prettytime
Pigment

Freckles dan Age Spot: Beda Penyebab, Cara Membedakan, dan Pengobatannya

By Dr. Kim6 min read

Freckles dan age spot sama-sama muncul sebagai bercak cokelat di kulit, jadi banyak orang mengira keduanya adalah hal yang sama. Padahal penyebabnya berbeda, begitu juga proses yang terjadi di dalam kulit. Pada freckles, sel penghasil pigmen tetap sama seperti biasa, hanya saja produksi pigmennya yang meningkat. Sebaliknya, pada age spot, jumlah sel penghasil pigmennya sendiri yang bertambah.

Perbedaan mendasar ini yang membuat usia munculnya, perubahan menurut musim, sampai respons terhadap perawatan jadi ikut berbeda. Di balik bercak cokelat yang terlihat sama di permukaan kulit, ternyata ada dua proses yang sama sekali berbeda.

Apa beda ukuran dan letak freckles dan age spot?

Freckles umumnya berukuran kecil, hanya beberapa milimeter, dan bisa tersebar puluhan bahkan ratusan titik di area hidung dan pipi. Warnanya bervariasi dari cokelat muda sampai cokelat tua, dengan batas yang cenderung kabur dan tidak tegas.

Age spot justru lebih besar ukurannya, mulai dari beberapa milimeter sampai ada yang lebih dari 1 sentimeter. Jumlahnya jauh lebih sedikit dibanding freckles, tapi setiap bercaknya terlihat lebih menonjol. Warnanya cenderung lebih seragam, dari cokelat sampai cokelat kehitaman, dengan batas yang lebih tegas. Kadang permukaannya terasa sedikit menebal saat diraba, karena bukan hanya sel pigmennya yang bertambah, lapisan epidermis kulitnya sendiri juga ikut menebal.

Lokasinya pun berbeda. Freckles lebih sering muncul di area tengah wajah, terutama hidung dan pipi, sementara age spot bisa muncul di wajah, punggung tangan, lengan, atau bahu, di mana pun area yang selama bertahun-tahun sering terpapar sinar matahari. Ini terjadi karena paparan UV yang menumpuk lama akan meninggalkan jejaknya di area yang lebih luas.

Kalau dilihat dari jumlahnya, perbedaannya makin jelas. Freckles bisa muncul puluhan sampai ratusan titik rapat di satu wajah, sementara age spot pada wajah yang sama biasanya cuma muncul beberapa sampai belasan titik saja. Perubahan berupa bertambahnya jumlah sel hanya terjadi satu per satu di titik yang pernah terpapar iritasi, jadi jumlahnya pasti lebih sedikit dibanding freckles yang hanya soal produksi pigmen yang meningkat.

Freckles tidak ditentukan oleh jumlah sel pigmen, melainkan oleh variasi gen bernama MC1R. Orang dengan satu variasi ini punya risiko 3 kali lebih besar untuk muncul freckles, dan dengan dua variasi risikonya melonjak sampai 11 kali. Ini reaksi yang sudah ditetapkan gen terlepas dari seberapa banyak paparan sinar UV, dan di situlah alasannya freckles muncul sejak kecil dan tidak hilang sepenuhnya meski sinar matahari dihindari.
Freckles tidak ditentukan oleh jumlah sel pigmen, melainkan oleh variasi gen bernama MC1R. Orang dengan satu variasi ini punya risiko 3 kali lebih besar untuk muncul freckles, dan dengan dua variasi risikonya melonjak sampai 11 kali. Ini reaksi yang sudah ditetapkan gen terlepas dari seberapa banyak paparan sinar UV, dan di situlah alasannya freckles muncul sejak kecil dan tidak hilang sepenuhnya meski sinar matahari dihindari.

Kenapa freckles muncul?

Freckles sangat dipengaruhi faktor genetik. Kalau salah satu orang tua punya banyak freckles, anaknya juga cenderung mewarisi kondisi ini, apalagi pada orang dengan kulit terang dan cenderung kemerahan. Kondisi ini dikaitkan dengan variasi tertentu pada gen MC1R (gen yang menentukan jenis melanin yang diproduksi kulit).

Orang dengan gen ini memiliki sel pigmen yang cenderung memproduksi pigmen lebih banyak saat terpapar sinar UV. Jumlah sel pigmennya sendiri sebenarnya sama seperti orang lain, tapi tiap sel memproduksi melanin lebih banyak dan menyalurkannya lebih banyak juga ke sel kulit di sekitarnya. Ibaratnya, jumlah pabriknya sama, tapi salah satu pabrik menaikkan produksinya jauh lebih tinggi dari yang lain.

