prettytime
Skincare

Perubahan warna dan lama memar setelah tindakan, serta cara mempercepat hilangnya

By Dr. Lee6 min read

Setelah suntik filler, botox, atau tindakan lifting, area yang dilewati jarum sering meninggalkan memar. Tindakannya sendiri berjalan lancar, tapi karena memar ini, beberapa hari ke depan jadi harus ditutupi masker atau makeup, dan itu memang sedikit mengganggu.

Memar bukan tanda bahwa tindakannya gagal. Ini adalah reaksi alami yang bisa muncul hanya karena jarum menyenggol pembuluh darah sangat kecil di bawah kulit. Kalau kita paham bagaimana memar terbentuk dan bagaimana ia hilang, kita tidak perlu terlalu khawatir dan bisa fokus saja pada perawatannya.

Kenapa memar muncul setelah tindakan?

Di bawah kulit ada jaringan pembuluh darah sangat halus yang tersebar seperti jaring, meskipun tidak terlihat dari luar. Saat jarum filler atau kanula (tabung suntik dengan ujung tumpul dan bulat) melewati jalurnya, kadang menyenggol salah satu pembuluh kecil ini, dan sedikit darah pun merembes keluar dari sana.

Darah ini merembes keluar dari pembuluh dan menggenang di dalam lapisan dermis kulit. Karena darah ini sudah tidak lagi mengalir di dalam pembuluh, melainkan terjebak di antara jaringan, tubuh butuh waktu untuk membersihkannya secara perlahan. Jejak yang terlihat selama proses pembersihan itu berlangsung, itulah yang kita sebut memar.

Seberapa dangkal posisi pembuluh darah dan seberapa padat pembuluh darah di area tersebut, ikut menentukan besar kecilnya kemungkinan memar muncul. Misalnya area bibir atau bawah mata, yang punya banyak pembuluh darah dan letaknya cenderung dangkal, memang lebih rentan memar dibanding area lain.

Alat yang digunakan juga berpengaruh. Kanula dengan ujung bulat cenderung mendorong pembuluh darah ke samping saat melewatinya, sehingga risiko menyenggolnya lebih kecil dibanding jarum dengan ujung runcing. Karena itu, untuk area yang mudah memar, semakin banyak dokter memilih menggunakan kanula. Meski begitu, penggunaan kanula tidak menjamin memar sama sekali tidak akan muncul, hanya menurunkan kemungkinannya.

Dengan membandingkan suntikan filler di kedua pipi orang yang sama, sisi yang memakai jarum tajam mengalami memar pada 20% kasus (sekitar 1 dari 5 orang), sedangkan sisi yang memakai kanula berujung tumpul hanya 8,3%. Angka ini membuktikan penjelasan di awal bahwa kanula yang mendorong pembuluh darah ke samping saat lewat bisa menurunkan risiko memar hingga kurang dari separuhnya.
Dengan membandingkan suntikan filler di kedua pipi orang yang sama, sisi yang memakai jarum tajam mengalami memar pada 20% kasus (sekitar 1 dari 5 orang), sedangkan sisi yang memakai kanula berujung tumpul hanya 8,3%. Angka ini membuktikan penjelasan di awal bahwa kanula yang mendorong pembuluh darah ke samping saat lewat bisa menurunkan risiko memar hingga kurang dari separuhnya.

Kenapa warna memar berubah dari ungu ke kuning?

Warna memar sebenarnya menggambarkan proses penguraian hemoglobin (protein pembawa oksigen berwarna merah di dalam sel darah merah). Inilah alasan kenapa memar yang baru muncul berwarna ungu tua kemerahan, karena warna itu adalah warna asli hemoglobin yang masih membawa oksigen.

Beberapa hari kemudian, sel pembersih di dalam tubuh mulai menguraikan hemoglobin ini sedikit demi sedikit. Seiring proses itu, warnanya pun berubah bertahap.

  • Hari ke-1 sampai ke-3: ungu tua atau kebiruan. Ini masa ketika hemoglobin yang sudah kehilangan oksigennya terlihat gelap.
  • Hari ke-5 sampai ke-7: kehijauan. Warna ini muncul karena penumpukan biliverdin, zat hasil penguraian sementara dari hemoglobin yang berwarna hijau.
  • Hari ke-7 sampai ke-10: kekuningan. Pada tahap ini biliverdin terurai satu tahap lagi menjadi bilirubin, pigmen kuning yang sama dengan yang menyebabkan penyakit kuning.
  • Hari ke-10 sampai ke-14: memudar menjadi cokelat muda atau kekuningan pucat sebelum akhirnya hilang. Ini tahap terakhir, ketika sisa pigmen diserap perlahan oleh tubuh.

