PN seperti scaffolding tempat pekerja berpijak. Perlu diketahui juga, batas panjang yang memisahkan PN dan PDRN belum seragam di setiap negara atau produsen, jadi lebih mudah dipahami dari karakter dan fungsinya, bukan dari angka pasti.

Rejuran adalah produk PN yang diklasifikasikan sebagai alat kesehatan, sementara Placentex berbasis PDRN dan diklasifikasikan sebagai obat

Rejuran Itu PN atau PDRN, Sebenarnya?

Ini yang paling sering bikin bingung. Jawabannya: Rejuran adalah PN. Produsen Rejuran menggunakan teknologi yang mengolah DNA salmon dalam bentuk rantai panjang. Walaupun selama ini banyak yang menyebutnya suntik PDRN, secara teknis Rejuran lebih tepat dikategorikan sebagai PN.

Klasifikasinya pun berbeda. Di Korea, produk PN seperti Rejuran masuk kategori alat kesehatan, sedangkan produk berbasis PDRN diklasifikasikan sebagai obat. Beda kategori berarti beda proses perizinan dan standar verifikasinya. PDRN punya nama legendaris dari Italia, yaitu Placentex, yang sudah lama dipakai dalam dermatologi. Di kubu PN ada Rejuran dan Plinest dari Italia.

Kenapa sampai sering tertukar? Istilah "suntik salmon" awalnya dipakai untuk produk PDRN, tapi kemudian Rejuran yang ber-PN jadi sangat populer, sehingga dua nama itu akhirnya bercampur dalam satu istilah. Di iklan dan ulasan pun keduanya sering disebut bergantian. Makanya, daripada percaya nama, lebih bijak untuk tanya langsung ke dokter: yang dipakai itu PN atau PDRN? Kenali kandungan dan tujuannya, bukan sekadar labelnya.

PDRN mengaktifkan reseptor adenosin untuk meredam inflamasi dan memicu regenerasi jaringan, sedangkan PN membentuk matriks gel yang mendukung elastisitas dan tekstur kulit dari dalam
PDRN mengaktifkan reseptor adenosin untuk meredam inflamasi dan memicu regenerasi jaringan, sedangkan PN membentuk matriks gel yang mendukung elastisitas dan tekstur kulit dari dalam

Cara Kerjanya di Dalam Kulit, Berbeda di Mana?

Dua kandungan ini bekerja dengan mekanisme yang berbeda. PDRN bekerja dengan mengaktifkan "saklar" yang disebut reseptor adenosin. Begitu saklar ini aktif, inflamasi mereda, pembentukan pembuluh darah meningkat, dan sel-sel pembuat kolagen menjadi lebih aktif. Itulah kenapa PDRN punya keunggulan dalam mempercepat penyembuhan luka dan menenangkan kemerahan pada kulit.

PN cara kerjanya agak berbeda. Gel yang terbentuk dari rantai panjangnya bekerja sebagai penopang di dalam kulit. Penopang ini menahan air sehingga kulit terasa lembap lebih cepat, sekaligus menjadi fondasi bagi sel-sel untuk menempel dan berkembang, mendukung pertumbuhan kolagen dan serat elastin. Itulah mengapa PN dikenal efektif untuk skin glow, kekencangan, dan perbaikan tekstur. Pori-pori yang membesar karena elastisitas yang menurun pun bisa ikut terbantu.

Di dalam tubuh, PN juga sebagian dipecah menjadi fragmen yang lebih pendek dan ikut menstimulasi reseptor yang sama seperti PDRN. Jadi keduanya tidak benar-benar terpisah secara kaku, ada titik tumpang tindihnya. Tapi kalau mau pegang gambaran besarnya: PDRN memimpin lewat sinyal regenerasi, PN mengisi dan menopang secara fisik. Bukan soal mana yang lebih superior, tapi keduanya adalah alat dengan tujuan yang berbeda.

PDRN meningkatkan angka kesembuhan luka kaki diabetik sekitar 37% dibanding plasebo sekitar 19%, dan PN secara klinis mengurangi kedalaman kerutan dalam studi skin booster
PDRN meningkatkan angka kesembuhan luka kaki diabetik sekitar 37% dibanding plasebo sekitar 19%, dan PN secara klinis mengurangi kedalaman kerutan dalam studi skin booster

Seberapa Kuat Bukti Efeknya?

Bobot bukti ilmiahnya berbeda tergantung kegunaannya. PDRN punya dasar yang cukup solid untuk penyembuhan luka. Dalam satu penelitian terancang baik dengan 216 pasien luka kaki diabetik, angka kesembuhan kelompok PDRN mencapai sekitar 37%, jauh di atas kelompok plasebo yang hanya sekitar 19%. Hampir dua kali lipatnya. Ini mengonfirmasi bahwa manfaat regenerasi PDRN bukan sekadar klaim.

