prettytime
Filler

Prinsip Filler Midface Mengisi Pipi Cekung, Penyebab Volume Wajah Menyusut, dan Cara Mengembalikan Volume Secara Alami

By Dr. Kim5 min read

Ketika bercermin, ada area di antara bawah mata dan bawah tulang pipi yang terlihat cekung dan bayangan. Area ini disebut midface, tepat di bagian tengah wajah, di antara mata dan tulang pipi. Kalau bagian ini kempis, seluruh wajah jadi terlihat berbayang, lelah, dan kesannya lebih tua dari usia sebenarnya.

Banyak orang mengira ini murni masalah kendur, jadi langsung mencari perawatan pengencangan saja. Padahal midface adalah area yang mengalami kendur dan kehilangan volume secara bersamaan, sehingga volume yang hilang perlu diisi kembali secara terpisah. Menarik jaringan ke atas saja tidak bisa mengembalikan volume yang sudah hilang. Berikut penjelasan mengapa area ini paling mudah cekung, dan bagaimana filler mengisinya kembali.

Kenapa Pipi Bisa Terlihat Cekung?

Di bawah midface terdapat bantalan lemak bernama malar fat pad, lapisan lemak subkutan di area tulang pipi yang memberi volume lembut pada wajah. Seiring bertambahnya usia, volume lapisan lemak ini justru menyusut.

Sel lemak di seluruh tubuh berubah ukuran dan jumlahnya sesuai usia, dan wajah tidak terkecuali. Lapisan lemak dangkal dari bawah mata ke tulang pipi cenderung menipis lebih cepat dibanding area lain. Itulah sebabnya area yang dulu terlihat berisi saat muda, lama-lama terlihat cekung.

Perubahan tulang ikut berperan di sini. Tulang pipi dan tulang rahang atas perlahan mengalami resorpsi permukaan seiring usia, sehingga volumenya berkurang. Rangka dasar penopang wajah ini sendiri mengecil. Ketika lemak dan tulang menyusut bersamaan, kulit di atasnya kehilangan struktur penopang dan tampak semakin cekung.

Ligamen dan Tulang Penopang Wajah Juga Ikut Berubah

Di bawah kulit wajah tersebar ligamen, struktur mirip tali berserat yang mengikat kulit erat ke tulang. Di area tulang pipi juga terdapat ligamen semacam ini, yang berfungsi menahan lapisan lemak dan kulit agar tidak bergeser dari posisi aslinya.

Namun seiring waktu, ligamen ini juga meregang dan mengendur sedikit demi sedikit, mirip karet gelang lama yang kehilangan elastisitasnya. Ketika ligamen mengendur, lapisan lemak yang tadinya berada di posisi atas perlahan turun mengikuti gravitasi.

Jadi, midface terlihat cekung bukan karena satu sebab tunggal. Ini hasil gabungan tiga perubahan: lemak yang menyusut, tulang yang mengalami resorpsi, dan ligamen yang mengendur. Karena itu, pendekatan yang mempertimbangkan volume sekaligus daya topang, bukan hanya salah satu faktor, akan memberi hasil yang lebih alami.

Prinsip Filler Mengisi Kembali Pipi Cekung

Filler midface umumnya menggunakan bahan HA (hyaluronic acid), polisakarida yang secara alami ada di kulit dan sendi serta memiliki sifat mengikat air. Bahan ini disuntikkan ke area bekas lapisan lemak yang menyusut, atau ke lapisan yang lebih dalam, untuk menggantikan volume yang hilang.

Kedalaman injeksi disesuaikan dengan tujuan. Jika filler ditempatkan tepat di atas periosteum, membran tipis yang membungkus tulang, efeknya membantu melengkapi rangka dasar yang mengecil akibat resorpsi tulang. Sebaliknya, jika ditempatkan sedikit lebih dangkal di area bekas lapisan lemak, hasilnya lebih mendekati tekstur pipi yang lembut dan alami.

Karena itu, dokter akan menilai kondisi wajah pasien untuk menentukan lapisan mana dan berapa banyak yang perlu diisi. Jika resorpsi tulang cukup signifikan, fokusnya lebih ke lapisan dalam. Jika hanya lapisan lemak yang menipis, lapisan dangkal ikut dipertimbangkan. Inilah alasan pendekatan bisa berbeda meski area yang ditangani sama.

Jumlah yang disuntikkan sekali sesi juga penting. Jika volume yang diberikan terlalu banyak dibanding tingkat kecekungannya, wajah bisa terlihat bengkak atau menggembung tidak alami. Karena itu, banyak dokter menyarankan mengisi sebagian kebutuhan terlebih dahulu, lalu menambah secara bertahap sambil mengamati hasilnya. Waktu adaptasi jaringan terhadap filler juga menjadi pertimbangan.

Bagaimana Mengisi Volume Bisa Ikut Memperbaiki Kekenduran?

Seperti dijelaskan sebelumnya, midface adalah area yang mengalami kecekungan dan kekenduran bersamaan. Menariknya, hanya dengan mengisi volume, kekenduran pun sering ikut membaik. Alasannya mudah dipahami kalau kita membayangkan strukturnya.

Ketika filler disuntikkan di lapisan dalam, kulit dan lemak yang ada di atasnya ikut terangkat sesuai volume filler tersebut. Mirip seperti mendirikan tiang tenda, kain di atasnya jadi terentang kencang. Filler berperan sebagai tiang yang menopang dari bawah, sehingga jaringan yang tadinya turun kembali naik ke posisi alaminya.

