prettytime

Articles

Lifting

Perawatan lifting mengencangkan kulit dengan panas ultrasound atau radiofrekuensi yang masuk ke lapisan dalam, atau dengan benang yang mengangkat jaringan kendur. Artikel ini membandingkan kedalaman energi tiap alat dan struktur benang yang memengaruhi hasil serta masa pemulihan.

68 articles

Lifting

Tindakan pengencang tubuh: efek, lama bertahan, dan perhatian setelah tindakan

Perawatan pengencangan tubuh bekerja dengan menjaga suhu dermis pada 40 hingga 45 derajat Celsius selama waktu tertentu untuk merangsang fibroblas, yang kemudian memicu respons pemulihan dan membentuk kolagen baru. Artikel ini membahas bagaimana panas mendorong pembentukan kolagen dan apa saja yang menentukan berapa lama hasilnya bertahan.

By Dr. Lee

Lifting

HIFU Lifting: Efek, Cara Kerja, Jumlah Sesi, dan Lama Bertahan

Ulasan ini membahas kenapa lifting HIFU (High-Intensity Focused Ultrasound) justru membidik SMAS, lapisan fasia di bawah kulit, bukan permukaan kulit, dimulai dari prinsip gelombang ultrasound yang terkumpul di satu titik. Dibahas juga dua tahapnya, sensasi kencang yang langsung terasa begitu tindakan selesai, dan kolagen baru yang terbentuk perlahan selama 4 minggu hingga 6 bulan.

By Dr. Lee

Lifting

Kapan Efek Thermage Muncul? Cara Kerja Perubahan Kolagen

Thermage menghangatkan dermis dengan RF monopolar sehingga kolagen langsung mengencang, lalu dalam 2 hingga 6 bulan berikutnya tubuh membentuk kolagen baru, dua tahap ini dijelaskan lewat perumpamaan yang mudah dipahami. Artikel ini juga membahas alasan panasnya hanya menyasar dermis tanpa menyentuh epidermis.

By Dr. Kim

Lifting

Lifting Area Mata: Kenapa Tindakannya Jauh Lebih Dangkal dari Wajah?

Kulit area mata punya ketebalan yang jauh berbeda dari pipi atau rahang. Artikel ini membahas dari dasarnya, kenapa alat lifting yang sama harus disetel lebih dangkal dan lebih lembut saat dipakai di area mata, serta proses sebenarnya kelopak mata yang turun bisa kembali kencang.

By Dr. Kim

Lifting

Tindakan dagu ganda: metode apa yang cocok untuk penyebab lemak atau kendur?

Artikel ini membahas apakah dagu ganda disebabkan oleh lemak atau kulit dan fasia yang kendur, lalu menjelaskan mana yang lebih tepat di antara suntikan pelarut lemak, RF seperti INMODE, thread lifting, dan HIFU berdasarkan data penelitian nyata. Alasan mengapa diagnosis penyebab harus dilakukan lebih dulu juga dibahas.

By Dr. Kim

Lifting

Efek RF Density: berapa kali sesi dan berapa lama bertahan?

Density RF memadukan dua mode radiofrekuensi yang punya karakter berbeda untuk mengejar dua hal sekaligus, kekencangan yang terasa langsung setelah perawatan dan regenerasi kolagen yang terbentuk perlahan selama 4 hingga 12 minggu. Artikel ini mengulas kenapa dua mode itu dibutuhkan, urutan panas bekerja di dalam kulit, sampai alasan kenapa perawatan ini perlu dijalani bertahap dalam beberapa sesi.

By Dr. Kim

Lifting

Efek lifting dagu ganda dan berapa lama bertahan

Dagu ganda sering muncul karena lemak, elastisitas kulit, dan fasia leher yang saling terkait. Berikut penjelasan pada kedalaman mana HIFU dan RF bekerja pada lemak serta kolagen, dan bagaimana perbedaan masa pemulihan dan bertahannya hasil.