Jadi perubahan warna memar sebenarnya menunjukkan proses tubuh membersihkan darah yang merembes tadi, tahap demi tahap. Semakin warnanya berubah, sebenarnya artinya semakin membaik, jadi tidak perlu khawatir berlebihan.

Berapa lama memar hilang di tiap area?

Meski senggolan pada pembuluh darahnya setara, waktu memar menghilang bisa cukup berbeda tergantung area tubuh. Wajah punya sirkulasi darah yang aktif, jadi memar di sana biasanya memudar dalam waktu 1 sampai 2 minggu.

Sebaliknya, area seperti kaki punya sirkulasi darah yang relatif lebih lambat dan harus melawan gravitasi, sehingga bisa memakan waktu 3 sampai 4 minggu. Darah yang cenderung tertarik ke bawah membuat proses pembersihannya jadi lebih lambat. Ini juga sebabnya memar setelah tindakan di wajah biasanya lebih cepat hilang dibanding area lain.

Cara mempercepat hilangnya memar

Proses inti penyembuhan memar tetap dilakukan tubuh dengan sendirinya. Tapi ada beberapa perawatan yang bisa membantu mempercepat prosesnya.

  • Kompres dingin segera setelah tindakan: bungkus es batu dengan handuk lalu tempelkan sebentar. Ini akan mempersempit pembuluh darah di area tersebut sehingga darah yang merembes berkurang, dan membantu mencegah memar melebar.
  • Kompres hangat mulai sehari atau dua hari setelahnya: setelah memar sudah terbentuk, kompres hangat justru membantu melancarkan sirkulasi darah. Aliran darah yang meningkat membuat sel pembersih bisa lebih cepat mengangkut sisa darah yang menggenang.
  • Hindari obat atau suplemen pengencer darah selama beberapa hari setelah tindakan: aspirin, omega-3, dan ekstrak ginkgo biloba bisa memperlambat proses pembekuan darah sehingga memar berpotensi melebar. Sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter yang menangani agar bisa diatur.
  • Jangan digosok atau dipijat: menekan atau menggosok area memar yang baru terbentuk bisa membuat perdarahan kecil yang tersisa kembali melebar. Lebih baik diperlakukan dengan lembut sampai memarnya reda.

Apakah krim arnica benar-benar efektif?

Krim arnica (bahan yang diekstrak dari tanaman famili aster dan dikenal punya efek antiradang) atau krim vitamin K memang sering dipakai untuk merawat memar. Tapi hasil penelitian yang ada belum sejelas yang diharapkan.

Beberapa studi terkontrol yang membandingkan pemakaian arnica dengan tanpa apa-apa sama sekali, melaporkan tidak ada perbedaan yang signifikan. Krim vitamin K pun demikian, ada penelitian yang menunjukkan hasilnya setara dengan plasebo. Artinya, memakainya tidak akan merugikan, tapi jangan berharap hasil yang dramatis.

Meski begitu, secara psikologis pemakaiannya bisa memberi rasa tenang karena merasa sudah melakukan sesuatu, dan efek melembapkannya sendiri tidak buruk untuk kulit, jadi tidak ada alasan untuk melarangnya sama sekali. Hanya saja perlu dipahami bahwa perbedaan efeknya tidak terlalu jauh dibanding sekadar menutupinya dengan makeup.

Kapan laser memar dipertimbangkan?

Untuk memar yang terlalu pekat untuk ditutupi makeup atau ingin dihilangkan lebih cepat, terapi laser bisa dipertimbangkan. Laser pulsed dye (PDL, laser dengan panjang gelombang yang hanya bereaksi pada pigmen di dalam pembuluh darah) atau laser Nd:YAG adalah pilihan yang umum digunakan.

Laser-laser ini bereaksi secara selektif terhadap hemoglobin dan hasil penguraiannya yang tersisa di area memar. Energi panasnya menyasar pigmen tersebut secara tepat sehingga proses penguraian dan penyerapannya jadi lebih cepat. Sejumlah penelitian menunjukkan laser jenis ini memang bisa memudarkan memar lebih cepat dibanding penyembuhan alami.