Itu sebabnya freckles biasanya sudah muncul sejak masa kecil, tepat ketika mulai terpapar sinar matahari selama beberapa tahun pertama kehidupan. Begitu sel pigmen mulai bereaksi sesuai kode genetiknya, hasilnya langsung terlihat di permukaan kulit, tanpa perlu menunggu sampai usia bertambah.

Dalam survei internasional terhadap lebih dari 48,000 orang di 34 negara, 27% dari seluruh populasi menjawab punya age spot. Namun kalau hanya kelompok usia 50 tahun ke atas yang dilihat, angkanya melewati 90%. Seiring bertambahnya usia, waktu paparan sinar UV menumpuk dan jumlah sel pigmennya sendiri bertambah, jadi polanya jarang ditemui saat muda lalu meningkat tajam setelah usia pertengahan.
Dalam survei internasional terhadap lebih dari 48,000 orang di 34 negara, 27% dari seluruh populasi menjawab punya age spot. Namun kalau hanya kelompok usia 50 tahun ke atas yang dilihat, angkanya melewati 90%. Seiring bertambahnya usia, waktu paparan sinar UV menumpuk dan jumlah sel pigmennya sendiri bertambah, jadi polanya jarang ditemui saat muda lalu meningkat tajam setelah usia pertengahan.

Penyebab age spot

Pada age spot, paparan sinar UV yang menumpuk bertahun-tahun berperan jauh lebih besar dibanding faktor genetik. Pada kulit yang sudah lama terpapar sinar matahari, dilaporkan terjadi perubahan berupa bertambahnya jumlah sel pigmen itu sendiri. Jadi bukan produksi pabriknya yang naik, melainkan jumlah pabriknya yang bertambah.

Proses ini juga melibatkan berbagai zat sinyal yang dihasilkan oleh fibroblas dan sel mast (sel yang berperan dalam respons imun di kulit) yang berada di lapisan dermis, tepat di bawah epidermis. Zat sinyal ini merangsang sel pigmen dan sel epidermis di sekitarnya, sehingga memicu bertambahnya jumlah sel pigmen sekaligus menebalnya lapisan epidermis.

Sel pigmen yang sudah bertambah tidak akan hilang begitu saja setelah terbentuk. Karena yang berubah adalah jumlah selnya, bukan sekadar tingkat produksinya, jadi meski paparan sinar UV berkurang, sel yang sudah bertambah itu tidak akan ikut berkurang. Itu sebabnya age spot begitu muncul cenderung menetap dan perlahan bertambah banyak, bukan menghilang.

Mana yang memudar di musim dingin, freckles atau age spot?

Freckles berubah kepekatannya mengikuti musim. Saat sinar UV menguat di musim panas, sel pigmen bereaksi dengan memproduksi lebih banyak pigmen sehingga warnanya makin gelap, sementara saat sinar UV melemah di musim dingin, produksi pigmen ikut menurun sehingga warnanya memudar. Ini murni perubahan fungsional, di mana tingkat produksinya naik turun mengikuti rangsangan yang diterima.

Age spot sebaliknya, warnanya nyaris tidak berubah sepanjang musim. Karena ini perubahan struktural berupa bertambahnya jumlah sel pigmen, melemahnya sinar UV tidak membuat jumlah sel yang sudah bertambah itu ikut berkurang. Sama seperti produksi pabrik yang bisa naik turun mengikuti musim, tapi jumlah pabriknya sendiri tidak otomatis berkurang hanya karena musim dingin.

Ada tidaknya perubahan menurut musim ini juga dipakai sebagai salah satu petunjuk untuk membedakan keduanya di praktik dermatologi sehari-hari.

Cara membedakan freckles dan age spot

Berikut beberapa ciri yang bisa dijadikan acuan untuk membedakan freckles dan age spot secara kasat mata.

CiriFrecklesAge Spot
Waktu munculSejak masa kecilUmumnya mulai usia 40 tahun ke atas
Perubahan musimanMenggelap di musim panas, memudar di musim dinginRelatif stabil sepanjang tahun
Ukuran dan batasKecil, batas kabur, jumlah banyakLebih besar, batas tegas, jumlah lebih sedikit
Tekstur permukaanHalusKadang sedikit menebal

Waktu munculnya freckles dipengaruhi oleh reaksi genetik yang sudah aktif sejak kecil, sementara age spot baru muncul setelah paparan UV menumpuk cukup lama karena butuh waktu untuk memicu bertambahnya jumlah sel. Kadang ciri-ciri ini saling tumpang tindih, jadi kalau masih ragu, sebaiknya konsultasi ke dokter kulit supaya lebih akurat.