By Dr. Kim

Lifting

Ulthera atau Thermage, Mana yang Cocok untuk Kulit Kendur Anda?

Perbedaan cara kerja Ultherapy dan Thermage, mana yang lebih tepat untuk kulit kendur atau kehilangan elastisitas, apa yang dikatakan studi perbandingan langsung, serta soal nyeri dan durasi hasilnya, semua berdasarkan data nyata.

By Dr. Kim

Lifting

Perbedaan Lifting Radiofrekuensi dan Ultrasound: Efek dan Lama Bertahan

RF menghangatkan dermis dengan panas resistansi dari arus listrik untuk merangsang kolagen, sementara HIFU memfokuskan energi pada satu titik hingga menembus lapisan fasia yang lebih dalam. Berikut penjelasan mengapa kedua alat ini menyasar kedalaman kulit yang berbeda dan bagaimana perbedaan itu memengaruhi daya tahan hasilnya.

By Dr. Lee

Lifting

Efek Lifting: Kapan Terlihat, Lama Bertahan, Bengkak, dan Perawatan Setelah Tindakan

Penjelasan tentang downtime dan proses pemulihan setelah prosedur lifting non-bedah seperti HIFU, RF, dan thread lift, berapa lama hasilnya bertahan, dan kapan waktu yang tepat untuk tindakan ulang, dilengkapi data penelitian yang ada. Cara perawatan yang didukung bukti klinis kuat seperti tabir surya dan berhenti merokok juga dibedakan dari cara perawatan yang lebih mendekati anggapan umum.

By Dr. Kim

Lifting

Efek Thread Lift dan Lama Bertahan: Benarkah Lebih dari Setahun?

Penjelasan lengkap perbedaan benang PDO, PLLA, dan PCL dari sisi waktu penyerapan dan durasi efek, fungsi benang bergerigi versus benang halus, serta angka kepuasan pasien dan komplikasi yang tercatat dalam penelitian klinis.

By Dr. Lee

Lifting

Sofwave: Efek, Rasa Nyeri, dan Perbedaannya dengan Ulthera

Membedah Sofwave secara jujur: cara kerja ultrasound paralel dalam menstimulasi elastin dan kolagen, data efektivitas dari studi klinis dan persetujuan FDA, berapa nyeri yang sesungguhnya, dan apa yang benar-benar membedakannya dari Ulthera.

By Dr. Lee

Lifting

Efek Gelombang Mikro Onda: Berapa Sesi dan Berapa Lama Bertahan?

Onda adalah alat yang menghangatkan lapisan dalam kulit dengan gelombang mikro, jenis gelombang elektromagnetik yang sama seperti pada microwave, sehingga bekerja pada sel lemak dan kolagen secara bersamaan. Artikel ini mengupas dengan bahasa sederhana kenapa gelombang mikro bisa menembus sampai lapisan lemak, dan kenapa pengurangan lemak serta perbaikan kekencangan kulit bisa terjadi bersamaan dalam satu kali perawatan.

By Dr. Kim

Lifting

Efek Shurink Universe dan Lama Bertahan, Beda dengan Ulthera

Seberapa efektif Shurink Universe untuk mengencangkan kulit wajah tanpa operasi? Cara kerja HIFU, efek lifting per area, nyeri yang perlu diantisipasi, dan perbedaannya dengan Ultherapy, semuanya berdasarkan data jurnal klinis, bukan sekadar klaim promosi.

By Dr. Kim

Lifting

REVINAS Shockwave: Efek dan Efek Samping, Bisakah Mengangkat Tanpa Panas?

Apa sebenarnya REVINAS, bagaimana gelombang kejut menstimulasi kulit, sejauh mana bukti kolagen dan selulit dari riset yang ada, dan di mana klaim 'angkat fasia dalam' mulai menjadi bahasa marketing, dibahas berdasarkan literatur ilmiah, termasuk fakta bahwa belum ada uji klinis khusus untuk perangkat ini.