Meski begitu, terapi laser biasanya baru dipertimbangkan kalau memarnya cukup parah atau berada di area yang mudah terlihat seperti wajah. Sebagian besar memar ringan akan hilang dengan sendirinya lewat perawatan seperti yang dijelaskan sebelumnya dan seiring waktu, jadi laser sebaiknya dipertimbangkan hanya bila memang diperlukan.

Laser juga tidak langsung menghilangkan memar seketika. Konsepnya adalah mempercepat penguraian pigmen yang tersisa, sehingga beberapa hari setelah tindakan warnanya tetap akan melalui proses memudar secara bertahap. Karena itu, laser lebih sering digunakan untuk mengejar waktu ketika ada acara atau janji penting dalam beberapa hari mendatang.

Setelah satu kali penyinaran laser pembuluh darah (PDL) pada memar bekas prosedur, memar memudar rata-rata 62% dalam sehari. Sementara memar yang dibiarkan saja hanya memudar 13% dalam waktu yang sama. Pada hari kedua pun perbedaannya masih besar, 76% berbanding 36%, yang menjadi bukti bahwa laser benar-benar mempercepat pemulihan saat harus mengejar waktu sebelum acara penting.
Setelah satu kali penyinaran laser pembuluh darah (PDL) pada memar bekas prosedur, memar memudar rata-rata 62% dalam sehari. Sementara memar yang dibiarkan saja hanya memudar 13% dalam waktu yang sama. Pada hari kedua pun perbedaannya masih besar, 76% berbanding 36%, yang menjadi bukti bahwa laser benar-benar mempercepat pemulihan saat harus mengejar waktu sebelum acara penting.

Kapan harus menghubungi klinik lagi?

Sebagian besar memar akan memudar dan hilang dalam waktu sekitar 2 minggu. Namun dalam kondisi berikut ini, lebih aman untuk menghubungi kembali klinik tempat tindakan dilakukan.

  • Area memar semakin membesar dan membengkak keras seiring waktu
  • Rasa nyeri tidak berkurang, bahkan justru semakin parah
  • Kulit di sekitar memar berubah pucat atau terasa sangat dingin

Tanda-tanda ini bisa menunjukkan ada masalah lain pada aliran darah, bukan sekadar darah yang menggenang biasa, jadi lebih baik segera diperiksa daripada hanya mengandalkan perawatan mandiri.

Referensi

Korean Dermatological Association, American Academy of Dermatology (AAD), and Ministry of Food and Drug Safety (MFDS).

Apakah ini bermanfaat?

About this article

Ditulis oleh dokter estetika yang praktik dan ditujukan untuk edukasi umum — bukan pengganti saran medis individual.

Read next

Skincare

SkinAura Booster: Efek, Lama Bertahan, dan Perawatan Setelah Prosedur

SkinAura Booster memadukan bahan pengikat air dan bahan perangsang sel untuk merapikan tekstur permukaan kulit. Artikel ini mengupas kenapa tekstur kulit bisa jadi kasar dan bagaimana kombinasi bahan tersebut membalikkannya, lengkap dengan faktor yang menentukan masa bertahan hasilnya dan cara merawatnya.

By Dr. Kim

Skincare

Downtime Setelah Tindakan: Bengkak dan Memar Normalnya Berapa Hari?

Kumpulan pertanyaan yang paling sering muncul soal downtime setelah perawatan. Apa sebenarnya arti downtime, kenapa waktu pemulihan berbeda di tiap perawatan, berapa lama kemerahan dan lebam bertahan, kapan boleh pakai makeup, kapan boleh olahraga dan sauna lagi, sampai cara mempercepat pemulihan.

By Dr. Lee

Lifting

Garis Rahang Kabur: Penyebab, Cara Membedakan Lemak dan Kendur, serta Perbandingan Tindakan

Garis rahang yang mengabur bisa disebabkan oleh penumpukan lemak, atau oleh kulit dan fasia yang benar-benar mengendur. Kedua penyebab ini terasa berbeda saat diraba, dan itu menentukan apakah suntik pelarut lemak, RF, atau thread lifting yang paling cocok. Artikel ini merangkum cara membedakan penyebabnya dan cara kerja masing-masing metode.

By Dr. Kim

Back to articles