Di bidang kecantikan, buktinya terus bertambah. Dalam studi penggunaan PN untuk area nasolabial fold, kedalaman kerutan turun dari sekitar 36 sebelum tindakan menjadi sekitar 28 setelah 6 minggu. Studi lain dengan 30 orang Asia menunjukkan perbaikan pada kekencangan, kecerahan, dan tekstur kulit, dengan skor naik dari 3.4 ke 3.6 pada skala 5. Arahnya konsisten: kulit lebih glowing, kencang, dan halus.

Yang perlu dicatat jujur, studi kecantikan pada umumnya skalanya masih kecil dan sering tanpa kelompok pembanding yang kuat. Jadi jangan ekspektasikan perubahan dramatis setelah satu sesi, lebih tepat dimaknai sebagai perbaikan bertahap yang terasa setelah beberapa kali tindakan. Satu hal lagi: studi awal Rejuran yang dulu banyak dikutip sudah ditarik (retracted), sehingga tidak lagi dipakai sebagai referensi saat ini. Tapi rekam jejak panjang pemakaian klinisnya tetap cukup meyakinkan, selama ekspektasi dijaga realistis.

Efek samping suntik salmon umumnya kemerahan dan bengkak di area suntik, sedangkan PN yang lebih kental dapat menimbulkan papul kecil sementara yang biasanya hilang dengan sendirinya
Efek samping suntik salmon umumnya kemerahan dan bengkak di area suntik, sedangkan PN yang lebih kental dapat menimbulkan papul kecil sementara yang biasanya hilang dengan sendirinya

Efek Samping Apa yang Perlu Diketahui?

Keduanya relatif aman dan sudah dipakai secara klinis dalam waktu yang cukup panjang. Efek samping yang paling umum berasal dari proses suntiknya sendiri: kemerahan, bengkak, dan memar. Sebagian besar hilang dalam sehari sampai seminggu.

Karena PN bertekstur gel yang lebih kental, terkadang muncul benjolan kecil (papul) di area suntik yang bisa teraba saat disentuh. Ini yang biasa disebut embo, dan umumnya hilang sendiri dalam beberapa hari hingga satu dua minggu tanpa perlu tindakan tambahan. Setelah prosedur, ada kemungkinan sedikit bengkak atau kemerahan, jadi sebaiknya tidak jadwalkan acara penting dalam beberapa hari ke depannya. Kalau khawatir dengan memar, hindari obat pengencer darah dan alkohol sebelum dan sesudah tindakan.

Satu hal yang perlu dikonfirmasi sebelum tindakan adalah alergi. Karena kandungannya berasal dari DNA ikan, mereka yang punya alergi ikan cukup serius sebaiknya informasikan ke dokter lebih dahulu. Kabar baiknya, proses pemurnian menghilangkan sebagian besar protein, sehingga risiko alergi aktual terbilang rendah. Tidak ada laporan komplikasi berat seperti oklusi pembuluh darah yang sering dikaitkan dengan filler, tapi keakuratan kedalaman suntik tetap sangat penting, jadi pilih dokter yang berpengalaman. Untuk ibu hamil atau yang sedang ada inflamasi aktif di area yang akan disuntik, sebaiknya tunda dulu sampai kondisi memungkinkan.

Untuk skin glow dan kekencangan pilih PN, sedangkan untuk meredakan kemerahan, bekas jerawat, dan pemulihan pasca prosedur, PDRN lebih sesuai

PN atau PDRN, Mana yang Lebih Pas Buat Kondisi Kulitmu?

Kalau dipilah dari tujuan, pilihnya jadi lebih mudah. Untuk skin glow secara keseluruhan, kekencangan, serta perbaikan tekstur dan pori, PN adalah pilihan yang tepat karena fungsinya mengisi dan menopang kulit dari dalam. Rejuran masuk ke sini dan sudah luas dipakai sebagai skin booster untuk meningkatkan kualitas kulit secara umum.

Sebaliknya, kalau kulit sering kemerahan, mau menenangkan bekas jerawat, atau butuh pemulihan lebih optimal setelah prosedur seperti laser, PDRN lebih cocok. Sifatnya yang meredakan inflamasi dan mendukung penyembuhan sangat membantu untuk kulit yang sedang sensitif atau baru mengalami tindakan.

Keduanya biasanya diberikan dengan interval 2-4 minggu sebanyak 3-4 sesi, efeknya mulai terasa dalam 4-8 minggu dan bisa bertahan sekitar 4-6 bulan. Ini bukan tindakan sekali langsung beres, tapi bagian dari perawatan yang dilakukan secara berkala. Downtime-nya singkat sehingga tidak terlalu mengganggu aktivitas sehari-hari. Tentukan dulu masalah utama kulitmu: butuh pengisian dan kekencangan, atau ketenangan dan regenerasi? Dari situ, diskusikan dengan dokter berpengalaman soal kandungan dan produk yang paling sesuai. Keduanya juga bisa dikombinasikan sesuai kebutuhan, jadi tidak harus memilih salah satu saja.

Apakah ini bermanfaat?

About this article

Ditulis oleh dokter estetika yang praktik dan ditujukan untuk edukasi umum — bukan pengganti saran medis individual.

Read next

Back to articles