By Dr. Kim

Lifting

Ultherapy, Shurink, Sofwave, Linear Z: Perbedaan 4 Alat HIFU dan Perbandingan Efeknya

Ultherapy, Shurink, Sofwave, dan Linear Z semuanya masuk kategori HIFU lifting, namun perbedaan kedalaman penetrasi, lapisan SMAS yang dijangkau, fitur pencitraan real-time, dan kekuatan bukti klinis masing-masing sangat signifikan. Ulasan jujur tentang cara kerja tiap alat, efektivitas yang sudah terbukti, tingkat nyeri, serta panduan memilih berdasarkan kebutuhan dan anggaran.

By Dr. Kim

Lifting

Linear Z HIFU: Beda dengan Sistem Titik dan Bukti Efeknya

Linear Z adalah alat HIFU lifting yang mengklaim lebih rapat dan lebih cepat berkat pola tembakan linear. Artikel ini membahas cara kerjanya, sejauh mana bukti klinis HIFU secara umum mendukung klaim tersebut, dan mengapa pernyataan 'linear lebih unggul' atau 'efek eksklusif Linear Z' masih perlu disaring, termasuk fakta bahwa uji klinis khusus Linear Z pada manusia belum ada.

By Dr. Lee

Lifting

Efek lifting AllTight: benarkah hanya memanaskan dermis?

AllTight mengklaim memanaskan dermis secara selektif tanpa merusak epidermis. Apa mekanismenya, sejauh mana bukti klinisnya, dan mengapa keunggulan spesifik AllTight belum cukup didukung data?

By Dr. Kim

Lifting

DoubleTite: efek radiofrekuensi microneedle dan skin booster

Apa itu DoubleTite, bagaimana dua panjang jarum menyalurkan energi RF dan skin booster langsung ke dermis, serta seberapa kuat bukti ilmiahnya untuk kolagen dan elastisitas kulit, semuanya dirangkum dari penelitian nyata. Dibangun di atas fondasi microneedle RF yang sudah teruji, dengan tambahan jarum dua kedalaman dan injeksi serentak.

By Dr. Kim

Lifting

Efek lifting RF Coolfase: apa bedanya dengan Thermage?

Apa itu Coolfase, apakah pendinginan langsung DCC benar-benar mengurangi nyeri dibanding Thermage atau Volnewmer, seberapa jauh efeknya berdasarkan penelitian yang ada, dan mengapa belum ada uji klinis khusus Coolfase yang perlu Anda ketahui sebelum mencoba.

By Dr. Lee

Lifting

Volnewmer dan Thermage: Beda Nyeri dan Efek Lifting

Apa itu Volnewmer, apakah sistem pendingin air benar-benar mengurangi nyeri, seberapa jauh efeknya dibanding Thermage berdasarkan penelitian, dan mengapa klaim 'sekali treatment tahan setahun' perlu dicermati lebih teliti.

By Dr. Kim

Lifting

Volnewmer RF: Rancangan Sesi dan Kapan Efek Muncul

Volnewmer memilih cara memancarkan energi radiofrekuensi yang kuat dalam satu sesi, bukan bertahap. Artikel ini membahas jalur panas tersebut merangsang kolagen di lapisan dermis, kapan hasilnya mulai terlihat, dan berapa lama bertahan, lengkap dengan perumpamaan yang mudah dipahami. Alasan di balik jumlah sesi yang sedikit dan hal yang perlu diperhatikan sebelum menjalani prosedur ini juga dijelaskan.

By Dr. Lee

Lifting

Penyebab dan Perawatan Kerutan Leher: Apakah Botox dan Lifting Membantu?

Leher punya kulit yang lebih tipis dan kelenjar minyak yang lebih sedikit sehingga kehilangan elastisitas lebih cepat dari wajah, ditambah gerakan yang sering membuat pita vertikal dan kerutan horizontal muncul bersamaan. Berikut penjelasan kenapa kekenduran dan kerutan bisa tumpang tindih, serta prinsip kerja perawatan dan tindakan yang bisa dilakukan.