Apa bedanya pengobatan dan perlindungan dari matahari?

Pada freckles, karena jumlah sel pigmennya normal, meski pigmennya dibuat lebih pudar dengan laser, sel penghasilnya tetap ada di tempatnya. Jadi laser toning atau pico laser bisa membuat warnanya memudar, tapi begitu terpapar sinar UV lagi, sel yang sama akan kembali memproduksi pigmen dalam jumlah banyak, sehingga freckles cukup sering muncul kembali. Masa pemulihan setelah perawatan biasanya berkisar 4 sampai 8 minggu.

Pada age spot, karena yang perlu ditangani adalah sel pigmen yang sudah bertambah jumlahnya, biasanya digunakan Q-switched laser atau pico laser yang energinya bisa menjangkau lapisan tempat sel pigmen berada. Karena perubahan yang terjadi adalah berkurangnya jumlah sel, dilaporkan bercak yang sudah dihilangkan jarang muncul kembali di titik yang sama, meski ini tidak mencegah munculnya age spot baru di area lain. Masa pemulihannya bervariasi tergantung area dan metode yang dipakai, tapi umumnya berkisar 4 sampai 12 minggu.

Pada kedua kondisi ini, perlindungan dari sinar UV tetap jadi cara perawatan paling penting untuk memperlambat kekambuhan. Sebab paparan UV adalah penyebab yang sama-sama memicu produksi pigmen pada freckles maupun pertambahan sel pada age spot.

Kebiasaan mengulang pemakaian sunscreen setiap hari, menghindari terik matahari di siang hari, dan melindungi kulit secara fisik dengan topi atau payung, kalau dilakukan bersamaan, dilaporkan bisa membantu memperlambat kekambuhan keduanya. Sel pigmen cenderung makin kuat bereaksi setiap kali menerima rangsangan berulang, jadi mengurangi paparan sinar UV itu sendiri sama saja dengan menekan dua mekanisme yang berbeda, yaitu produksi pigmen dan pertambahan sel, sekaligus.

References

Korean Dermatological Association, American Academy of Dermatology (AAD), and Ministry of Food and Drug Safety (MFDS).

Apakah ini bermanfaat?

About this article

Ditulis oleh dokter estetika yang praktik dan ditujukan untuk edukasi umum — bukan pengganti saran medis individual.

Read next

Pigment

Freckles dan Melasma: Beda dan Perbedaan Penanganan Lasernya

Sekilas keduanya sama-sama bercak cokelat sehingga freckles dan melasma sering tertukar, padahal posisi pigmen di dalam kulit dan penyebab munculnya benar-benar berbeda. Perbedaan itulah yang menentukan kenapa satu jenis cukup dengan laser kuat sementara yang lain harus lewat toning ringan berkali-kali, dan kenapa salah satunya jauh lebih gampang kambuh.

By Dr. Lee

Pigment

Bercak cokelat susu: penyebab kambuh setelah laser, jumlah sesi, dan ekspektasi

Bercak cokelat muda seperti kopi susu ini muncul karena sel penghasil pigmen di area tersebut bekerja terlalu aktif secara lokal. Laser hanya menghancurkan pigmen yang sudah menumpuk, bukan menghentikan aktivitas selnya, sehingga bercak sering muncul kembali. Artikel ini membahas prinsipnya, alasan hasil berbeda pada tiap orang, dan ekspektasi realistis dari perawatan.

By Dr. Kim

Skincare

Perawatan Eksosom: Efek dan Perbedaannya dengan Sel Punca

Eksosom adalah kantong sinyal super kecil yang dilepaskan sel ke luar tubuhnya, bukan sel punca itu sendiri yang disuntikkan, melainkan pesan yang dihasilkan sel tersebut yang dipilih lalu disalurkan ke kulit. Berikut penjelasan mudah tentang bagaimana eksosom menghantarkan sinyal regenerasi dan penenang, kenapa sering dipakai setelah tindakan laser, dan sejauh mana bukti ilmiahnya sejauh ini.

By Dr. Kim

Back to articles