Cara ini berbeda dari perawatan seperti thread lift yang menarik jaringan secara fisik. Filler justru membangun penopang baru dari bawah, membiarkan jaringan di atasnya menemukan posisinya sendiri. Karena itu, pada kasus garis nasolabial yang terlihat dalam atau batas bawah mata yang tegas, setelah volume midface diisi, batas tersebut sering terlihat lebih landai dan halus.

Perbedaan Lokasi dan Kedalaman Injeksi terhadap Keamanan dan Hasil

Midface adalah area yang hasilnya bagus, tapi juga perlu perhatian anatomi yang cermat. Di sekitar area ini terdapat pembuluh darah utama yang mengalirkan darah ke wajah, dan di bawah mata ada lubang kecil tempat saraf lewat, disebut foramen infraorbital.

Jika filler tanpa sengaja masuk ke dalam pembuluh darah, pembuluh tersebut bisa tersumbat dan menyebabkan komplikasi langka seperti nekrosis kulit atau gangguan penglihatan. Karena itu, area ini idealnya ditangani oleh dokter yang memahami struktur anatomi secara akurat, menyuntik pada lapisan dan sudut yang aman sambil menghindari posisi pembuluh darah.

Selain itu, filler HA punya keunggulan karena bisa dilarutkan kembali dengan hyaluronidase, enzim yang memecah komponen filler, jika terjadi masalah. Dibanding jenis filler lain yang lebih sulit dikoreksi, sifat ini membuat HA jadi pilihan yang relatif membuat pasien lebih tenang, terutama bagi yang baru pertama kali mencoba.

Inilah juga alasan mengapa konsultasi sebelum tindakan biasanya mencakup riwayat kelainan pembuluh darah atau konsumsi obat pengencer darah. Informasi ini membantu dokter mengatur kecepatan dan cara injeksi dengan lebih hati-hati. Tindakan yang aman pada akhirnya berawal dari komunikasi informasi yang jujur dan lengkap.

Faktor Penentu Volume yang Terlihat Alami

Hasil filler midface bisa terasa berbeda pada tiap orang karena struktur wajah dan pendekatan tindakan yang berbeda-beda. Beberapa faktor berikut bekerja bersamaan untuk menciptakan hasil yang alami.

  • Bentuk rangka wajah: Wajah dengan tulang pipi yang lebar dan tegas akan memberi kesan berbeda dibanding wajah yang sempit dan lonjong, meski jumlah filler yang disuntikkan sama. Rangka wajah menentukan arah volume yang terbentuk.
  • Tingkat atrofi lemak dan resorpsi tulang: Seberapa jauh kedua proses ini berlangsung menentukan jumlah filler dan kedalaman injeksi yang dibutuhkan. Penyebab yang berbeda berarti lapisan yang perlu diisi pun berbeda.
  • Karakteristik produk filler: Setiap produk punya tingkat kekenyalan dan penyebaran yang berbeda. Produk yang cocok tergantung pada tujuan, apakah untuk menopang struktur atau menambah tekstur lembut.
  • Pengalaman anatomi dokter: Dokter yang memahami posisi pembuluh darah dan lapisan jaringan secara akurat bisa menghasilkan tindakan yang lebih aman dan alami meski dengan jumlah filler yang sama. Kualitas hasil akhir sering kali lebih ditentukan oleh tangan dokter dibanding produk itu sendiri.

Karena keempat faktor ini saling berkaitan, mendiskusikan kondisi wajah secara menyeluruh saat konsultasi, lalu menentukan area dan jumlah yang tepat, adalah cara terbaik menuju hasil yang terlihat alami.

References

Korean Dermatological Association, American Academy of Dermatology (AAD), and Ministry of Food and Drug Safety (MFDS).

Apakah ini bermanfaat?

About this article

Ditulis oleh dokter estetika yang praktik dan ditujukan untuk edukasi umum — bukan pengganti saran medis individual.

Read next

Filler

Filler Tulang Pipi, Mengisi Midface yang Kempis untuk Memperbaiki Garis Senyum dan Kendur, serta Standar Keamanan Pembuluh Darah

Mengapa tulang pipi dan pipi yang kempis membuat wajah kendur dan terlihat lebih tua, serta bagaimana mengisi volume midface dengan filler pipi bisa memperbaiki garis senyum dan kendur sekaligus. Dibahas juga viskoelastisitas dan kekerasan filler HA volumizing, cara menghindari komplikasi pembuluh darah lewat kanula dan lapisan suntikan, hingga pemulihan dengan hyaluronidase dan lama bertahannya efek, semua berdasarkan data dari studi klinis nyata.

By Dr. Kim

Lifting

Cara Kerja Onda Lifting Mengatasi Lemak dan Kulit Kendur Sekaligus lewat Gelombang Mikro, serta Efeknya di Tiap Area

Onda adalah alat yang menghangatkan lapisan dalam kulit dengan gelombang mikro, jenis gelombang elektromagnetik yang sama seperti pada microwave, sehingga bekerja pada sel lemak dan kolagen secara bersamaan. Artikel ini mengupas dengan bahasa sederhana kenapa gelombang mikro bisa menembus sampai lapisan lemak, dan kenapa pengurangan lemak serta perbaikan kekencangan kulit bisa terjadi bersamaan dalam satu kali perawatan.

By Dr. Kim

Back to articles