By Dr. Kim

Lifting

Tensma RF Lifting: Efek, Nyeri, dan Perbedaannya dengan Thermage

Penjelasan tentang perangkat lifting RF Tensma (10THERMA), persamaan dan perbedaannya dengan golongan monopolar RF seperti Thermage, bukti klinis khusus perangkat ini beserta rasa nyerinya, dan siapa yang paling cocok menjalani prosedur ini.

By Dr. Kim

Lifting

Efek Thread Lift: Kalau Benang Larut, Apakah Garis Wajah Kembali Kendur?

Thread lift bekerja lewat dua mekanisme sekaligus, efek fisik saat benang mengait dan menarik jaringan, serta efek biologis saat benang larut dan memicu pembentukan kolagen baru. Berikut penjelasan bagaimana kedua mekanisme ini saling menyambung dalam urutan waktu berbeda, dan apa yang menentukan lama hasilnya bertahan.

By Dr. Lee

Lifting

Morpheus8: Efek dan Cara Kerja, Pemulihan, dan Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Prosedur

Morpheus8 adalah perangkat microneedling RF dengan jarum halus berlapis yang menghantarkan panas radiofrekuensi hingga ke lapisan kulit yang dalam. Panas di ujung jarum merangsang lemak dan jaringan ikat sehingga menghasilkan efek kencang instan sekaligus regenerasi kolagen jangka panjang. Berikut penjelasan tentang cara kerja pengaturan kedalaman penetrasi dan alasan pemulihannya cepat.

By Dr. Kim

Lifting

Empat penyebab pipi kendur: perbedaan ligamen, lemak, tulang, dan elastisitas kulit

Pipi kendur terjadi karena empat penyebab, yaitu ligamen, lemak, tulang, dan elastisitas kulit, yang bekerja dengan proporsi berbeda pada setiap orang. Jika penyebabnya tidak dibedakan, prosedur yang sama bisa memberikan hasil yang berbeda dari yang diharapkan. Berikut penjelasan penanganan yang sesuai untuk masing-masing penyebab.

By Dr. Lee

Lifting

Efek Lifting Sofwave: Apa Bedanya dengan HIFU?

Sofwave bekerja dengan sistem non-fokus, tujuh berkas ultrasound paralel yang masing-masing membentuk zona koagulasi panas secara independen hanya di lapisan tengah dermis. Artikel ini menjelaskan secara sederhana mengapa berkas tersebut melewati epidermis tanpa memanaskannya, tetapi baru memanas tepat di lapisan yang mengandung kolagen, dan bagaimana panas itu memicu pembentukan kolagen baru.

By Dr. Lee

Lifting

Efek Lifting Radiofrekuensi Oligio: Berapa Kali Harus Dilakukan?

RF monopolar Oligio bisa menyalurkan panas sampai lapisan dalam dermis, tapi tetap minim nyeri berkat pengaturan suhu real-time. Berikut penjelasan sederhana kenapa kolagen langsung mengencang, bagaimana kolagen baru terbentuk, dan kenapa hasilnya baru bertumpuk maksimal kalau dijalani 2 hingga 3 sesi dengan jeda 4 hingga 6 minggu, bukan sekali datang.

By Dr. Kim

Lifting

Prime Raise Focus: Efek Lifting Tiga Panjang Gelombang dan Perawatan Setelah Prosedur

Prime Raise Focus adalah laser yang memadukan tiga panjang gelombang, 810, 940, dan 1060 nanometer, dalam satu alat untuk merangsang target berbeda di dalam kulit secara bersamaan. Karena setiap panjang gelombang diserap oleh jaringan yang berbeda, artikel ini menjelaskan mengapa efek lifting, pengencangan, dan perbaikan tekstur kulit bisa muncul sekaligus dalam satu kali perawatan.

By Dr. Kim

Lifting

Efek RF Xerf: Apa Bedanya Memakai Dua Frekuensi Sekaligus?

Xerf adalah alat pengencangan wajah berbasis RF (radiofrequency) yang menggunakan dua frekuensi berbeda secara bersamaan untuk merangsang lapisan dermis yang dangkal sekaligus lapisan fasia yang lebih dalam. Artikel ini membahas prinsip mengapa kedalaman panas berbeda tergantung frekuensi, proses kontraksi kolagen yang langsung terasa hingga regenerasi jangka panjang, sampai jumlah sesi dan durasi hasil yang disarankan.

By Dr. Kim

Lifting

Garis Rahang Kabur: Penyebab, Cara Membedakan Lemak dan Kendur, serta Perbandingan Tindakan

Garis rahang yang mengabur bisa disebabkan oleh penumpukan lemak, atau oleh kulit dan fasia yang benar-benar mengendur. Kedua penyebab ini terasa berbeda saat diraba, dan itu menentukan apakah suntik pelarut lemak, RF, atau thread lifting yang paling cocok. Artikel ini merangkum cara membedakan penyebabnya dan cara kerja masing-masing metode.

By Dr. Kim

Lifting

Emface: Efek Lifting, Kerutan, dan Jumlah Sesi

Penjelasan tentang apa itu prosedur EMFACE, bagaimana HIFES dan synchronized RF bekerja bersama pada otot ekspresi wajah dan kulit, serta sejauh mana efek pengencangan dan pengurangan kerutan terbukti lewat penelitian nyata. Dibahas juga apa bedanya dengan facelift bedah dan siapa yang cocok menjalani prosedur ini.

By Dr. Kim

Lifting

AGNES RF: efek, cara kerja jarum berinsulasi, nyeri, sampai efek samping

Penjelasan lengkap tentang cara kerja AGNES microneedle RF, mengapa jarum berinsulasi menjadi keunggulan utamanya, bagaimana ia menarget kelenjar sebaceous untuk mengatasi jerawat dan mengurangi lemak bawah mata, bukti klinis yang tersedia, serta siapa yang cocok menjalani prosedur ini.

By Dr. Kim

Lifting

Liftera2 HIFU: Efek, Lama Bertahan, dan Beda dengan Model Atas

Liftera2 adalah alat HIFU yang memusatkan energi ultrasound pada satu titik untuk merangsang lapisan fasia di bawah kulit. Artikel ini mengupas mengapa prinsip tersebut bisa membuat kulit terangkat, dan perbedaan apa yang muncul pada daya tahan hasil karena harganya lebih terjangkau.

By Dr. Kim

Lifting

Shurink dan Ulthera: Perbedaan, Efek, Nyeri, dan Perbandingan Harga

Ultherapy (Merz, AS) dan Shurink Universe (Classys, Korea) keduanya menggunakan HIFU untuk mengencangkan wajah dengan merangsang kolagen di lapisan SMAS. Keduanya punya karakter berbeda di pencitraan real-time, energi, kedalaman kartrid, nyeri, dan harga. Kalau sedang mempertimbangkan salah satunya, ini penjelasannya.

By Dr. Lee

Lifting

Benang PDO Collaum dan benang cog: perbedaan dan perbandingan efek kolagen

Collaum bukan menarik kulit kuat-kuat dengan benang tebal, melainkan menanam banyak helai benang PDO halus secara rapat untuk memicu produksi kolagen. Satu helai memang efeknya kecil, tapi begitu berkumpul jadi satu kelompok, area rangsangan di dalam kulit jadi jauh lebih luas. Berikut penjelasan bagaimana kolagen terbentuk lewat cara ini dan jenis kulit yang cocok.

By Dr. Kim

Lifting

Benang Blue Rose Forte: cara kerja, lama bertahan, dan perawatan

Blue Rose Forte adalah benang PDO dengan cog rapat ke segala arah 360 derajat. Artikel ini merangkum cara kerja efek fisik benang mencengkeram dan mengangkat jaringan, serta efek kimia saat benang larut dan merangsang pembentukan kolagen.

By Dr. Kim

Lifting

Onda Lifting: Efek dan Cara Kerja, Perbedaannya dengan Thermage dan Ultherapy

Onda Lifting menggunakan gelombang mikro 2,45 GHz untuk memanaskan lemak subkutan secara selektif, mengatasi dagu ganda dan kulit kendur di area rahang tanpa operasi. Ulasan klinis yang jujur tentang efektivitasnya, perbandingan dengan Thermage dan Ultherapy, serta siapa yang paling cocok menjalaninya.

By Dr. Lee

Lifting

Efek lifting Density: bagaimana jika dibandingkan dengan Thermage?

Apa itu Density RF dan bagaimana cara kerjanya, apa bedanya menggabungkan monopolar dan bipolar dalam satu mesin, seberapa kuat bukti klinisnya, seberapa sakit dan berapa lama downtimenya, dan siapa yang paling cocok menerima treatment ini, semua dibahas dengan jujur tanpa melebih-lebihkan.

By Dr. Kim

Lifting

Ultracol PDO: Efek, Lama Bertahan, dan Beda dengan Benang Lifting

Ultracol bukan prosedur menanam benang, melainkan skin booster yang mengubah PDO menjadi partikel bubuk sangat halus, melarutkannya dalam cairan, lalu menyuntikkannya untuk merangsang pembentukan kolagen baru. Artikel ini menjelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami bagaimana partikel tersebut diserap tubuh dan membentuk kolagen, area penyuntikan, faktor yang menentukan lama bertahannya hasil, hingga cara merawat kulit setelah prosedur.

By Dr. Lee

Lifting

Benang Mint PDO dan PCL: Perbedaan dan Berapa Lama Bertahan?

Benang mint adalah salah satu jenis benang cog dengan duri kecil yang tersusun rapat di permukaannya, dibuat dari bahan PDO atau PCL. Berikut penjelasan bagaimana gaya fisik duri yang mencengkeram jaringan dan kecepatan penguraian tiap bahan menentukan lama efeknya bertahan.

By Dr. Lee

Lifting

Thermage RF: Efek, Lama Bertahan, dan Perbedaannya dengan Ulthera

Cara kerja RF Thermage mengontraksi dan meregenerasi kolagen di lapisan dermis untuk mengencangkan kulit, durasi hasil berdasarkan data klinis, perbedaannya dengan Ultherapy, siapa kandidat terbaiknya, serta efek samping dan rasa nyeri, dari perspektif klinis.

By Dr. Kim

Lifting

Prosedur Lengan Kendur: Berapa Lama Efek Ultrasound dan RF Bertahan?

Lengan bergelambir bukan sekadar soal lemak, melainkan perubahan yang terjadi saat kulit, lemak, dan otot sama-sama kehilangan elastisitasnya. Artikel ini membahas cara kerja ultrasound dan RF merangsang kolagen di dalam kulit untuk mengembalikan kekencangan, serta bagaimana masa pemulihan dan durasi hasilnya ditentukan.

By Dr. Lee

Lifting

Perbedaan Oligio dan Thermage, Perbandingan Pendinginan Oligio X

Apa itu Oligio, bagaimana posisinya dalam keluarga RF monopolar yang sama dengan Thermage, seberapa kuat bukti klinisnya, apa yang berubah di Oligio X, serta siapa yang cocok dan apa yang realistis untuk diharapkan, semua dibahas tanpa melebih-lebihkan.

By Dr. Kim

Lifting

Benang Jamber: Cara Kerja, Efek Kolagen, dan Beda dengan Benang Cog

Benang Jamber adalah benang berbentuk spiral tanpa duri yang digunakan untuk mengisi volume di area wajah yang kempis. Cara benang ini mencengkeram jaringan sangat berbeda dari benang kog atau benang mono. Berikut penjelasan bagaimana tiap jenis benang mencengkeram jaringan dan area mana yang paling cocok untuknya.

By Dr. Kim

Lifting

Ontanium: Kombinasi Onda dan Titanium, Cara Kerja dan Perbandingan Efek

Ontanium adalah sebutan untuk prosedur kombinasi yang menggabungkan dua alat, Onda dan Titanium, dalam satu sesi. Onda memakai energi gelombang mikro untuk mengantarkan panas ke lapisan dermis dan lemak, sementara Titanium memakai laser tiga panjang gelombang yang bekerja pada lapisan lebih dalam sekaligus permukaan kulit. Karena kedua alat menghasilkan panas dengan cara berbeda, menerimanya bersamaan dipercaya bisa mengurangi kedalaman yang terlewat.

By Dr. Kim

Lifting

Thread Lift, RF, dan Ultrasound: Perbedaan dan Cara Memilih

Kumpulan pertanyaan yang paling sering muncul saat bingung memilih tindakan lifting. Mulai dari perbedaan cara kerja thread lift, radiofrekuensi, dan HIFU ultrasound dalam menarik kulit kendur, kapan efeknya terasa dan berapa lama bertahan, seberapa sakit prosesnya, berapa lama downtime-nya, sampai apakah boleh menggabungkan beberapa alat sekaligus, semua dirangkum satu per satu.

By Dr. Kim

Lifting

Titanium Lifting: Mengapa Memakai Tiga Panjang Gelombang Inframerah Dekat?

Titanium Lifting memakai tiga panjang gelombang inframerah dekat sekaligus untuk menghangatkan kulit secara bertahap, dari lapisan dangkal sampai lapisan dalam. Berikut penjelasan sederhana kenapa panjang gelombangnya dibagi tiga, bukan satu, dan kenapa cara menghangatkan yang luas ini bisa membantu kekencangan kulit.

By Dr. Lee

Lifting

Eye Shurink, Eye Thermage, dan Eye Oligio: Perbedaan dan Perbandingan Efeknya

Eye Shurink, Eye Thermage, dan Eye Oligio adalah tiga nama yang paling sering dibandingkan untuk lifting area mata, dan ketiganya bekerja dengan dua jenis energi berbeda, yaitu ultrasound dan RF. Berikut prinsip kerja masing-masing pada jaringan area mata, serta kondisi seperti apa yang lebih cocok untuk tiap pilihan.

By Dr. Lee

Lifting

Oligio X dan Oligio Lama: Perbedaan Pendinginan dan Output

Oligio X adalah model lanjutan dari Oligio besutan Wontech, dengan sistem pendinginan dan pengaturan energi yang dirancang berbeda dari model sebelumnya. Berikut penjelasan lengkap soal persamaan dan perbedaannya berdasarkan prinsip kerjanya.

By Dr. Kim

Lifting

Efek Ulthera dan Beda dengan Thermage: Kapan Muncul dan Efek Sampingnya

Cara kerja HIFU Ulthera menembus hingga lapisan SMAS, perbedaan kedalaman dengan Thermage, studi klinis pengangkatan alis serta perbaikan leher dan garis rahang, siapa yang paling cocok, kapan efek mulai terasa, dan efek samping, dari sudut pandang klinis.

By Dr. Lee

Lifting

Emface: Efek, Lama Bertahan, dan Cara Kerja RF serta Stimulasi Otot

Emface adalah perawatan lifting non-invasif yang merangsang kolagen di kulit dengan energi radiofrekuensi sekaligus menggerakkan otot ekspresi wajah lewat sinyal listrik. Berikut penjelasan sederhana kenapa kulit dan otot perlu ditangani bersamaan agar kekencangan wajah kembali, alasan perawatan dilakukan bertahap, dan berapa lama efeknya bertahan, dijelaskan dari prinsip kerjanya.

By Dr. Kim

Lifting

InMode FX dan Forma: Perbedaan, Efek, dan Jumlah Sesi

InMode FX dan Forma sama-sama berasal dari keluarga alat radiofrekuensi, tapi kedalaman dan cara energinya bekerja berbeda. Simak penjelasan terpisah soal prinsip menargetkan lapisan lemak dan prinsip menghangatkan dermis untuk mengembalikan kekencangan kulit.

By Dr. Lee

Lifting

TuneFace RF: Prinsip, Efek, Lama Bertahan, dan Perawatan Setelah Prosedur

TuneFace adalah prosedur RF lifting yang menggunakan perangkat Accent Prime dari Alma. Frekuensi 40,68 MHz menggetarkan molekul air di kulit dengan cepat sehingga menghasilkan panas yang merapikan garis wajah yang kendur dan merangsang pembentukan kolagen. Berikut urutan kerja panas tersebut dan berapa lama hasilnya bertahan.

By Dr. Kim

Lifting

Shurink dan InMode Digabung: Bagaimana Urutan dan Jaraknya?

Menjelaskan cara kerja ultrasound Shurink dan radiofrekuensi InMode yang menstimulasi kedalaman kulit berbeda. Membahas logika di balik kombinasi keduanya, urutan yang biasa dipakai, hingga standar penentuan jumlah sesi.

By Dr. Lee

Lifting

Secret Microneedle RF: Cara Kerja Jarum Berisolasi dan Perawatan Pemulihan

Secret Microneedle RF adalah prosedur yang mengalirkan energi radiofrekuensi ke dermis lewat ujung jarum berlapis coating isolasi. Artikel ini menjelaskan bagaimana epidermis dibiarkan aman sementara hanya lapisan dermis pada kedalaman tertentu yang dipanaskan untuk memicu regenerasi kolagen. Proses pemulihan dan perawatan setelah tindakan juga dibahas lengkap.

By Dr. Kim

Lifting

Duet RF mode fraksional: cara kerja, efek, dan perhatian

Duet RF adalah alat radiofrekuensi yang menggabungkan mode thermal untuk menghangatkan seluruh permukaan kulit dan mode fraksional yang memancarkan energi dalam pola titik-titik kecil. Berikut penjelasan bagaimana mode fraksional merangsang epidermis dan dermis di titik yang sama sehingga memicu regenerasi kolagen.

By Dr. Kim

Lifting

VRO Lifting: Beda Ultrasound dan RF serta Perawatan Setelah Prosedur

VRO lifting menggabungkan dua energi yang berbeda, ultrasound dan radiofrekuensi, dalam satu sesi perawatan. Kedua energi ini menjangkau kedalaman kulit yang berbeda, sehingga dipakai bersama bisa menangani lapisan dangkal sekaligus lapisan dalam yang tidak bisa dicapai satu energi saja. Artikel ini membahas cara kerja masing-masing energi dan alasan keduanya sengaja digabungkan.

By Dr. Lee

Lifting

Ultherapy Prime dan Ulthera Lama: Perbedaan dan Perbandingan Efek

Apa yang berubah dari Ultherapy Prime dibanding Ultherapy original, dibahas dari sudut pandang praktik klinis, mulai dari transduser dan kedalaman treatment, pencitraan real-time, hingga rasa sakit dan jumlah sesi. Prinsip HIFU dalam mengangkat lapisan SMAS tetap sama, tapi pencitraan dan kecepatan treatment berubah. Data klinis nyata soal pengangkatan alis serta perbaikan leher dan garis rahang juga dibahas.

By Dr. Kim

Lifting

Reftone ESWT Lifting: Efek, Perawatan Setelah Prosedur, dan Rasa Sakit

Reftone adalah alat lifting yang mengirimkan gelombang tekanan dari luar tubuh, atau extracorporeal shock wave, ke dalam kulit. Berikut penjelasan cara lapisan fascia dan kolagen merespons rangsangan ini, serta alasan alat ini sering dipakai bersama prosedur lifting lain.

By Dr. Kim